Menyesal Beli Rumah Sekarang? Ini Biaya Tersembunyi yang Baru Terasa Setelah Akad
Sebelum memutuskan membeli rumah, jangan hanya fokus pada harga dan cicilan bulanan. Ada berbagai biaya tersembunyi seperti pajak, biaya notaris, renovasi, hingga pengeluaran rutin yang sering kali baru disadari setelah proses akad selesai. Perencanaan ya-foto:ist-
Selain renovasi, kebutuhan mengisi rumah juga membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Perabot seperti tempat tidur, lemari, sofa, meja makan, peralatan dapur, pendingin ruangan, hingga perangkat elektronik menjadi kebutuhan dasar agar rumah dapat ditempati dengan nyaman.
Jika tidak direncanakan dengan baik, total pengeluaran dapat menguras tabungan yang sebelumnya disiapkan sebagai dana darurat.
Pengeluaran rutin setelah menempati rumah juga harus menjadi perhatian.
BACA JUGA:Rupiah Melemah, Pilih Emas, Properti, atau Saham? Ini Jawaban yang Perlu Anda Tahu
Tagihan listrik, air, internet, iuran keamanan, kebersihan lingkungan, hingga biaya perawatan bangunan merupakan pengeluaran yang akan terus muncul setiap bulan.
Untuk rumah di kawasan perumahan tertentu, terdapat pula iuran pengelolaan lingkungan yang wajib dibayarkan oleh setiap penghuni.
Bagi pembeli rumah melalui KPR, perubahan suku bunga juga menjadi faktor penting.
Setelah masa bunga tetap berakhir, cicilan dapat meningkat apabila suku bunga mengalami penyesuaian.
Oleh karena itu, calon pembeli disarankan menghitung kemampuan membayar cicilan berdasarkan skenario terburuk, bukan hanya berdasarkan simulasi awal.
Pakar keuangan menyarankan agar calon pembeli menyiapkan dana tambahan sekitar 10 hingga 20 persen dari harga rumah untuk mengantisipasi berbagai biaya di luar harga jual.
BACA JUGA:Bingung Pilih Investasi? Simak Duel Emas vs Properti vs Reksa Dana
Langkah ini dinilai mampu mengurangi risiko kekurangan dana setelah proses pembelian selesai.
Selain itu, penting bagi masyarakat untuk membaca seluruh isi perjanjian sebelum menandatangani dokumen pembelian.
Jangan ragu menanyakan rincian biaya kepada pihak pengembang, bank, maupun notaris agar tidak muncul tagihan yang tidak dipahami sebelumnya.