Bertambah Lagi, 5 Peserta SPPI Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Pendidikan, Ini Penjelasan Kemhan
Total 5 peserta SPPI Koperasi Desa Merah Putih meninggal dunia saat pendidikan. --Ist
BACA JUGA:Usut Tuntas! Dokter IGD dr. Icha Meninggal Setelah Diintimidasi Anggota DPRD di Kefamenanu NTT
Setelah menjalani pemeriksaan dan stabilisasi, pasien kembali dirujuk menuju RSUD Abdul Aziz Singkawang pada pukul 20.20 WIB agar memperoleh penanganan medis yang lebih komprehensif.
Dalam proses perawatan lanjutan, kondisi pasien mengalami henti jantung sehingga tim medis melakukan tindakan resusitasi jantung serta kardioversi.
Kemhan menyatakan seluruh prosedur penyelamatan telah dilakukan.
Namun demikian, kondisi pasien tidak dapat dipulihkan dan pada pukul 21.03 WIB dinyatakan meninggal dunia.
Ketut menjelaskan seluruh peserta SPPI sebelumnya telah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan laboratorium darah, urin, tes kehamilan, foto rontgen toraks, EKG, USG abdomen, pemeriksaan mata, gigi, postur tubuh hingga kesehatan jiwa.
Secara khusus Kemhan menyebut Nola telah memenuhi seluruh persyaratan kesehatan saat seleksi.
Hasil evaluasi medis hanya mencatat adanya kelebihan berat badan.
Kemhan juga menegaskan bahwa masing-masing peserta yang meninggal memiliki karakteristik serta kondisi medis yang berbeda sehingga tidak dapat disamakan satu dengan lainnya.
Hingga kini, Kementerian Pertahanan masih terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pendidikan guna memastikan proses pelatihan berjalan sesuai standar keselamatan peserta.