BACAKORAN.CO – Video razia pajak petugas di SPBU yang beredar di media sosial X (Twitter) memicu perdebatan hangat di masyarakat.
Petugas terlihat memeriksa tunggakan pajak kendaraan warga di lokasi pengisian bahan bakar, dengan beberapa warga menyerahkan uang tunai.
Fenomena ini mencerminkan upaya pemerintah daerah menggenjot penerimaan pajak di tengah tekanan fiskal.
Namun banyak pihak mempertanyakan mengapa daerah kaya sumber daya alam (SDA) masih kesulitan keuangan dan justru menyasar warga kecil.
BACA JUGA:BPS Rilis Inflasi Indonesia Juni 2026: Tembus 3,34 Persen, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang Terbesar
Video yang diunggah akun @indepenSumatera pada Jumat, 3 Juli 2026, telah ditonton lebih dari 28.000 kali (data per Jumat sore).
Dalam rekaman tersebut, petugas berpakaian seragam dinas memeriksa kendaraan roda dua di area SPBU.
Mereka terlihat memegang dokumen, memeriksa plat nomor, dan menerima uang tunai dari warga.
Menurut unggahan tersebut, aksi ini diklaim sebagai razia penagihan tunggakan pajak. "DAERAH YANG DIJAJAH DEMI BIRAHI PENGUASA!" tulis akun tersebut.
BACA JUGA:OTT KPK Bupati Langkat Terkait Suap Proyek Dinas Pendidikan dan Perkim
Hal ini memunculkan persepsi bahwa daerah hanya menjadi sumber penerimaan pusat tanpa manfaat yang proporsional bagi masyarakat lokal.
Praktik razia pajak di SPBU ini menuai kritik tajam karena dinilai memberatkan warga kecil.
Sementara itu, isu korupsi dan pemborosan anggaran di level atas sering luput dari pengawasan ketat serupa.
Nilai jual kembali kendaraan yang pajaknya tertib juga lebih tinggi, sehingga kepatuhan pajak sebenarnya memberikan keunggulan jangka panjang bagi pemilik, meski proses penagihannya kerap dirasa kurang manusiawi.
Petugas Pajak Razia SPBU dan Terima Uang Tunai, Netizen: Rakyat Kecil Diperas Sementara Korupsi Tak Tersentuh
Gusti
Riza
bacakoran.co – video petugas di spbu yang beredar di media sosial x (twitter) memicu perdebatan hangat di masyarakat.
petugas terlihat memeriksa tunggakan warga di lokasi pengisian bahan bakar, dengan beberapa warga menyerahkan uang tunai.
fenomena ini mencerminkan upaya pemerintah daerah menggenjot penerimaan pajak di tengah tekanan fiskal.
namun banyak pihak mempertanyakan mengapa daerah kaya sumber daya alam (sda) masih kesulitan keuangan dan justru menyasar warga kecil.
video yang diunggah akun @indepensumatera pada jumat, 3 juli 2026, telah ditonton lebih dari 28.000 kali (data per jumat sore).
dalam rekaman tersebut, petugas berpakaian seragam dinas memeriksa kendaraan roda dua di area spbu.
mereka terlihat memegang dokumen, memeriksa plat nomor, dan menerima uang tunai dari warga.
menurut unggahan tersebut, aksi ini diklaim sebagai razia penagihan tunggakan pajak. "daerah yang dijajah demi birahi penguasa!" tulis akun tersebut.
hal ini memunculkan persepsi bahwa daerah hanya menjadi sumber penerimaan pusat tanpa manfaat yang proporsional bagi masyarakat lokal.
praktik razia pajak di spbu ini menuai kritik tajam karena dinilai memberatkan warga kecil.
sementara itu, isu korupsi dan pemborosan anggaran di level atas sering luput dari pengawasan ketat serupa.
nilai jual kembali kendaraan yang pajaknya tertib juga lebih tinggi, sehingga kepatuhan pajak sebenarnya memberikan keunggulan jangka panjang bagi pemilik, meski proses penagihannya kerap dirasa kurang manusiawi.
komentar netizen langsung membanjiri postingan tersebut.
"pemerintah malas berpikir cara mendapatkan pendapatan pajak dari sumber lain yg lain dan cenderung ambil solusi yg mudah dan ujung-ujungnya nyusahin rakyat," tulis @timelineidn.
"rakyat jelata nunggak pajak motor butut langsung dipermaluin... tapi giliran mobil-mobil mewah pelat rahasia... mana ada aparat yang berani," tulis @kangcahyakeren
"mirisnya warga konoha. rakyat diperas pajak, pajak dinikmati para pejabat," tulis @lanangjagad31.
"gantian kita geledah perpajakan pajaknya buat apa aja rincianya kemana aja wkwkwk," tulis @dwinurananta2.