Kebakaran di Benuang Diduga Akibat Kompr Meledak yang Ditinggal Saat Memasak
Kebakaran rumah panggung di Kampung II Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi diduga akibat kompor meledak. (foto: tangkapan layar)--
BACAKORAN.CO -- Kebakaran yang menghanguskan rumah panggung milik Mang Benu di Dusun II, Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan pada Senin dini hari (13/7/2026) sekira pukul 05.50 WIB diduga akibat kompor yang meledak karena ditinggal pemilik rumah saat memasak
Api kemudian membesar dan menyambar dinding dan atam rumah yang tebuat dari bahasan yang mudah terbakar. Beruntung, pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri. Kerugian akibat musibah ini diperkirakan mencapai Rp60 juta.
Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten PALI, peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 05.10 WIB. Laporan pertama disampaikan oleh Ibu Tati pada pukul 05.30 WIB.
Setelah menerima informasi tersebut, tim pemadam langsung mengenakan alat pelindung diri (APD) dan bergerak menuju lokasi kejadian.
BACA JUGA:Rumah Panggung di Benuang, PALI Ludes, Pemilik Selamat
BACA JUGA:Rumah Permanen di Desa Tambak, PALI Terbakar, Warga Selamatkan Barang Berharga
Petugas tiba di lokasi pada pukul 05.58 WIB. Saat itu, kobaran api telah melalap hampir seluruh bagian rumah yang berdiri di pinggir sungai. Material bangunan yang didominasi kayu membuat api dengan cepat membesar.
Akibatnya, dinding, lantai, dan atap rumah habis terbakar. Yang tersisa hanya tiang-tiang penyangga berbahan batu bata.
Tim gabungan kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan mulai pukul 06.05 WIB hingga api dinyatakan benar-benar padam sekitar pukul 07.00 WIB.
Proses pemadaman melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten PALI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PALI, Damkar Kecamatan Belimbing Kabupaten Muara Enim, serta personel TNI.
BACA JUGA:7 Cara Memulai Investasi dengan Modal Terbatas, Cocok untuk Pemula agar Aset Terus Bertumbuh
BACA JUGA:Semifinal Piala Dunia 2026: Pengalaman Argentina Antarkan ke Podium Juara Lagi?
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Sarana Prasarana Dinas Damkar PALI, Suyadi, SKM, yang bertindak sebagai koordinator lapangan, mengatakan tim bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.
"Setelah menerima laporan dari Ibu Tati, tim langsung mempersiapkan APD dan berangkat ke tempat kejadian. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak kembali menyala maupun merambat ke bangunan lain," ujarnya.
Untuk menjinakkan kobaran api, petugas mengerahkan satu unit mobil pemadam berkapasitas 3.000 liter, dua unit mobil tangki air berkapasitas 5.000 liter milik Pemkab PALI, satu unit mobil tangki 5.000 liter milik BPBD, satu unit kendaraan angkut personel BPBD, serta satu unit mobil pemadam berkapasitas 4.000 liter dari Damkar Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim. Seluruh personel yang bertugas berasal dari Peleton 3.
Hasil pendataan sementara menyebutkan penyebab kebakaran rumah di Desa Benuang Kecamatan Talang Ubi PALI diduga berasal dari kompor yang masih menyala saat pemilik rumah keluar meninggalkan aktivitas memasak. Api kemudian menyambar material kayu dan membesar dalam hitungan menit.
BACA JUGA:Piala Dunia 2026: Norwegia Tersingkir, Ini Respons di Luar Nalar Haaland
Meski dugaan penyebab kebakaran telah mengarah pada kelalaian saat memasak, petugas masih melakukan pendalaman untuk memastikan sumber api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut karena pemilik rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum bangunan ambruk dilalap si jago merah. Namun, seluruh isi rumah nyaris tidak dapat diselamatkan dan kerugian sementara ditaksir sekitar Rp60 juta.