bacakoran.co

Penggeledahan Cafe de'Clan Viral, Brankas Diduga Milik Febrie Adriansyah Disita, Ini Kata Islah Bahrawi

Cafe de'Clan Digeledah Polisi, Brankas Diduga Milik Febrie Adriansyah Berisi Gepokan Uang--Twitter

Islah juga menegaskan bahwa barang sitaan berasal dari kafe dan money changer.

BACA JUGA:Polisi Muda Tertipu Investasi Bodong, Rugi Rp 20 Juta, Pelakunya Wanita

"Hasil penggeledahan kasus pengadaan batubara di PLN, Asabri dan Krakatau Steel. Sitaan dari money changer dan restoran, diduga milik Jampidsus." tulisnya.

Islah Bahrawi menambahkan, "Di negara ini masih banyak orang baik, hanya maling uang rakyat jauh lebih banyak."

Video penggeledahan yang beredar di media sosial X (Twitter) menjadi viral.

74 Kg Emas Batangan Disita di Rumah Mewah Sentul, Penggeledahan Kafe de'Clan Ungkap Korupsi Batu Bara

Aksi penggeledahan ini dilakukan Tim Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada Rabu (8/7/2026).

Temuan ini langsung menjadi perhatian publik karena skala barang bukti yang besar dan lokasi yang tidak biasa.

Menurut informasi yang beredar luas di media sosial X (Twitter), brankas tersebut disembunyikan di dalam tembok dan ditutupi etalase kafe.

BACA JUGA:Rutan Kelas I Palembang Dukung PKS Persidangan Elektronik Ditjenpas Sumsel

Penggeledahan juga mencakup eks restoran Prancis di kawasan Cipete yang disebut pernah terkait dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, serta rumah di Cluster Mediterania, Sentul, Bogor.

Video dokumentasi penggeledahan yang diunggah warganet menunjukkan petugas dengan pengawalan ketat Brimob bersenjata.

Satu video dari akun @CocoteDemit memperlihatkan situasi di lokasi kafe.

Sementara itu, unggahan @bebekhermes menampilkan visual emas batangan yang disita dalam jumlah besar.

BACA JUGA:Pengontrak Surabaya Viral Tolak Keluar Rumah, Kini Anaknya Diserang Bullying: Netizen Geram

Polisi juga menyita uang dolar Singapura dan Amerika Serikat dalam jumlah signifikan.

Penggeledahan Cafe de'Clan Viral, Brankas Diduga Milik Febrie Adriansyah Disita, Ini Kata Islah Bahrawi

Edward

Gio


bacakoran.co – polisi menemukan brankas besi setinggi dua meter saat kafe de’clan signatur di cipete, jakarta selatan.

tersebut diduga milik jaksa agung muda tindak pidana khusus (jampidsus) febrie adriansyah.

penggeledahan ini bagian dari penyidikan kasus tindak pidana pencucian uang (tppu) dan korupsi pengadaan batu bara untuk pltu yang menyebabkan pemadaman listrik massal di sumatera, serta kasus pt asabri dan pt krakatau steel.

temuan ini langsung menjadi sorotan publik karena menunjukkan skala dugaan penyimpangan yang besar.

penggeledahan kafe de’clan dilakukan tim korps pemberantasan tindak pidana korupsi (kortastipidkor) polri bersama ditreskrimsus polda metro jaya pada rabu (8 juli 2026).

di lantai dua kafe, penyidik menemukan brankas besi besar yang di dalamnya terdapat rak kayu dan brankas kecil yang masih dalam proses pembongkaran.

kepala bidang hubungan masyarakat polda metro jaya, komisaris besar budi hermanto menjelaskan bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari proses penyidikan mencari barang bukti.

“ini bagian dari proses penyidikan dalam mencari barang bukti,” ucap budi di lokasi.

kafe de’clan signatur dikelola oleh ferry yanto hongkiriwang yang diduga memiliki keterkaitan dengan febrie adriansyah.

kafe ini bukan kali pertama digeledah. pada 2025 lalu, polisi juga pernah menargetkan lokasi yang sama dan sempat menangkap ferry yanto atas dugaan penculikan, penganiayaan, serta perintangan penyidikan.

pengamat islah bahrawi turut berkomentar keras terkait temuan ini.

ia menulis, "duit hasil ngegarong hak rakyat."

islah juga menegaskan bahwa barang sitaan berasal dari kafe dan money changer.

"hasil penggeledahan kasus pengadaan batubara di pln, asabri dan krakatau steel. sitaan dari money changer dan restoran, diduga milik jampidsus." tulisnya.

islah bahrawi menambahkan, "di negara ini masih banyak orang baik, hanya maling uang rakyat jauh lebih banyak."

video penggeledahan yang beredar di media sosial x (twitter) menjadi viral.

74 kg emas batangan disita di rumah mewah sentul, penggeledahan kafe de'clan ungkap korupsi batu bara

aksi penggeledahan ini dilakukan tim korps pemberantasan (kortas tipikor) polri bersama ditreskrimsus polda metro jaya pada rabu (8/7/2026).

temuan ini langsung menjadi perhatian publik karena skala barang bukti yang besar dan lokasi yang tidak biasa.

menurut informasi yang beredar luas di media sosial x (twitter), brankas tersebut disembunyikan di dalam tembok dan ditutupi etalase kafe.

penggeledahan juga mencakup eks restoran prancis di kawasan cipete yang disebut pernah terkait dengan jaksa agung muda tindak pidana khusus (jampidsus) febrie adriansyah, serta rumah di cluster mediterania, sentul, bogor.

video dokumentasi penggeledahan yang diunggah warganet menunjukkan petugas dengan pengawalan ketat brimob bersenjata.

satu video dari akun @cocotedemit memperlihatkan situasi di lokasi kafe.

sementara itu, unggahan @bebekhermes menampilkan visual emas batangan yang disita dalam jumlah besar.

polisi juga menyita uang dolar singapura dan amerika serikat dalam jumlah signifikan.

kasus ini melibatkan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (tppu) dalam pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (pltu).

warganet ramai berkomentar di x.

“ini sudah perang terbuka kah," tulis @narkosun.

sementara banyak yang menyatakan keterkejutan melihat skala emas batangan “berkoper-koper”.

temuan ini menambah daftar kasus besar yang sedang ditangani aparat penegak hukum, di mana nilai kerugian negara dari korupsi batu bara disebut mencapai triliunan rupiah.

masyarakat menantikan transparansi penuh dan langkah hukum lanjutan yang tegas.

Tag
Share