bacakoran.co

Daftar 12 Lokasi Penggeledahan Jampidsus Febrie: Rp543,2 Miliar Disita, Brankas Rahasia Berisi 74 Kg Emas

Tim gabungan Kortastipidkor Polri dan Polda Metro Jaya Geledah 12 Titik Terkait Jampidsus Febrie Adriansyah, Sita Rp543,2 Miliar Termasuk 74 Kg Emas --Twitter

Banyak netizen menyatakan kegeraman dan menyebut aksi ini sebagai bentuk intervensi yang berlebihan.

“TNI bela koruptor?” dan “perang bintang” menjadi sorotan utama di kolom komentar.

BACA JUGA:Pengontrak Surabaya Viral Tolak Keluar Rumah, Kini Anaknya Diserang Bullying: Netizen Geram

Secara terpisah, rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Kramat Pela juga dijaga puluhan personel TNI bersenjata pada malam yang sama.

Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas membenarkan penjagaan tersebut berdasarkan Perpres Nomor 66 Tahun 2025 tentang perlindungan jaksa, dan menyatakan tidak terkait dengan penggeledahan Polri.

Namun, timing kedua peristiwa yang berdekatan memicu spekulasi publik.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi lengkap dari pihak TNI maupun Polri mengenai tujuan kedatangan rombongan tersebut.

Mabes TNI Ungkap Alasan Personel Berjaga di Rumah Jaksa Febrie Adriansyah Jakarta Selatan

Rumah Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dijaga ketat puluhan personel TNI pada Rabu (8/7/2026) malam.

Pengamanan ini memicu perhatian publik karena bertepatan dengan penggeledahan yang dilakukan Polri di beberapa lokasi termasuk Kafe de’Clan dan Point Money Changer.  

Mabes TNI langsung buka suara menjelaskan bahwa penjagaan tersebut dilakukan atas permintaan resmi institusi Kejaksaan Agung dan sudah sesuai mekanisme yang berlaku.

Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas menyatakan pengamanan rumah Jampidsus Febrie Adriansyah dilakukan sesuai permintaan Kejaksaan.

BACA JUGA:Rutan Kelas I Palembang Dukung PKS Persidangan Elektronik Ditjenpas Sumsel

“Terkait pengamanan Jampidsus, benar bahwa pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi Kejaksaan dan telah dikoordinasikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, sebagaimana Perpres Nomor 66 tahun 2025 yang berkaitan dengan perlindungan kepada jaksa dalam melaksanakan tugasnya,” kata Muhammad Nas dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).

Ia menegaskan pengamanan itu tidak berkaitan dengan isu lain yang saat ini berkembang di masyarakat.

Terkait penggeledahan di sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan kewenangan Polri sepenuhnya.

Daftar 12 Lokasi Penggeledahan Jampidsus Febrie: Rp543,2 Miliar Disita, Brankas Rahasia Berisi 74 Kg Emas

Agus

Mega


bacakoran.co – tim gabungan kortastipidkor polri dan polda metro jaya menggeledah yang diduga terkait jampidsus febrie adriansyah pada 8 juli 2026.

operasi ini menyita total mencapai rp543,2 miliar, termasuk 74 kilogram emas batangan serta uang tunai dalam berbagai mata uang asing.

aksi penggeledahan ini langsung menjadi perhatian publik karena nilainya yang sangat besar dan lokasi yang beragam.

penggeledahan ini bagian dari penyidikan dugaan , kasus asabri, serta penyelesaian utang pt cbs ke pt kni anak perusahaan krakatau steel.

temuan brankas rahasia berisi emas dan uang tunai dalam jumlah fantastis membuat warganet semakin ramai membahas potensi tindak pidana pencucian uang.

daftar 12 lokasi penggeledahan yang tersebar di jakarta, tangerang selatan dan bogor antara lain kafe de'clan signature cipete, koin money changer cipete, rumah mewah sentul city, rumah dinas jampidsus di kramat pela, serta berbagai kantor perusahaan seperti pt cbs, pt kni, dan pt pml.

dari kluster cipete, polisi menyita rp67,2 miliar berupa uang tunai sgd 3,13 juta, usd 889.965, dan rupiah.

sementara di rumah mewah sentul city, petugas menemukan 74 kilogram emas batangan plus uang tunai sgd 14,08 juta dan usd 4,76 juta di balik dinding rahasia, dengan total rp476 miliar.

kluster kantor perusahaan menyumbang dokumen dan barang bukti elektronik.

netizen ramai memberikan komentar.

“gilaaa 500m, bikin bisnis apa ya kalau punya uang segitu,” tulis @e_agu17.

