BPS Rilis Inflasi Indonesia Juni 2026: Tembus 3,34 Persen, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang Terbesar
BPS Rilis Inflasi Indonesia Juni 2026: Tembus 3,34 Persen, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang Terbesar.foto.bloombergh--
BPS Rilis Inflasi Indonesia Juni 2026, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang Utama
BACAKORAN.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) periode Juni 2026. Hasilnya, Indonesia mengalami inflasi yang lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya, dengan sektor transportasi dan kelompok makanan menjadi penyumbang terbesar kenaikan harga.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyampaikan bahwa inflasi secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Juni 2026 mencapai 0,44 persen.
Sementara itu, inflasi secara tahunan (year-on-year/yoy) tercatat 3,34 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (year-to-date/ytd) sebesar 1,79 persen.
Inflasi Juni 2026 Lebih Tinggi Dibanding Mei
BPS mencatat kenaikan Indeks Harga Konsumen dari 111,40 pada Mei 2026 menjadi 111,89 pada Juni 2026.
Menurut Ateng Hartono, tekanan inflasi bulan ini meningkat dibandingkan Mei, terutama akibat naiknya biaya transportasi dan sejumlah komoditas pangan.
BACA JUGA:Selain untuk Rokok, Tanaman Tembakau Punya Fungsi Tersembunyi, Berikut Ini 4 Fakta Uniknya!
Transportasi Menjadi Penyumbang Terbesar
Kelompok transportasi menjadi kontributor utama inflasi Juni 2026.
BPS mencatat kelompok ini mengalami inflasi sebesar 2,29 persen dengan andil sekitar 0,28 persen terhadap inflasi nasional. Pendorong utamanya berasal dari:
- kenaikan harga bensin non-subsidi;
- tarif angkutan udara;
- harga pelumas kendaraan.
Kenaikan harga energi tersebut berdampak pada meningkatnya biaya mobilitas masyarakat maupun distribusi barang.
BACA JUGA:Stok Beras Cetak Rekor, Tapi Harga Kok Makin ‘Gila’? Ini Penjelasan BPS!
Kelompok Pangan Masih Memberikan Tekanan
Selain transportasi, kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga masih memberikan kontribusi besar terhadap inflasi.
Perubahan harga sejumlah komoditas pangan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan Indeks Harga Konsumen selama Juni 2026.