bacakoran.co

Rekaman CCTV Viral, Penumpang Feri Andreas Lingsing Lompat ke Laut Merak, Status Korban Belum Ditemukan

Penumpang KMP Kirana II bernama Andreas Lingsing (25) nekat lompat ke laut Merak dini hari 29 Juli 2026--Twitter

BACAKORAN.CO - Seorang penumpang kapal feri KMP Kirana II nekat melompat ke laut di perairan Merak pada dini hari Rabu, 29 Juli 2026.

Korban yang teridentifikasi sebagai Andreas Lingsing (25), warga Bandar Lampung, terekam kamera pengawas kapal saat tampak gelisah sebelum memanjat pagar pembatas dan terjun.

Tim Search and Rescue (SAR) Merak langsung mengerahkan unit rescue untuk melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian yang berada di lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni.

Hingga kini, upaya pencarian masih berlangsung dengan melibatkan koordinasi lintas instansi.

BACA JUGA:Pilot Malaysia Airlines Ditangkap di Bandara Soetta Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi, Positif Narkoba Saat Terbang!

Insiden bermula sekitar pukul 02.55 WIB.

Petugas keamanan KMP Kirana II yang sedang berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, Lampung Selatan, melihat seorang laki-laki mengenakan baju dan celana hitam tiba-tiba melompat ke laut.

Peristiwa itu segera dilaporkan kepada perwira kapal.

Pada pukul 03.09 WIB, pihak kapal memeriksa rekaman CCTV dan mengonfirmasi identitas serta tindakan korban.

BACA JUGA:BPJS Kesehatan dan Pemkab Muba Perkuat Sinergi Jaga UHC Prioritas

“Selanjutnya, pada pukul 03.09 WIB pihak perwira kapal melakukan pengecekan rekaman CCTV dan mendapati korban merupakan seorang laki-laki yang mengenakan baju serta celana berwarna hitam. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada VTS Merak untuk selanjutnya disampaikan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, Rabu (29/7/2026).

Laporan resmi diterima Basarnas Banten sekitar pukul 04.37 WIB.

Tim Rescue Unit Siaga SAR Merak segera diberangkatkan pukul 05.00 WIB menggunakan Rescue Car dan RIB 01 lengkap dengan peralatan SAR air, medis, komunikasi, serta perlengkapan pendukung.

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 05.50 WIB dan langsung memulai operasi pencarian.

Rekaman CCTV Viral, Penumpang Feri Andreas Lingsing Lompat ke Laut Merak, Status Korban Belum Ditemukan

Agung

Tri


bacakoran.co - seorang kapal feri kmp kirana ii nekat melompat ke laut di perairan merak pada dini hari rabu, 29 juli 2026.

korban yang teridentifikasi sebagai andreas lingsing (25), warga bandar lampung, pengawas kapal saat tampak gelisah sebelum memanjat pagar pembatas dan terjun.

tim search and rescue (sar) merak langsung mengerahkan unit rescue untuk melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian yang berada di lintasan penyeberangan merak-bakauheni.

hingga kini, upaya pencarian masih berlangsung dengan melibatkan koordinasi lintas instansi.

insiden bermula sekitar pukul 02.55 wib.

petugas keamanan kmp kirana ii yang sedang berlayar dari pelabuhan merak menuju bakauheni, lampung selatan, melihat seorang laki-laki mengenakan baju dan celana hitam tiba-tiba melompat ke laut.

peristiwa itu segera dilaporkan kepada perwira kapal.

pada pukul 03.09 wib, pihak kapal memeriksa rekaman cctv dan mengonfirmasi identitas serta tindakan korban.

