USD Stabil, Rupiah Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, Simak Update Kurs Hari Ini
USD Stabil, Rupiah Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, Simak Update Kurs Hari Ini.gbr.listrik indonesia--
USD Stabil, Rupiah Melemah ke Rp18.000 per Dolar AS, Simak Update Kurs Hari Ini
BACAKORAN.CO – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) diperdagangkan relatif stabil pada perdagangan terbaru setelah Amerika Serikat dan Iran kembali memilih jalur diplomasi untuk meredakan konflik di Timur Tengah. Kondisi tersebut turut mendorong penurunan harga minyak dunia dan memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan global.
Meski demikian, rupiah justru mengalami tekanan dan melemah hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS. Pelemahan ini dipicu oleh sentimen domestik setelah muncul kabar pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.
BACA JUGA:Dolar AS Menguat di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Simak Pergerakan Kurs dan Harga Emas Hari Ini
Diplomasi AS-Iran Redakan Ketegangan Global
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa AS dan Iran sepakat kembali melakukan perundingan guna mengakhiri konflik di Timur Tengah.
Namun, Trump juga mengingatkan bahwa ketegangan dapat kembali meningkat apabila proses negosiasi gagal mencapai kesepakatan.
Meredanya tensi geopolitik tersebut membuat harga minyak mentah dunia kembali turun ke kisaran US$82,15 per barel, sehingga permintaan terhadap aset safe haven seperti dolar AS tidak meningkat signifikan.
BACA JUGA: Kurs Dolar AS Hari Ini Menguat Tajam, Rupiah Tertekan di Tengah Memanasnya Konflik Timur Tengah
The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga
Pelaku pasar kini menantikan keputusan Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan masih mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan pekan ini.
Walaupun belum ada perubahan kebijakan, investor tetap mencermati sinyal mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga berikutnya. Hal tersebut diperkirakan membuat pergerakan pasar valuta asing tetap fluktuatif dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, Bank Sentral Swiss diproyeksikan mempertahankan suku bunga di level 0% hingga akhir 2027, sebelum membuka peluang kenaikan secara bertahap.
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Diprediksi Bergerak di Rp17.920-Rp18.020 per Dolar AS, Pasar Cermati Keputusan BI