“gak mau bahas nih @jaksapedia ?” komentar @estehmanis1998.

banyak yang menyebut temuan ini sebagai “perang antar institusi” yang justru menguntungkan transparansi penegakan hukum.

hingga saat ini, febrie adriansyah masih menjalankan tugas di jakarta dan status hukumnya belum berubah.

tni dipimpin brigjen wahyo geruduk polda metro jaya: mau rebut saksi korupsi batu bara rp67 miliar?

puluhan personel tentara nasional indonesia (tni) bersenjata lengkap bersama tim mendatangi gedung ditreskrimsus polda metro jaya sekitar pukul 03.40 wib dini hari kamis, 9 juli 2026.

kedatangan mereka memicu polemik karena diduga ingin merebut saksi dalam yang sedang ditangani jaksa agung muda tindak pidana khusus (jampidsus).

aksi ini terjadi hanya beberapa jam setelah menggeledah 12 lokasi di jakarta dan sekitarnya pada rabu malam, 8 juli 2026.

dari penggeledahan itu, polisi menyita uang tunai sekitar rp67,2 miliar yang tersimpan di brankas tersembunyi di salah satu kafe di cipete.

kasus tersebut menyangkut dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (tppu) terkait pasokan batu bara untuk pln, asabri, serta krakatau steel.

video yang beredar luas di platform x (twitter) menunjukkan suasana tegang di depan pagar polda metro jaya.

personel brimob terlihat menghalau rombongan yang datang dengan delapan mobil.

menurut postingan viral dari akun @paltihutabarat pada kamis, 9 juli 2026, rombongan tersebut dipimpin brigjen wahyo yuniartoto (eks ajudan) beserta brigjen tni anggiat dan sekitar 10 personel tni bersenjata serta jaksa berpakaian preman.

“viralkan!!! 20 orang tentara n jaksa dipimpin brigjen wahyo ex ajudan r1-1 geruduk polda metro jaya mau rebut saksi kasus jampidsus,” tulis @paltihutabarat.

sementara itu akun @indonesiafedera dan @soraipena juga membagikan video serupa yang menuai ribuan komentar warganet.

banyak netizen menyatakan kegeraman dan menyebut aksi ini sebagai bentuk intervensi yang berlebihan.

“tni bela koruptor?” dan “perang bintang” menjadi sorotan utama di kolom komentar.

secara terpisah, rumah jampidsus febrie adriansyah di kramat pela juga dijaga puluhan personel tni bersenjata pada malam yang sama.

kapuspen tni brigjen muhammad nas membenarkan penjagaan tersebut berdasarkan perpres nomor 66 tahun 2025 tentang perlindungan jaksa, dan menyatakan tidak terkait dengan penggeledahan polri.

namun, timing kedua peristiwa yang berdekatan memicu spekulasi publik.

hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi lengkap dari pihak tni maupun polri mengenai tujuan kedatangan rombongan tersebut.

mabes tni ungkap alasan personel berjaga di rumah jaksa febrie adriansyah jakarta selatan

rumah agung muda bidang tindak pidana khusus (jampidsus) febrie adriansyah di kawasan kebayoran baru, jakarta selatan, dijaga ketat puluhan personel tni pada rabu (8/7/2026) malam.

pengamanan ini memicu perhatian publik karena bertepatan dengan yang dilakukan polri di beberapa lokasi termasuk kafe de’clan dan point money changer.  

mabes tni langsung buka suara menjelaskan bahwa penjagaan tersebut dilakukan atas permintaan resmi institusi kejaksaan agung dan sudah sesuai mekanisme yang berlaku.

kapuspen tni brigjen muhammad nas menyatakan pengamanan rumah jampidsus febrie adriansyah dilakukan sesuai permintaan kejaksaan.

“terkait pengamanan jampidsus, benar bahwa pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi kejaksaan dan telah dikoordinasikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, sebagaimana perpres nomor 66 tahun 2025 yang berkaitan dengan perlindungan kepada jaksa dalam melaksanakan tugasnya,” kata muhammad nas dalam keterangannya kepada wartawan, kamis (9/7/2026).

ia menegaskan pengamanan itu tidak berkaitan dengan isu lain yang saat ini berkembang di masyarakat.

terkait penggeledahan di sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan kewenangan polri sepenuhnya.

sebelumnya, video yang diunggah akun garuda tv (@garudatvnews) pada rabu, 8 juli 2026 menunjukkan suasana malam di jalan radio i, kebayoran baru.

puluhan prajurit tni terlihat berjaga di depan gerbang rumah mewah febrie adriansyah, sebagian duduk di sekitar lokasi, sementara awak media tidak diperkenankan mendekat.

di sisi lain, tim korps pemberantasan tindak pidana korupsi (kortas tipikor) polri bersama polda metro jaya menggeledah kafe de’clan dan point money changer di jakarta selatan pada hari yang sama.

kakortas tipikor irjen totok suharyanto mengonfirmasi penemuan brankas berukuran besar di dalam tembok yang ditutupi etalase kafe.

“betul (ditemukan brankas),” kata totok.

pengamanan oleh tni ini merupakan bagian dari perlindungan terhadap jaksa yang menangani perkara khusus sesuai regulasi negara.

namun kemunculan penjagaan ketat berbarengan dengan operasi polri memunculkan berbagai komentar di media sosial.

“ini pasukan liar bukan?? jgn sampai @puspen_tni jadi beking koruptor,” tulis @taryokol.

 

Tag
Share