Terkuak! Ini Sosok DS Pemilik 995 Senjata di Sekolah Pondok Pinang, Ternyata Sudah Meninggal Sejak 2020
Polda Metro Jaya ungkap identitas DS, pemilik 995 senjata di sekolah Pondok Pinang yang ternyata sudah meninggal sejak 2020. --Tangkap layar/disway
BACAKORAN.CO – Polda Metro Jaya akhirnya mengungkap identitas pemilik 995 senjata yang ditemukan di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Pemilik senjata tersebut diketahui berinisial DS, seorang direktur perusahaan importir senjata angin yang ternyata telah meninggal dunia sejak tahun 2020.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan hal ini kepada wartawan pada Jumat, 7 Agustus 2026, menyusul penelusuran mendalam yang dilakukan Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan.
Identitas DS Terungkap sebagai Direktur Perusahaan Senjata
Berdasarkan hasil penelusuran identitas, DS diketahui merupakan direktur pada sebuah perusahaan berinisial PT LKP yang bergerak di bidang importir senjata angin dan airsoft gun.
BACA JUGA:Modus COD, Perempuan Penjual Produk Herbalife Menjadi Korban Begal, Pelaku Dibekuk Polisi
"Jadi kalau dilihat penelusuran dari identitas ini yang bersangkutan merupakan direktur ya, terhadap suatu perusahaan PT LKP. LKP ini terkait tentang impor senjata angin ataupun senjata airsoft gun," ujar Budi Hermanto.
Perusahaan yang dimaksud diketahui bernama PT Lokta Karya Perbakin (Persatuan Menembak Indonesia).
Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, membenarkan bahwa 995 pucuk senjata jenis airsoft gun yang ditemukan di sekolah tersebut merupakan milik perusahaannya dan memiliki izin resmi.
"Benar, itu milik Lokta Karya Perbakin. Itu sudah jelas, ada izinnya yang 995 pucuk itu berupa airsoft gun," ujar Alhadid Endar Putra.
BACA JUGA:Edan! 995 Senjata di Gudang Sekolah Jaksel, Polisi Ungkap Ada Amunisi hingga Barang Terlarang
Alhadid yang juga bertindak sebagai kuasa hukum mantan ketua yayasan sekolah berinisial IWD menyebutkan, ratusan senjata angin tersebut memiliki surat izin dengan nomor SI/5483-XII/2008 yang telah ditunjukkan kepada pihak kepolisian saat pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan.
Rincian 995 Senjata Angin dan Satu Senjata Api
Dari total 996 pucuk benda yang ditemukan, polisi memastikan sebanyak 995 pucuk merupakan senapan angin, bukan senjata api.
Rinciannya terdiri dari empat pucuk senapan angin kaliber 4,5 milimeter, 215 pucuk pistol angin kaliber 4,5 milimeter, dan 776 pucuk revolver angin kaliber 4,5 milimeter.
BACA JUGA:Viral! Pak Haji Sering Bagikan Uang Rp 50 Ribu ke Tuna Wisma di Jalan Mampang Jaksel, Sosoknya?