- bekas mulai menjadi incaran banyak konsumen pada 2026 karena harganya semakin terjangkau. namun, satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah, apakah membeli mobil listrik bekas masih layak jika suatu saat harus mengganti baterai dengan biaya hingga rp300 juta?
angka tersebut memang sempat ramai diperbincangkan di media sosial. sayangnya, banyak orang menganggap biaya tersebut berlaku untuk semua mobil listrik.
faktanya, kondisi di lapangan tidak sesederhana itu.
lalu, apakah mobil listrik bekas masih layak dibeli pada 2026? berikut ulasan lengkapnya.
biaya penggantian baterai tidak sama untuk semua mobil
salah satu kesalahpahaman terbesar mengenai mobil listrik adalah anggapan bahwa seluruh pemilik pasti harus mengeluarkan biaya ratusan juta rupiah saat mengganti baterai.
padahal, biaya penggantian baterai sangat bergantung pada beberapa faktor, seperti:
merek dan tipe kendaraan.
kapasitas baterai.
teknologi baterai yang digunakan.
apakah yang diganti satu paket baterai atau hanya modul tertentu.
artinya, memang ada mobil listrik dengan biaya penggantian baterai mencapai ratusan juta rupiah.
namun, ada pula model yang biaya perbaikannya jauh lebih rendah karena cukup mengganti sebagian modul yang mengalami kerusakan.
baterai mobil listrik tidak langsung rusak total
kekhawatiran lain yang sering muncul adalah anggapan bahwa baterai mobil listrik akan tiba-tiba rusak setelah beberapa tahun digunakan.
faktanya, baterai mengalami penurunan kapasitas secara bertahap atau dikenal sebagai battery degradation.
dalam banyak kasus, baterai masih mampu mempertahankan lebih dari 80 persen kapasitasnya meski kendaraan telah menempuh ratusan ribu kilometer.
besarnya penurunan kapasitas dipengaruhi oleh pola penggunaan, cara pengisian daya, suhu lingkungan, hingga perawatan kendaraan.
dengan kata lain, umur baterai umumnya lebih panjang daripada yang banyak dibayangkan.
garansi baterai menjadi faktor penting
saat membeli mobil listrik bekas, jangan hanya melihat harga jualnya.
hal yang jauh lebih penting adalah memastikan status garansi baterai.
sebagian besar produsen mobil listrik menawarkan garansi baterai sekitar 8 tahun atau 160.000 kilometer, meskipun ketentuannya dapat berbeda pada setiap merek dan model kendaraan.
jika garansi masih aktif, calon pembeli memiliki perlindungan tambahan apabila terjadi masalah yang memenuhi syarat garansi.
biaya operasional tetap menjadi nilai tambah
selain mempertimbangkan risiko baterai, pembeli juga perlu melihat biaya kepemilikan secara keseluruhan.
mobil listrik umumnya menawarkan beberapa keuntungan, antara lain:
biaya pengisian daya lebih murah dibandingkan bahan bakar minyak.
perawatan rutin lebih sederhana.
komponen yang mengalami keausan lebih sedikit dibandingkan mobil bermesin bensin atau diesel.
tidak memerlukan penggantian oli mesin secara berkala.
penghematan tersebut dapat membantu mengimbangi potensi biaya perbaikan di masa mendatang.
kapan mobil listrik bekas layak dibeli?
mobil listrik bekas masih menjadi pilihan menarik apabila memenuhi beberapa syarat berikut:
riwayat servis terdokumentasi dengan baik.
memiliki hasil pemeriksaan kesehatan baterai atau state of health (soh) yang masih tinggi, misalnya di atas 85–90 persen untuk kendaraan yang usianya relatif muda.
garansi baterai masih berlaku.
harga jual bekas sudah sesuai dengan tingkat penyusutan kendaraan.
jika seluruh poin tersebut terpenuhi, mobil listrik bekas dapat menjadi alternatif yang ekonomis dibandingkan membeli unit baru.
kapan sebaiknya dihindari?
sebaliknya, calon pembeli sebaiknya berpikir ulang apabila menemukan kondisi seperti berikut:
penjual tidak dapat menunjukkan hasil pemeriksaan kesehatan baterai.
kendaraan pernah mengalami banjir atau kerusakan berat.
garansi baterai telah habis dan kapasitas baterai sudah menurun signifikan, sementara estimasi biaya perbaikannya tidak sebanding dengan nilai kendaraan.
kondisi tersebut berpotensi meningkatkan biaya kepemilikan setelah pembelian.
membeli mobil listrik bekas pada 2026 masih layak dipertimbangkan. yang terpenting bukan sekadar usia kendaraan ataupun isu biaya penggantian baterai hingga rp300 juta.
fokus utama sebaiknya berada pada kondisi kesehatan baterai, riwayat servis, status garansi, serta harga jual yang sesuai dengan kondisi kendaraan.
jangan menjadikan angka rp300 juta sebagai patokan umum karena biaya penggantian baterai sangat bergantung pada merek, model, jenis kerusakan, dan metode perbaikannya.
sebelum memutuskan membeli, lakukan pemeriksaan menyeluruh agar mobil listrik bekas yang dipilih tetap memberikan keuntungan dari sisi biaya operasional maupun nilai investasi jangka panjang.(lina ase)