bacakoran.co

Trump Ancam Iran dengan Serangan Militer Jika Langgar Perjanjian Damai

Ketegangan meningkat ketika Iran meminta AS untuk 'berhati-hati' setelah peringatan Trump tentang Selat Hormuz--Facebook/Gulf News

BACAKORAN.CO – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Iran terkait keberlangsungan perjanjian damai yang baru disepakati.

Washington menegaskan tidak akan ragu melakukan serangan militer jika Teheran keluar dari kesepakatan atau melakukan provokasi.

Langkah tegas ini diambil untuk memastikan stabilitas ekonomi global serta harga minyak dunia tetap terkendali.

Situasi geopolitik dunia kembali menjadi sorotan setelah Donald Trump secara terbuka menyatakan bahwa Amerika Serikat memiliki posisi tawar kuat dalam negosiasi dengan Iran.

BACA JUGA:Heboh! Mahasiswa UBK yang Bertemu Wapres Gibran Dituding Terima Suap Rp300 Juta dari Uang Rakyat

Jika pelanggaran terjadi, maka opsi militer menjadi jalan utama yang akan ditempuh oleh Gedung Putih.

Seperti dikutip kanal youtube Metro TV pada selasa, 23 juni 2026, mengungkapkan bahwa Trump meyakini ekonomi Amerika Serikat sudah kembali stabil.

Trump secara spesifik menolak jika masa kepemimpinannya dikaitkan dengan krisis ekonomi besar.

 "I don't want to be Herbert Hoover that's a president I don't want to be cuz he you know he was in charge during the Great Depression," ujar trumo seperti dikutip dari tayangan Zona Bisnis Metro TV.

BACA JUGA:Dolar AS Cetak Rekor Tertinggi Setahun, Rupiah Tertekan! Ini Faktor yang Menggerakkan Pasar Global

Manuver politik yang dilakukan oleh pemerintahan Trump saat ini bertujuan menciptakan ketenangan di pasar energi.

Dengan menekan Iran, Amerika Serikat berupaya menjaga agar pasokan minyak dunia tetap stabil dan harga komoditas ini tidak mengalami lonjakan drastis yang bisa merugikan ekonomi dalam negeri.

Kekuatan militer yang digambarkan dalam kondisi prima menjadi instrumen utama untuk memastikan Teheran tetap mematuhi garis kebijakan yang telah ditetapkan oleh Washington.

Trump Ancam Iran dengan Serangan Militer Jika Langgar Perjanjian Damai

Bayu

Devi


bacakoran.co – presiden amerika serikat donald memberikan peringatan keras kepada iran terkait keberlangsungan perjanjian damai yang baru disepakati.

washington menegaskan tidak akan ragu melakukan serangan militer jika teheran keluar dari kesepakatan atau melakukan .

langkah tegas ini diambil untuk memastikan stabilitas ekonomi global serta harga minyak dunia tetap terkendali.

situasi geopolitik dunia kembali menjadi sorotan setelah donald trump secara terbuka menyatakan bahwa amerika serikat memiliki posisi tawar kuat dalam negosiasi dengan iran.

jika pelanggaran terjadi, maka opsi militer menjadi jalan utama yang akan ditempuh oleh gedung putih.

seperti dikutip kanal youtube metro tv pada selasa, 23 juni 2026, mengungkapkan bahwa trump meyakini ekonomi amerika serikat sudah kembali stabil.

trump secara spesifik menolak jika masa kepemimpinannya dikaitkan dengan krisis ekonomi besar.

 "i don't want to be herbert hoover that's a president i don't want to be cuz he you know he was in charge during the great depression," ujar trumo seperti dikutip dari tayangan zona bisnis metro tv.

manuver politik yang dilakukan oleh pemerintahan trump saat ini bertujuan menciptakan ketenangan di pasar energi.

dengan menekan iran, amerika serikat berupaya menjaga agar pasokan minyak dunia tetap stabil dan harga komoditas ini tidak mengalami lonjakan drastis yang bisa merugikan ekonomi dalam negeri.

kekuatan militer yang digambarkan dalam kondisi prima menjadi instrumen utama untuk memastikan teheran tetap mematuhi garis kebijakan yang telah ditetapkan oleh washington.

Tag
Share