bacakoran.co

Waspada Sebelum Deal! Begini Cara Memilih Mobil Listrik Bekas Berkualitas

Jangan Sampai Menyesal! Ini Panduan Membeli Mobil Listrik Bekas untuk Pemula-Foto: ist.-

BACAKORAN.CO - Pasar mobil listrik bekas di Indonesia mulai menunjukkan perkembangan seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir.

Harga yang lebih terjangkau dibanding unit baru membuat banyak calon pembeli mulai melirik electric vehicle (EV) bekas sebagai alternatif kendaraan harian yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan.

Meski demikian, membeli mobil listrik bekas memiliki sejumlah hal yang perlu diperhatikan.

Berbeda dengan mobil bermesin bensin atau diesel, komponen paling mahal pada mobil listrik adalah baterai traksi.

BACA JUGA:Herman Deru Resmikan Nama Baru Pelabuhan Internasional Tanjung Carat, Target Groundbreaking September 2026

BACA JUGA:Dolar AS Sentuh Level Terkuat 3 Pekan, Rupiah Melemah ke Rp18.100 Dipicu Konflik Timur Tengah

Nilainya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah tergantung jenis kendaraan.

Karena itu, kondisi baterai dan status garansinya menjadi aspek paling penting sebelum memutuskan untuk membeli.

Agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan sebelum membawa pulang mobil listrik bekas.

BACA JUGA:Biaya Operasional Mobil Listrik vs Mobil Bensin: Selisih Bisa Hemat Rp12 Juta per Tahun, Mana yang Lebih Untun

BACA JUGA:Mobil Baru vs Mobil Bekas, Mana yang Lebih Untung? Simak Perhitungan Biaya Kepemilikan yang Jarang Disadari

1. Pastikan Garansi Baterai Masih Berlaku

Hal pertama yang wajib diperiksa adalah masa berlaku garansi baterai.

Sebagian besar produsen mobil listrik memberikan garansi baterai selama 8 tahun atau hingga jarak tempuh tertentu, misalnya 160.000 kilometer, tergantung kebijakan masing-masing merek.

Waspada Sebelum Deal! Begini Cara Memilih Mobil Listrik Bekas Berkualitas

Vanny

Vanny


bacakoran.co - pasar mobil listrik bekas di indonesia mulai menunjukkan perkembangan seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir.

harga yang lebih terjangkau dibanding unit baru membuat banyak calon pembeli mulai melirik electric vehicle (ev) bekas sebagai alternatif kendaraan harian yang lebih hemat energi dan ramah lingkungan.

meski demikian, membeli mobil listrik bekas memiliki sejumlah hal yang perlu diperhatikan.

berbeda dengan mobil bermesin bensin atau diesel, komponen paling mahal pada mobil listrik adalah baterai traksi.

nilainya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah tergantung jenis kendaraan.

karena itu, kondisi baterai dan status garansinya menjadi aspek paling penting sebelum memutuskan untuk membeli.

agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan sebelum membawa pulang mobil listrik bekas.

1. pastikan garansi baterai masih berlaku

hal pertama yang wajib diperiksa adalah masa berlaku garansi baterai.

sebagian besar produsen mobil listrik memberikan garansi baterai selama 8 tahun atau hingga jarak tempuh tertentu, misalnya 160.000 kilometer, tergantung kebijakan masing-masing merek.

garansi ini sangat penting karena biaya penggantian baterai tergolong mahal.

pastikan garansi masih aktif dan dapat dialihkan kepada pemilik baru. mintalah dokumen resmi sebagai bukti agar tidak muncul kendala ketika ingin mengajukan klaim di kemudian hari.

2. cek kesehatan baterai (state of health)

selain garansi, kondisi kesehatan baterai atau state of health (soh) juga wajib diketahui.

angka soh menunjukkan seberapa besar kapasitas baterai yang masih dapat digunakan dibandingkan saat masih baru.

semakin tinggi persentase soh, semakin baik performa baterai.

sebaliknya, jika kapasitasnya sudah menurun cukup jauh, jarak tempuh kendaraan dalam sekali pengisian daya juga akan ikut berkurang.

pemeriksaan soh biasanya dapat dilakukan melalui dealer resmi atau menggunakan alat diagnostik khusus yang kompatibel dengan sistem kendaraan.

3. periksa riwayat servis kendaraan

mobil listrik juga membutuhkan perawatan berkala meskipun komponennya lebih sedikit dibanding mobil konvensional.

pastikan kendaraan memiliki riwayat servis yang jelas, terutama perawatan sistem kelistrikan, pendingin baterai, pembaruan perangkat lunak (software update), hingga pemeriksaan komponen pengisian daya.

riwayat servis yang lengkap menunjukkan kendaraan dirawat sesuai standar pabrikan dan mengurangi potensi masalah di masa mendatang.

4. uji performa saat test drive

jangan hanya melihat kondisi fisik kendaraan.

lakukan test drive untuk mengetahui performa mobil secara langsung.

perhatikan apakah akselerasi terasa halus, indikator baterai bekerja normal, pengereman regeneratif berfungsi dengan baik, serta tidak muncul peringatan pada panel instrumen.

selain itu, periksa juga kondisi suspensi, sistem kemudi, ac, dan fitur keselamatan agar kendaraan tetap nyaman digunakan sehari-hari.

5. pastikan kelengkapan dokumen dan charger

banyak pembeli hanya fokus pada kendaraan, padahal perlengkapan pendukung juga penting.

pastikan mobil masih memiliki charger bawaan, kabel pengisian, buku servis, buku manual, hingga dokumen kepemilikan yang lengkap.

bila kendaraan menggunakan wall charger khusus di rumah, tanyakan apakah perangkat tersebut termasuk dalam transaksi atau tidak.

kelengkapan ini akan memudahkan proses penggunaan setelah mobil berpindah tangan.

jangan tergiur harga murah

harga yang lebih rendah memang menjadi daya tarik utama mobil listrik bekas.

namun, calon pembeli sebaiknya tidak langsung tergoda tanpa melakukan pemeriksaan menyeluruh.

jika baterai mengalami penurunan performa yang signifikan atau garansinya telah habis, biaya perbaikan dapat mengurangi keuntungan yang diperoleh dari harga beli yang murah.

membawa kendaraan ke dealer resmi atau jasa inspeksi independen sebelum transaksi juga menjadi langkah bijak.

pemeriksaan profesional mampu mendeteksi kondisi baterai, sistem kelistrikan, hingga komponen lain yang mungkin tidak terlihat secara kasat mata.

dengan memperhatikan garansi baterai, kesehatan baterai, riwayat servis, hasil test drive, serta kelengkapan dokumen, pembelian mobil listrik bekas dapat menjadi investasi yang menguntungkan.

kendaraan tetap nyaman digunakan, biaya operasional lebih hemat, dan risiko pengeluaran besar akibat kerusakan komponen utama dapat diminimalkan.

Tag
Share