bacakoran.co

2 Wakil Tuan Rumah Jadi Runner Up di Indonesia Open 2026

Jonatan Christie jadi runner up di Indonesia Open 2026 -PBSI-

2 Wakil Tuan Rumah Jadi Runner Up di Indonesia Open 2026

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - penyelenggaraan indonesia open 2026 sudah selesai. indonesia sebagai tuan rumah tempatnya dua wakilnya menjadi runner up.

dua wakil indonesia yang menjadi runner up adalah jonatan christie dari tunggal putra dan ganda putra raymond indra/nikolaus joaquin.

kedua wakil indonesia ini gagal juara usai takluk kepada lawan-lawannya di babak final yang berlangsung di istora senayan, minggu (7/6). 

jonatan christie kembali gagal juara usai gagal taklukkan wakil kanada, victor lai 19-21, 8-21. kemudian raymond indra/nikolaus joaquin menyerah kepada wakil malaysia nur izzuddin/goh sze fei dengan skor 13-21, 21-18, 21-10. 

bagi jonatan christie, meskipun belum juara, menjadi finalis sementara merupakan capaian terbaik jonatan selama partisipasinya di indonesia open. 

pada sejumlah indonesia open sebelumnya, ia terhenti di babak-babak awal, hanya di tahun 2021 jonatan berhasil menembus babak semifinal. 


jonatan christie saat bermain di final indonesia open 2026-pbsi-

“terima kasih untuk yang sudah dukung saya, maaf saya belum bisa memberikan hasil yang paling maksimal, yaitu medali emas. tapi ya, ini yang bisa saya lakukan, ini yang bisa saya buat, jadi ya terima kasih banyak,” kata jonatan usai pertandingan. 

berhadapan dengan lai yang merupakan pemain muda, bukanlah suatu hal mudah bagi jonatan. lai yang unggul dari segi kecepatan, sempat beberapa kali erepotkan jonatan. 

di game kedua, jonatan semakin di bawah tekanan, ia begitu sulit mengembangkan permainannya. 

“memang saya merasa ada pressure dari awal main, ketegangannya juga cukup besar. dan ya, saya rasa saya enggak bisa meng-handle hal tersebut di dalam lapangan tadi, itu saja sih,” ungkap jonatan.

ketika ditanya target ke depan, jonatan mengatakan bahwa saat ini ia mau fokus menenangkan diri terlebih dahulu.

 

“memang masih ada kejuaraan dunia dan asian games tapi mungkin fokusnya saat ini adalah untuk menenangkan pikiran dulu, menjauh sebentar dari bulutangkis, supaya lebih tenang, membersihkan ya pikiran yang sudah, yang sudah dipakai lah setelah mungkin ya tiga minggu pertandingan ini,” kata jonatan. 

kemudian dari ganda putra, raymond/joaquin sebetulnya membuka permainan dengan baik, mereka menang cukup telak di game pertama. 

di game kedua pun mereka unggul jauh hingga 14-8. akan tetapi, raymond/joaquin kemudian banyak melakukan kesalahan beruntun seolah kehilangan fokus. situasi ini pun dimanfaatkan oleh goh/izzuddin, mereka mengambil alih kendali permainan. 


raymond/joaquin harus puas menjadi runner up di indonesia open 2026-pbsi-

“pertandingan tadi menjadi pelajaran penting buat kami. secara keseluruhan, saya rasa sudah all out. kami sudah menampilkan apa yang kami bisa. kami pun juga di lapangan berusaha,  kalau bisa jangan sampai poin hilang banyak banget, tapi saya rasa pasangan malaysia tadi mainnya benar-benar luar biasa, mereka tetap fokus, tetap menjaga pikiran,” jelas joaquin. 

“kami benar-benar mengontrol lawan dari awal game pertama sampai 14-8 tadi. setelah lawan dapat satu poin dua poin, mungkin mereka melihat kami kayak sempat bingung, mungkin mereka notice juga. jadinya mereka mengambil momentum itu,” imbuhnya. 

di game penentuan, raymond/joaquin masih belum bisa keluar dari tekanan, mereka terus tertinggal jauh di perolehan angka. 

“lawan adalah pemain yang pengalamannya banyak ya di turnamen-turnamen besar. mungkin kami harus lebih waspada lagi untuk game game berikutnya, konsentrasi lebih ditambah lagi apalagi posisinya kami sudah memimpin duluan di game pertama dan kedua,” ujar raymond.

raymond/joaquin memetik banyak pelajaran berharga dari capaian mereka ke final turnamen level super 1000 kali ini. khususnya mempertahankan momentum saat unggul dan fokus selama pertandingan.

Tag
Share