bacakoran.co

Piala Dunia 2026: Pelatih Korea Selatan Mundur Usai Gagal ke 32 Besar, Begini Katanya

Pemain Korea Selatan kecewa usai gagal melaju ke babak 32 besar -FIFA-

BACAKORAN.CO - Pelatih Hong Myungbo memutuskan mengakhiri karirnya bersama Timnas Korea Selatan. Putusan ini diambil usai gagal antarkan Korea Selatan lolos fase gugur Piala Dunia 2026.

Korea Selatan gagal melaju ke babak 32 besar usai tertahan di posisi ketiga klasemen grup A. Modal tiga poin tidak cukup bagi Korea untuk bersaing ke babak selanjutnya.

Meskipun, Piala Dunia 2026 menyiapkan slot ke babak 32 besar melalui peringkat ketiga terbaik. Rata-rata, tim yang lolos ke babak 32 besar memiliki poin 4. 

Padahal, Korea Selatan memulai perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan baik. Mereka langsung mengemas kemenangan saat kalahkan Ceko 2-1 di laga perdana.

Dua gol Korea Selatan lahir dari Hwang In-beom (67') dan Oh Hyeon-Gyu (80').  Adapun gol Ceko dicetak Krejci (59).

BACA JUGA:Jadwal Piala Dunia 2026 Tanggal 30 Juni 2026: 6 Tim Berebut Tiket 16 Besar, Jepang Tak Gentar Hadapi Brasil

Setelah kemenangan ini, Korea Selatan babak belur di Piala Dunia 2026. Mereka kalah tipis 0-1 atas tuan rumah Meksiko.

Kemudian mereka alami kekalahan lagi atas Afrika Selatan 1-0. Kemenangan ini antarkan Afrika Selatan melaju ke babak 32 besar menemani Meksiko.

Usai babak penyisihan grup, pelatih Korea Selatan kecewa. Dia pun mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat Korea Selatan.


Pelatih Korea Selatan Hong mundur dari jabatannya -FIFA-

"Kepada seluruh masyarakat Korea yang mencintai dan selalu mendukung tim nasional kami, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," ungkap Hong sebagaimana dilansir situs resmi FIFA. 

"Hari ini, saya ingin mengumumkan bahwa saya akan mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim nasional," lanjut Hong.

Hong mengakui, tidak mudah mengemban tugas sebagai pelatih kepala Korea Selatan. 

BACA JUGA:Jadwal Siaran Langsung Piala Dunia 2026 Hari Ini, Minggu 28 Juni: Inggris, Portugal, hingga Argentina

Piala Dunia 2026: Pelatih Korea Selatan Mundur Usai Gagal ke 32 Besar, Begini Katanya

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - pelatih hong myungbo memutuskan mengakhiri karirnya bersama timnas korea selatan. putusan ini diambil usai gagal antarkan korea selatan lolos fase gugur piala dunia 2026.

korea selatan gagal melaju ke babak 32 besar usai tertahan di posisi ketiga klasemen grup a. modal tiga poin tidak cukup bagi korea untuk bersaing ke babak selanjutnya.

meskipun, piala dunia 2026 menyiapkan slot ke babak 32 besar melalui peringkat ketiga terbaik. rata-rata, tim yang lolos ke babak 32 besar memiliki poin 4. 

padahal, korea selatan memulai perjalanan di piala dunia 2026 dengan baik. mereka langsung mengemas kemenangan saat kalahkan ceko 2-1 di laga perdana.

dua gol korea selatan lahir dari hwang in-beom (67') dan oh hyeon-gyu (80').  adapun gol ceko dicetak krejci (59).

setelah kemenangan ini, korea selatan babak belur di piala dunia 2026. mereka kalah tipis 0-1 atas tuan rumah meksiko.

kemudian mereka alami kekalahan lagi atas afrika selatan 1-0. kemenangan ini antarkan afrika selatan melaju ke babak 32 besar menemani meksiko.

usai babak penyisihan grup, pelatih korea selatan kecewa. dia pun mengucapkan permohonan maaf kepada masyarakat korea selatan.


pelatih korea selatan hong mundur dari jabatannya -fifa-

"kepada seluruh masyarakat korea yang mencintai dan selalu mendukung tim nasional kami, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya," ungkap hong sebagaimana dilansir situs resmi fifa. 

"hari ini, saya ingin mengumumkan bahwa saya akan mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim nasional," lanjut hong.

hong mengakui, tidak mudah mengemban tugas sebagai pelatih kepala korea selatan. 

"bukan keputusan yang mudah bagi saya untuk menerima jabatan ini. namun setelah saya menerimanya, saya tidak memikirkan hal lain selain bertanggung jawab hingga detik terakhir," ujarnya. 

"saya percaya itulah satu-satunya cara saya dapat menjalankan tugas ini," tukasnya

"sebagai pelatih kepala, tidak ada penjelasan apa pun yang bisa mengesampingkan hasil akhir. saya gagal memberikan hasil yang diharapkan masyarakat kami," ucapnya. 

"seluruh tanggung jawab berada di pundak saya," tegasnya. 

"saya ingin berterima kasih kepada seluruh staf pelatih dan ofisial yang telah bekerja bersama saya dengan satu tujuan yang sama. hari ini saya mengundurkan diri sebagai pelatih kepala tim nasional," jelasnya. 

"namun, kecintaan saya terhadap sepak bola korea tidak akan berubah. mulai sekarang saya akan mendukung tim nasional republik korea agar kembali mendapatkan kepercayaan dan cinta dari masyarakat," tutupnya.

Tag
Share