Truk Sawit Terguling, Satu Siswi Tewas Tertimbun Buah, 9 Luka-luka
Truk pengangkut buah kelapa sawit terguling timpa pelajar yang sedang berjalan kaki. Inzet : sopir truk (foto : ist)--
BACAKORAN.CO -- Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Provinsi Negeri Lama–Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 07.10 WIB.
Sebuah truk bermuatan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terguling dan menumpahkan muatannya hingga menimpa 10 pelajar yang sedang berjalan kaki menuju sekolah.
Seorang siswi berinisial LSG (14) meninggal dunia di lokasi kejadian, dua pelajar mengalami luka berat, sementara tujuh lainnya menderita luka ringan.
Peristiwa nahas itu terjadi saat kondisi jalan dipadati pelajar yang hendak berangkat ke sekolah. Ketika truk kehilangan kendali dan terguling, muatan tandan buah segar sawit di bak kendaraan langsung berhamburan ke badan jalan hingga masuk ke selokan di tepi jalan.
BACA JUGA:Jalan Lumpur Bukan Masalah! Ini Rekomendasi Trail Bekas Murah untuk Kebun Sawit
Sejumlah pelajar yang berada di sekitar lokasi tidak sempat menyelamatkan diri. Mereka tertimpa buah sawit yang bergulir deras dan bahkan beberapa korban sempat tertimbun di dalam selokan bersama tumpahan muatan truk.
Warga sekitar bersama pengguna jalan yang melintas segera memberikan pertolongan. Korban dievakuasi dari timbunan buah sawit sebelum dilarikan ke Puskesmas Negeri Lama untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, nyawa LSG tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, dua pelajar lainnya mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif. Tujuh korban lain mengalami luka ringan akibat tertimpa buah sawit maupun terjatuh saat berusaha menghindari truk yang terguling.
Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan sopir truk, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
BACA JUGA:Ora Good Cat 2026 Tampil Mirip VW Beetle, Makin Bertenaga
BACA JUGA:Liburan ke Pulau Tidung? Coba 3 Beach Resort Ini
Berdasarkan keterangan awal kepada penyidik, sopir mengaku kecelakaan bermula ketika dirinya berusaha menghindari sebuah sepeda motor. Pada saat bersamaan, salah satu ban truk disebut pecah sehingga kendaraan kehilangan keseimbangan.
Akibatnya, truk oleng lalu terguling tepat di lokasi yang saat itu dipenuhi pelajar yang berjalan kaki menuju sekolah.
Penyidik masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi teknis kendaraan, muatan, serta kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam insiden tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, yang mendapat kabar musibah itu langsung mendatangi Puskesmas Bilah Hilir untuk menjenguk para korban.
BACA JUGA:Dolar AS Melemah Usai Inflasi Turun, Rupiah Berpeluang Menguat di Tengah Outlook Stabil Indonesia
"Kehadiran pemerintah diharapkan dapat memberikan semangat dan dukungan moril kepada para siswa yang sedang dirawat agar segera pulih dan kembali mengikuti proses belajar," ujarnya.
Abdi juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya salah seorang siswi dalam kecelakaan tersebut.
"Kami menyampaikan rasa prihatin dan duka cita yang mendalam kepada orang tua serta keluarga korban yang meninggal dunia. Semoga diberikan ketabahan menghadapi musibah ini," katanya.
Peristiwa truk sawit terguling menimpa pelajar di Labuhanbatu kembali menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan angkutan barang di jalan raya, terutama pada jam berangkat sekolah. Aparat diharapkan mengusut tuntas penyebab kecelakaan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.