“selanjutnya, pada pukul 03.09 wib pihak perwira kapal melakukan pengecekan rekaman cctv dan mendapati korban merupakan seorang laki-laki yang mengenakan baju serta celana berwarna hitam. informasi tersebut kemudian diteruskan kepada vts merak untuk selanjutnya disampaikan kepada kantor pencarian dan pertolongan banten,” kata kepala kantor pencarian dan pertolongan banten, al amrad, rabu (29/7/2026).

laporan resmi diterima basarnas banten sekitar pukul 04.37 wib.

tim rescue unit siaga sar merak segera diberangkatkan pukul 05.00 wib menggunakan rescue car dan rib 01 lengkap dengan peralatan sar air, medis, komunikasi, serta perlengkapan pendukung.

tim tiba di lokasi sekitar pukul 05.50 wib dan langsung memulai operasi pencarian.

sebagaimana dikutip dari akun x @indepensumatera pada tanggal 31 juli 2026, rekaman cctv yang beredar luas memperlihatkan detik-detik sebelum kejadian.

korban tampak duduk bermain ponsel, kemudian mondar-mandir dengan gestur gelisah, berbicara melalui telepon, mengambil barang bawaan, memanjat pagar, dan akhirnya melompat.

kepala tim sar bakauheni, rezie kuswara, menjelaskan bahwa lokasi kejadian berada di wilayah perairan merak sehingga operasi utama dipimpin sar merak.

pihaknya tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi jika tubuh korban terbawa arus ke arah bakauheni.

“peristiwa itu terjadi di perairan merak saat kapal sedang berlayar menuju bakauheni. korban langsung melompat ke laut dan seluruh kejadian terekam cctv,” ujar rezie kuswara, jumat (31/7/2026).

kronologi lengkap kejadian

02.55 wib: petugas keamanan melihat penumpang melompat.  

03.09 wib: pengecekan cctv mengonfirmasi korban berpakaian serba hitam.  

04.37 wib: laporan resmi sampai ke basarnas banten melalui vts merak.  

05.00 wib: tim rescue unit siaga sar merak diberangkatkan.  

05.50 wib: tim tiba di lokasi dan memulai pencarian.  

operasi melibatkan koordinasi dengan unsur terkait, termasuk bala bantuan dari instansi lain.

hingga beberapa hari setelah kejadian, korban belum ditemukan.

tim terus memperluas area pencarian di sekitar perairan pulau tempurung dan jalur arus selat sunda.

video cctv yang beredar memicu beragam tanggapan di platform x.

“tindakan nekat bunuh diri di ruang publik seperti di atas kapal feri nunjukin betapa beratnya tekanan mental ekstrem yang mungkin diakibatkan oleh masalah finansial atau tekanan psikologis mendadak,” tulis @fajar_maltofer.

“makin kesini makin banyak kasus bunur diri, terutama terkait pinjol memang selain asmara, semoga siapapun kita bisa selalu jadi pendengar yang baik dan suka memghakimi, teruntuk yg sedang ada masalah jangan dipendam sendiri cari ahli atau cerita ke orang yang kalian cerita semoga ada solusi apapun itu,” tulis @rintik_senyumm.

“jaman sekarang tidak bundir sudah termasuk pencapaian yang luar biasa wak,” tulis @chisadleo.

upaya pencarian dan tantangan di selat sunda

selat sunda memiliki arus yang relatif kuat, terutama di area sekitar pulau tempurung.

faktor cuaca, kecepatan arus, dan waktu kejadian dini hari menjadi tantangan tersendiri bagi tim sar.

operasi dilakukan secara maksimal dengan peralatan standar basarnas, termasuk rib (rigid inflatable boat) yang cocok untuk perairan terbuka.

“saat ini tim sedang melaksanakan upaya pencarian secara maksimal dengan berkoordinasi bersama unsur terkait. kami berharap korban dapat segera ditemukan," ujar al amrad.

keluarga korban dari bandar lampung juga telah dikonfirmasi dan memberikan data pendukung kepada pihak berwenang.

kasus serupa pernah terjadi di lintasan merak-bakauheni dalam beberapa tahun terakhir.

hal ini mendorong evaluasi terhadap pengawasan di kapal feri, termasuk penempatan petugas keamanan di area terbuka dan ketersediaan fasilitas bantuan darurat.

pt asdp sebagai pengelola utama penyeberangan terus berkoordinasi dengan basarnas untuk meningkatkan protokol keselamatan.

hingga 1 agustus 2026, operasi pencarian masih berlangsung.

tim sar merak dan bakauheni saling berkoordinasi memantau arus laut.

masyarakat diimbau untuk memberikan informasi jika menemukan petunjuk terkait korban.

Tag
Share