Kredit Mobil Bekas Terlihat Murah, Tapi Total Bayarnya Bisa Bikin Kaget!
Satu Kesalahan Saat Kredit Mobil Bekas Bisa Menguras Tabungan Bertahun-Tahun-Ist-
BACAKORAN.CO -Kredit mobil bekas masih menjadi pilihan favorit bagi banyak masyarakat Indonesia yang ingin memiliki kendaraan pribadi tanpa harus mengeluarkan dana besar di awal.
Penawaran cicilan ringan, uang muka rendah, hingga tenor panjang sering kali membuat calon pembeli merasa lebih mudah mengambil keputusan.
Namun di balik angka cicilan bulanan yang tampak bersahabat, terdapat total biaya yang perlu dihitung secara cermat agar tidak berubah menjadi beban keuangan dalam jangka panjang.
BACA JUGA:5 Syarat Validitas Data Agar Tunjangan Guru 2026 Cair Cepat Tanpa Kendala: Simak Caranya
Kesalahan yang paling sering dilakukan calon pembeli adalah hanya berfokus pada nominal cicilan setiap bulan.
Misalnya, cicilan sebesar Rp2,5 juta terasa ringan jika dibandingkan dengan pendapatan bulanan.
Padahal, ketika dikalikan selama lima tahun atau bahkan lebih, total pembayaran yang dikeluarkan bisa jauh lebih tinggi dibanding harga mobil itu sendiri.
Selain pokok pinjaman, kredit mobil bekas juga biasanya disertai bunga, biaya administrasi, provisi, asuransi, hingga biaya pengikatan jaminan.
BACA JUGA:Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur Mendadak, Prabowo Beri Respons Mengejutkan Ini
BACA JUGA:Huawei MatePad Pro Max Resmi di Indonesia, Tablet Flagship AI
Beberapa perusahaan pembiayaan bahkan memiliki ketentuan tambahan yang berbeda-beda sehingga penting bagi calon pembeli untuk meminta rincian biaya secara lengkap sebelum menandatangani perjanjian.
Besarnya uang muka atau down payment (DP) juga memengaruhi total biaya kredit.
DP yang lebih besar memang membutuhkan dana awal lebih banyak, tetapi dapat mengurangi jumlah pinjaman sehingga bunga yang dibayar selama masa kredit menjadi lebih rendah.