bacakoran.co – para dapur sppg (sistem penyediaan pangan gizi) langsung mendatangi kantor badan gizi nasional (bgn) menyusul penunjukan kepala bgn baru, nanik s. deyang.
langkah ini menyusul komitmen efisiensi anggaran dan penghentian sementara makan bergizi gratis (mbg) di angka 27.877.
video konfrontasi yang viral di x (twitter) menunjukkan suasana tegang di lobi bgn.
seorang pria menggunakan kruk berargumen sengit dengan petugas keamanan, sementara kelompok lainnya terlihat protes.
narasi video menggambarkan situasi di call center bgn nomor 127, dengan teriakan tuntutan terkait pembuatan dapur yang telah berjalan selama tujuh bulan dan kebutuhan dukungan negara.
menurut postingan @kalistohenituse pada senin, 8 juni 2026, yang telah ditonton lebih dari 164 ribu kali, nanik s.
deyang berkomitmen pada empat poin utama: efisiensi anggaran, evaluasi penerima program, pencegahan penyelewengan, serta transparansi keuangan.
keputusan menghentikan penambahan dapur baru muncul pasca-kasus korupsi yang melibatkan kepala bgn sebelumnya.
"beliau sudah berkomitmen melakukan 4 poin yaitu: 1. efisiensi anggaran. 2. evaluasi penerima program. 3. pencegahan penyelewengan. 4. transparansi keuangan," tulis akun tersebut.
keputusan ini memicu reaksi keras dari para pelaku usaha yang telah menginvestasikan modal untuk mendirikan dapur mbg.
banyak netizen menyebut mereka bukan sekadar relawan, melainkan investor yang mengharapkan imbal hasil.
"pantas saja langsung 'diseruduk' investor, ternyata modus yayasan mitra sppg kemarin fiktif dan jadi ladang cuan ilegal miliaran per hari," komentar @putrikariimah
netizen lain menyoroti risiko bisnis dengan pemerintah.
"rule no 1. jangan skali kali berbisnis dng pemerintah," balas @kalistohenituse
beberapa warganet juga mendukung penghentian sementara agar program tidak menjadi bancakan.
hingga berita ini ditulis, bgn belum merilis pernyataan resmi tambahan terkait insiden tersebut.
masyarakat diimbau mengawal komitmen transparansi agar program makan bergizi gratis benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi generasi muda indonesia.