bacakoran.co

Selfie di Tebing Pantai Semeti, Wisatawan Terpeleset, Jatuh dan Tewas Terseret Ombak

Jasad korban saat diombang ambing ombak ke dinding batu di tepi pantrai. (foto: tangkapan layar)--

BACAKORAN.CO – Seorang wisatawan bernama Sabila meninggal dunia setelah terjatuh dari tebing saat berfoto selfie di Pantai Semeti, Desa Selong Belanak, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (2/8/2026).

Tiga rekannya ikut terjatuh ketika berusaha menolong korban, namun berhasil diselamatkan warga dan nelayan setempat.

Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 12.00 WITA di kawasan tebing Pantai Semeti yang dikenal memiliki panorama laut dan batuan karang. Korban diduga kehilangan pijakan saat mengambil foto di bibir tebing, kemudian jatuh dan terseret ombak.

Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika, Gde Eka Suarjana, mengatakan Sabila datang ke Pantai Semeti bersama tiga rekannya untuk berwisata.

BACA JUGA:Heboh! Netizen Bahas Foto Selfie Prabowo dan Teddy Indra Wijaya di Paris: Sedekat Itu Mereka...

BACA JUGA:Heboh! iPhone 17 Pro Punya Layar Sekunder di Casing, Selfie Jadi Lebih Akurat dengan Viewfinder Touchscreen

“Korban berempat pergi ke Pantai Semeti dan pada sekitar pukul 12.00 WITA korban Sabila terjatuh dari tebing saat sedang mengambil gambar (foto selfie) dan terseret ombak,” ujar Gde Eka Suarjana dalam keterangan tertulis, Minggu (2/8/2026).

Melihat Sabila jatuh, ketiga rekannya langsung berusaha memberikan pertolongan. Mereka mencoba meraih korban dan meminta bantuan kepada warga sekitar serta nelayan yang berada di lokasi.

“Ketiga rekan korban mencoba meraih dan menolong serta meminta bantuan kepada orang sekitar dan nelayan setempat untuk membantu menolong korban,” katanya.

Proses pencarian dan evakuasi berlangsung lebih dari satu jam. Nelayan setempat akhirnya menemukan korban pada pukul 13.45 WITA. Sabila kemudian dievakuasi ke Klinik Selong Medical Service di Selong Belanak untuk mendapatkan penanganan medis.

BACA JUGA:Melawan Saat Disergap, Begal Banyuasin Ditembak Polisi

BACA JUGA:Head to Head Indonesia vs Vietnam, Sama-Sama Kuat, Siapa Akan Kuasai Grup A?

Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Petugas menyatakan Sabila meninggal dunia setelah dievakuasi dari lokasi kejadian.

Korban diketahui merupakan warga Kambeng, Desa Sekotong Timur. Sementara tiga rekannya yang selamat masing-masing bernama Anisa asal Karang Bakang Kuripan, Ferdi, dan Dimas asal Pancor Tempos Lauk.

Peristiwa wisatawan tewas saat selfie di Pantai Semeti Lombok Tengah kembali menjadi pengingat bahwa kawasan tebing pantai memiliki risiko tinggi, terutama saat ombak sedang besar.

Pantai Semeti memang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan karena menawarkan latar tebing dan batuan karang yang unik, sehingga banyak pengunjung memilih berfoto di area yang dekat dengan bibir tebing.

BACA JUGA:Shayne Pattynama Tegaskan Masih Lapar Kemenangan, Next Lumat Vietnam!

BACA JUGA:Kronologi KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar Hebat di Perairan Sumenep: 5 Tewas, Ratusan Dievakuasi

Petugas mengimbau wisatawan agar tidak mengambil foto di lokasi berbahaya dan selalu menjaga jarak aman dari tepi tebing maupun area yang langsung berhadapan dengan ombak. Kondisi batuan yang licin dan terpaan gelombang dapat meningkatkan risiko terpeleset atau terseret arus laut.

Selfie di Tebing Pantai Semeti, Wisatawan Terpeleset, Jatuh dan Tewas Terseret Ombak

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co – seorang bernama meninggal dunia setelah saat di pantai semeti, desa selong belanak, kabupaten lombok tengah, nusa tenggara barat, minggu (2/8/2026).

tiga rekannya ikut terjatuh ketika berusaha menolong korban, namun berhasil diselamatkan warga dan nelayan setempat.

insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 12.00 wita di kawasan tebing pantai semeti yang dikenal memiliki panorama laut dan batuan karang. korban diduga kehilangan pijakan saat mengambil foto di bibir tebing, kemudian jatuh dan terseret ombak.

koordinator unit siaga sar mandalika, gde eka suarjana, mengatakan sabila datang ke pantai semeti bersama tiga rekannya untuk berwisata.



“korban berempat pergi ke pantai semeti dan pada sekitar pukul 12.00 wita korban sabila terjatuh dari tebing saat sedang mengambil gambar (foto selfie) dan terseret ombak,” ujar gde eka suarjana dalam keterangan tertulis, minggu (2/8/2026).

melihat sabila jatuh, ketiga rekannya langsung berusaha memberikan pertolongan. mereka mencoba meraih korban dan meminta bantuan kepada warga sekitar serta nelayan yang berada di lokasi.

“ketiga rekan korban mencoba meraih dan menolong serta meminta bantuan kepada orang sekitar dan nelayan setempat untuk membantu menolong korban,” katanya.

proses pencarian dan evakuasi berlangsung lebih dari satu jam. nelayan setempat akhirnya menemukan korban pada pukul 13.45 wita. sabila kemudian dievakuasi ke klinik selong medical service di selong belanak untuk mendapatkan penanganan medis.



namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. petugas menyatakan sabila meninggal dunia setelah dievakuasi dari lokasi kejadian.

korban diketahui merupakan warga kambeng, desa sekotong timur. sementara tiga rekannya yang selamat masing-masing bernama anisa asal karang bakang kuripan, ferdi, dan dimas asal pancor tempos lauk.

peristiwa wisatawan tewas saat selfie di pantai semeti lombok tengah kembali menjadi pengingat bahwa kawasan tebing pantai memiliki risiko tinggi, terutama saat ombak sedang besar.

pantai semeti memang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan karena menawarkan latar tebing dan batuan karang yang unik, sehingga banyak pengunjung memilih berfoto di area yang dekat dengan bibir tebing.



petugas mengimbau wisatawan agar tidak mengambil foto di lokasi berbahaya dan selalu menjaga jarak aman dari tepi tebing maupun area yang langsung berhadapan dengan ombak. kondisi batuan yang licin dan terpaan gelombang dapat meningkatkan risiko terpeleset atau terseret arus laut.

Tag
Share