BACAKORAN.CO - Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri resmi menetapkan 287 warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam pengungkapan sindikat judi online (judol) internasional yang beroperasi di kawasan Gedung Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta Barat.
Berasal dari Enam Negara
Dari sekitar 321 hingga 322 WNA yang diamankan saat penggerebekan pada awal Mei 2026, sebanyak 287 orang telah resmi berstatus tersangka.
Berikut rincian kewarganegaraan para tersangka:
- Vietnam: 185 orang
- China: 76 orang
- Myanmar: 15 orang
- Thailand: 6 orang
- Laos: 3 orang
- Malaysia: 2 orang
Modus Operandi: Memanfaatkan Bebas Visa
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sindikat ini diduga memanfaatkan kebijakan bebas visa kunjungan untuk masuk ke Indonesia.
Setelah berada di Indonesia, para pelaku menyewa ruang operasional di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower yang dijadikan pusat aktivitas jaringan perjudian daring berskala internasional.
Kelola 145 Situs Judi Online
Fakta yang paling mengejutkan dalam perkara ini adalah besarnya skala operasi sindikat tersebut.
Penyidik mengungkap jaringan ini diduga mengelola sekitar 145 situs judi online yang beroperasi lintas negara.
Nilai perputaran dana yang berhasil diidentifikasi mencapai sekitar Rp13,9 triliun, menunjukkan bahwa jaringan ini memiliki struktur organisasi dan sistem operasional yang sangat besar.
Geger! 287 WNA Resmi Jadi Tersangka Kasus Judi Online Internasional, Sindikat Kelola 145 Situs ,Omzet 13,9 T
djarwo
djarwo
bacakoran.co - direktorat tindak pidana umum (dittipidum) resmi menetapkan 287 warga negara asing (wna) sebagai tersangka dalam pengungkapan sindikat (judol) internasional yang beroperasi di kawasan gedung hayam wuruk plaza tower, jakarta barat.
penetapan tersangka tersebut diumumkan dalam konferensi pers yang dipimpin wakabareskrim polri pada jumat, 26 juni 2026. kasus ini menjadi salah satu pengungkapan jaringan judi online terbesar yang pernah ditangani aparat penegak hukum di indonesia.
berasal dari enam negara
dari sekitar 321 hingga 322 wna yang diamankan saat penggerebekan pada awal mei 2026, sebanyak 287 orang telah resmi berstatus tersangka.
berikut rincian kewarganegaraan para tersangka:
- vietnam: 185 orang
- china: 76 orang
- myanmar: 15 orang
- thailand: 6 orang
- laos: 3 orang
- malaysia: 2 orang
sementara puluhan wna lainnya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan tingkat keterlibatan mereka dalam jaringan tersebut.
modus operandi: memanfaatkan bebas visa
berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sindikat ini diduga memanfaatkan kebijakan bebas visa kunjungan untuk masuk ke indonesia.
setelah berada di indonesia, para pelaku menyewa ruang operasional di kawasan hayam wuruk plaza tower yang dijadikan pusat aktivitas jaringan perjudian daring berskala internasional.
dari lokasi tersebut, mereka menjalankan berbagai aktivitas, mulai dari pengelolaan situs, layanan pelanggan, hingga operasional sistem perjudian yang menyasar pemain dari berbagai negara.
kelola 145 situs judi online
fakta yang paling mengejutkan dalam perkara ini adalah besarnya skala operasi sindikat tersebut.
penyidik mengungkap jaringan ini diduga mengelola sekitar 145 situs judi online yang beroperasi lintas negara.
nilai perputaran dana yang berhasil diidentifikasi mencapai sekitar rp13,9 triliun, menunjukkan bahwa jaringan ini memiliki struktur organisasi dan sistem operasional yang sangat besar.
besarnya nilai transaksi tersebut masih akan terus didalami melalui analisis terhadap data digital dan aliran dana.
barang bukti yang disita
dalam penggerebekan tersebut, penyidik menyita berbagai barang bukti yang diduga digunakan untuk menjalankan aktivitas perjudian daring, antara lain:
- komputer dan laptop
- ratusan telepon genggam
- paspor milik para wna
- brankas
- uang tunai sekitar rp1,9 miliar
- mata uang asing, termasuk dolar amerika serikat dan dong vietnam
seluruh barang bukti kini menjadi bagian dari proses penyidikan guna mengungkap jaringan yang lebih luas.
polisi masih memburu aktor utama
meski ratusan operator telah diamankan, penyidik menegaskan bahwa proses hukum belum berhenti.
bareskrim polri masih melakukan analisis forensik digital terhadap perangkat elektronik yang disita untuk mengidentifikasi:
- pengendali utama jaringan
- penyandang dana (sponsor)
- pemilik atau bandar utama
- jaringan internasional yang terhubung dengan operasi di indonesia
polisi menduga aktor intelektual di balik sindikat tersebut berada di luar negeri sehingga membutuhkan kerja sama lintas negara dalam proses penegakan hukum.
mengapa kasus ini menjadi sorotan?
pengungkapan ini menunjukkan bahwa indonesia masih menjadi salah satu target operasi jaringan kejahatan siber internasional.
selain memanfaatkan perkembangan teknologi digital, para pelaku juga menggunakan pola operasi yang semakin kompleks dengan melibatkan banyak warga negara asing dan sistem transaksi lintas negara.
kasus ini sekaligus menjadi tantangan bagi aparat penegak hukum dalam memperkuat pengawasan terhadap penyalahgunaan fasilitas keimigrasian, aktivitas siber ilegal, serta aliran dana hasil tindak pidana.
kesimpulan
penetapan 287 wna sebagai tersangka menandai perkembangan penting dalam pengungkapan sindikat judi online internasional yang beroperasi di jakarta barat. dengan dugaan pengelolaan 145 situs judi online dan nilai transaksi mencapai rp13,9 triliun, perkara ini menjadi salah satu kasus perjudian daring terbesar yang berhasil diungkap aparat indonesia.
penyidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap dalang utama, aliran dana, serta jaringan internasional yang diduga berada di balik operasi tersebut. hasil pengembangan kasus ini akan menjadi penentu sejauh mana jaringan lintas negara tersebut dapat diputus secara menyeluruh.
- Tag
-
- Share
-