bacakoran.co

Panik di Rel Ketika Kereta Mendekat, Petani Tewas Disambar KA Babaranjang

Petani dan sepeda motornya saat masih di lokasi kejadian. (foto : ist) --

BACAKORAN.CO -- Seorang petani tewas setelah tertabrak Kereta Api (KA) Batubara rangkaian panjang (Babaranjang) di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Sungai Binjai, Kelurahan Sungai Tuha Jaya, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan, Rabu 1 Juli 2026 sekitar pukul 08.05 WIB.

Korban bernama Alif (36), warga Desa Banuayu, Kecamatan Buay Pemuka Peliung. Ia diduga panik saat kereta melintas hingga menghentikan sepeda motornya tepat di atas rel.

Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono melalui Kapolsek Martapura Kompol Hariyanto, didampingi Panit Reskrim Iptu Syahirul Alim, membenarkan insiden tersebut.

Korban mengendarai sepeda motor Honda Supra bernomor polisi B 6584 NNW saat melintasi perlintasan tanpa palang pintu di KM 199+0/1 lintas Stasiun Martapura–Stasiun Sungai Tuha.

BACA JUGA:Buntut Tabrakan Kereta Maut akibat Sopir Ugal-ugalan: Taksi Hijau Diminta Stop Operasi dan Diusut Kemenhub!

BACA JUGA:Banyak Lahan Perlintasan Kereta di Bekasi Dikuasai Preman, Pemkot Tak Berkutik

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan saksi di lokasi, korban mengendarai sepeda motor Honda Supra dan melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Dusun Sungai Binjai," ujar Iptu Syahirul, Rabu (1/7).

Polisi menyebut, berdasarkan keterangan saksi mata Suryanti, 40, warga sekitar, korban sebenarnya telah diperingatkan karena kereta api barang Babaranjang Nomor KA 4118 sedang mendekat. Namun, korban diduga tidak mendengar peringatan tersebut.

Saat sepeda motor sudah berada di tengah lintasan, korban diduga terkejut melihat kereta yang datang. Dalam kondisi panik, ia justru menghentikan kendaraannya di atas rel. Beberapa detik kemudian, lokomotif menghantam sepeda motor korban.

Benturan keras membuat korban terpental sekitar 15 meter dari titik tabrakan. Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan kaki.

BACA JUGA:Rahasia Hitung Ongkir Sumatera-Jawa agar UMKM Untung! Begini Cara Menghitung Biaya Logistik yang Benar

BACA JUGA:Viral! Dua Terduga Pelaku Pencurian Jadi 'Teletubbies Lakban', Polisi Belum Beri Keterangan Resmi

"Korban sempat dievakuasi ke RSUD Martapura. Namun, setibanya di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia," jelas Iptu Syahirul.

Usai proses identifikasi, jenazah korban diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke rumah duka di Desa Banuayu untuk dimakamkan. Sementara sepeda motor korban turut dievakuasi dari lokasi kejadian.

Panik di Rel Ketika Kereta Mendekat, Petani Tewas Disambar KA Babaranjang

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co -- seorang setelah (ka) batubara rangkaian panjang (babaranjang) di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di , kelurahan sungai tuha jaya, kecamatan martapura, kabupaten oku timur, sumatera selatan, rabu 1 juli 2026 sekitar pukul 08.05 wib.

korban bernama alif (36), warga desa banuayu, kecamatan buay pemuka peliung. ia diduga panik saat kereta melintas hingga menghentikan sepeda motornya tepat di atas rel.

kapolres oku timur akbp adik listiyono melalui kapolsek martapura kompol hariyanto, didampingi panit reskrim iptu syahirul alim, membenarkan insiden tersebut.

korban mengendarai sepeda motor honda supra bernomor polisi b 6584 nnw saat melintasi perlintasan tanpa palang pintu di km 199+0/1 lintas stasiun martapura–stasiun sungai tuha.

"berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan saksi di lokasi, korban mengendarai sepeda motor honda supra dan melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di dusun sungai binjai," ujar iptu syahirul, rabu (1/7).

polisi menyebut, berdasarkan keterangan saksi mata suryanti, 40, warga sekitar, korban sebenarnya telah diperingatkan karena kereta api barang babaranjang nomor ka 4118 sedang mendekat. namun, korban diduga tidak mendengar peringatan tersebut.

saat sepeda motor sudah berada di tengah lintasan, korban diduga terkejut melihat kereta yang datang. dalam kondisi panik, ia justru menghentikan kendaraannya di atas rel. beberapa detik kemudian, lokomotif menghantam sepeda motor korban.

benturan keras membuat korban terpental sekitar 15 meter dari titik tabrakan. korban mengalami luka berat di bagian kepala dan kaki.

"korban sempat dievakuasi ke rsud martapura. namun, setibanya di rumah sakit dinyatakan meninggal dunia," jelas iptu syahirul.

usai proses identifikasi, jenazah korban diserahkan kepada keluarga dan dibawa ke rumah duka di desa banuayu untuk dimakamkan. sementara sepeda motor korban turut dievakuasi dari lokasi kejadian.

peristiwa petani tewas tertabrak ka babaranjang di perlintasan tanpa palang pintu oku timur kembali menjadi pengingat tingginya risiko kecelakaan di perlintasan sebidang yang belum dilengkapi fasilitas pengaman.

polisi mengimbau masyarakat agar selalu berhenti sejenak, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum menyeberangi rel.

aparat berharap kewaspadaan pengguna jalan dapat mencegah terulangnya kecelakaan serupa, terutama di perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang masih banyak dijumpai di wilayah oku timur.

Tag
Share