bacakoran.co

Viral Video Polisi Setop Ambulans Demi Kawal PM Singapura, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakpus

Ambulans Jemput Pasien di RSCM Disetop Polisi demi PM Singapura di Hotel Shangri-La--Twitter/Kompascom

BACAKORAN.CO – Polisi menghentikan sementara laju sebuah ambulans di Jalan RM. Margono Djojohadikoesoemo, Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (6/7/2026) untuk memberikan jalan bagi rombongan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong.

Penghentian ambulans oleh polisi memicu video yang viral di media sosial.

Polres Metro Jakarta Pusat pun memberikan klarifikasi resmi.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menjelaskan bahwa penghentian dilakukan sekitar pukul 15.15 WIB saat rombongan PM Singapura hendak masuk ke Hotel Shangri-La setelah kunjungan ke Istana Negara.

"Saat itu ada rombongan iring-iringan tamu negara, yaitu Perdana Menteri Singapura... dia mau masuk ke Hotel Shangri-La itu, yang mana merupakan tempat akomodasi mereka," jelas Erlyn, Rabu (8/7/2026).

BACA JUGA:Kronologi Kejadian Gadis 15 Tahun Sampang Jadi Korban 27 Pelaku Kekerasan Seksual, Polres Tangkap 12 Orang

Menurut Erlyn, ambulans yang datang dari arah Karet Bivak bersama sebuah Toyota Agya sempat ditahan sebentar hingga rombongan melintas.

Setelah rombongan masuk hotel ambulans langsung diberi prioritas jalan lebih dulu sebelum kendaraan lain.

Polisi juga membantah tuduhan pemukulan kaca ambulans.

Erlyn menyebut gestur petugas PS Kanit Lantas Polsek Tanah Abang AKP Djoko Siswanto hanya meminta pengemudi mengecilkan volume sirene.

BACA JUGA:Daftar 12 Lokasi Penggeledahan Jampidsus Febrie: Rp543,2 Miliar Disita, Brankas Rahasia Berisi 74 Kg Emas

"Bukan pemukulan ya, Tetapi itu tidak sengaja kena spion karena posisinya mobilnya ini mengambil jalur sebelah kanan," tegasnya.

Pihak ambulans Ambulance 104 Sultan membenarkan kejadian sesuai rekaman dashboard camera.

Mobil sedang menjemput pasien di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Senen yang terlambat dijemput.

Viral Video Polisi Setop Ambulans Demi Kawal PM Singapura, Ini Klarifikasi Polres Metro Jakpus

Tri

Riza


bacakoran.co – polisi menghentikan sementara laju sebuah ambulans di jalan rm. margono djojohadikoesoemo, karet, tanah abang, jakarta pusat, pada senin (6/7/2026) untuk memberikan jalan bagi singapura lawrence wong.

penghentian ambulans oleh polisi memicu video yang di media sosial.

polres metro jakarta pusat pun memberikan klarifikasi resmi.

kasi humas polres metro jakarta pusat iptu erlyn sumantri menjelaskan bahwa penghentian dilakukan sekitar pukul 15.15 wib saat rombongan pm singapura hendak masuk ke hotel shangri-la setelah kunjungan ke istana negara.

"saat itu ada rombongan iring-iringan tamu negara, yaitu perdana menteri singapura... dia mau masuk ke hotel shangri-la itu, yang mana merupakan tempat akomodasi mereka," jelas erlyn, rabu (8/7/2026).

menurut erlyn, ambulans yang datang dari arah karet bivak bersama sebuah toyota agya sempat ditahan sebentar hingga melintas.

setelah rombongan masuk hotel ambulans langsung diberi prioritas jalan lebih dulu sebelum kendaraan lain.

polisi juga membantah tuduhan pemukulan kaca ambulans.

erlyn menyebut gestur petugas ps kanit lantas polsek tanah abang akp djoko siswanto hanya meminta pengemudi mengecilkan volume sirene.

"bukan pemukulan ya, tetapi itu tidak sengaja kena spion karena posisinya mobilnya ini mengambil jalur sebelah kanan," tegasnya.

pihak ambulans ambulance 104 sultan membenarkan kejadian sesuai rekaman dashboard camera.

mobil sedang menjemput pasien di rumah sakit dr. cipto mangunkusumo (rscm) senen yang terlambat dijemput.

sirene menyala sejak dari karet tengsin.

setelah disetop dan melanjutkan perjalanan, ada gestur meminta mematikan sirene sebelum insiden berpapasan dengan petugas.

video kejadian diunggah akun instagram @infojakarta.co.id dan menyebar luas.

buntut peristiwa, akp djoko siswanto telah dimintai keterangan oleh divisi propam polri.

salah satu unggahan dari akun @kompascom pada rabu, 8 juli 2026, dengan video terkait telah mencapai lebih dari 6.600 tayang.

banyak netizen komentar menanggapi hal tersebut. 

"gak sengaja kok pas banget kena spion, mana mungkin warga percaya," tulis @fatzspace.

"tangan tidak sengaja kena spion," tulis @catatanberdaya.

sementara itu, sebagian lain memahami tugas polisi mengatur lalu lintas untuk tamu negara.

polisi menegaskan ambulans tetap menjadi prioritas, dan penghentian hanya bersifat sementara demi keamanan rombongan tamu kehormatan.

Tag
Share