Kecanduan Judi Online, Pembobol Kotak Amal 4 Masjid di Lahat Dibekuk
Tim Jagal Bandit Satreskrim Polres Lahat berhasil menangkap pencuri kotak amal 4 masjid di Lahat. Inzet pelaku yang kepergok petugas sata hendak kabur. (foto : ist)--
BACAKORAN.CO - Tim Jagal Bandit Satreskrim Polres Lahat menangkap Andi alias Andes, terduga pelaku pencurian kotak amal di empat masjid dan pembobolan satu rumah warga di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, Jumat (26/6).
Pelaku dibekuk di kediamannya setelah polisi mengembangkan laporan masyarakat terkait maraknya aksi pencurian kotak amal masjid yang meresahkan.
Saat hendak ditangkap, Andi diduga mencoba melarikan diri melalui pintu belakang rumah. Namun, upayanya gagal karena rumah sudah lebih dulu dikepung petugas.
Pelaku bahkan sempat berpura-pura tidak mengetahui alasan penangkapannya dan bertanya kepada polisi mengapa dirinya diamankan.
BACA JUGA:Pencuri Kotak Amal Mesjid Gentayangan Pada Pagi Hari di Kota Prabumulih
BACA JUGA:Bertubuh Tinggi Besar, Berkulit Putih Alis Tebal, Ternyata Spesialis Pembobol Kotak Amal Masjid
Setelah menjalani pemeriksaan awal, Andi akhirnya mengakui seluruh perbuatannya. Dia mengaku telah membobol kotak amal di empat masjid berbeda serta melakukan pencurian di satu rumah warga. "Duitnyo abis untuk slot," ujar pelaku kepada penyidik saat diinterogasi.
Pengakuan tersebut menguatkan dugaan bahwa hasil kejahatan digunakan untuk bermain judi online. Fakta itu kini masih didalami penyidik sebagai bagian dari proses penyidikan lebih lanjut.
Dalam penggeledahan di rumah pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya sisa uang hasil pencurian, helm, topi, sandal, serta pakaian yang diduga dikenakan pelaku saat menjalankan aksinya.
Barang bukti tersebut akan digunakan untuk memperkuat proses pembuktian perkara.
BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Jadwal 6 Pertandingan Tanggal 26 Juni 2026, 2 Tim Baru Aman!
BACA JUGA:Piala Dunia 2026: 7 Tim Ini Harus Angkat Koper, Bye!
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto SIK MIK melalui Kasi Humas AKP Mastoni SE yang disampaikan Kasubsi Penmas Aiptu Lispono SH menjelaskan, aksi pelaku dilakukan berulang kali dengan modus yang sama, yakni memanfaatkan kelengahan pengurus masjid.
"Berdasarkan laporan masyarakat, aksi pelaku bukan hanya sekali. Sedikitnya sudah empat kali melakukan pencurian kotak amal dengan modus memanfaatkan situasi saat pengurus lengah," ujar Lispono.
Polisi menduga masih ada lokasi kejadian lain yang belum terungkap. Karena itu, penyidik terus mendalami keterangan pelaku untuk mengembangkan kasus dugaan pencurian lainnya, termasuk kemungkinan adanya korban lain maupun keterlibatan pihak lain.
Kasus pencurian kotak amal masjid di Lahat diduga akibat kecanduan judi online ini kembali menjadi peringatan bahwa praktik judi online tidak hanya berdampak pada pelakunya, tetapi juga memicu tindak kriminal yang merugikan masyarakat dan tempat ibadah.
Keyword Turunan: pencurian kotak amal masjid di Lahat, pelaku judi online ditangkap polisi, pembobol kotak amal masjid Sumatera Selatan, uang hasil curian untuk slot online, Tim Jagal Bandit Polres Lahat, kasus kriminal terbaru Lahat.