bacakoran.co

Sumsel Pertahankan Zero Conflict, FKUB Baru Resmi Dibentuk

Sumsel Pertahankan Zero Conflict, FKUB Baru Resmi Dibentuk.gbr.ist--

Ringkasan

BACA JUGA:Mini Laptop Makin Kencang! Ini Alasan Layak Dibeli 2026

Pembentukan pengurus FKUB Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2031 menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat kerukunan umat beragama.

Dengan dukungan seluruh majelis agama, FKUB diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempertahankan predikat Sumatera Selatan sebagai daerah yang aman, damai, dan bebas konflik.

FAQ

Apa tujuan pembentukan FKUB Sumsel periode 2026–2031?

Untuk memperkuat kerukunan umat beragama, menjaga toleransi, serta mempertahankan Sumatera Selatan sebagai daerah zero conflict.

Siapa Ketua FKUB Sumsel yang baru?

Syarnubi Soman terpilih sebagai Ketua FKUB Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2031.

Siapa Sekretaris FKUB Sumsel?

Fery Suhaimi dipercaya sebagai Sekretaris FKUB Provinsi Sumatera Selatan periode 2026–2031.

Apa peran FKUB?

FKUB berfungsi sebagai forum dialog antarumat beragama, membantu menyelesaikan persoalan kerukunan, serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.

Apa langkah setelah pembentukan pengurus inti?

Pengurus inti akan meminta usulan nama anggota dari masing-masing majelis agama untuk menyusun kepengurusan FKUB secara lengkap.

Sumsel Pertahankan Zero Conflict, FKUB Baru Resmi Dibentuk

kemas rauf

djarwo


sumsel bentuk pengurus fkub baru, target pertahankan zero conflict

bacakoran.co – pemerintah provinsi melalui kantor wilayah (kanwil kemenag) sumsel bersama badan kesatuan bangsa dan politik (kesbangpol) sumsel resmi memfasilitasi pembentukan pengurus forum kerukunan umat beragama (fkub) provinsi sumatera selatan periode 2026–2031. langkah ini dilakukan untuk memperkuat kerukunan umat beragama sekaligus mempertahankan predikat sumsel sebagai daerah dengan kondisi zero conflict atau bebas konflik.

musyawarah pembentukan pengurus fkub digelar di aula kanwil kemenag sumsel, palembang, rabu, 5 agustus 2026.

kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta perwakilan majelis agama dari berbagai agama di sumatera selatan.

mengapa pembentukan fkub baru penting?

forum kerukunan umat beragama (fkub) memiliki peran strategis sebagai wadah komunikasi dan dialog antarumat beragama.

keberadaan fkub menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas sosial, mencegah potensi konflik, serta memperkuat nilai toleransi di tengah masyarakat yang majemuk.

melalui pembentukan kepengurusan baru, pemerintah berharap koordinasi antarumat beragama semakin kuat dan respons terhadap berbagai isu sosial dapat dilakukan lebih cepat.

siapa saja pengurus inti fkub sumsel 2026–2031?

musyawarah yang berlangsung secara mufakat menghasilkan susunan pengurus inti fkub provinsi sumatera selatan periode 2026–2031.

adapun hasilnya sebagai berikut:

jabatan nama

ketua syarnubi soman

sekretaris fery suhaimi

kepengurusan lengkap akan disusun setelah seluruh majelis agama menyampaikan nama-nama perwakilan yang akan bergabung sebagai anggota fkub.

apa harapan kesbangpol sumsel?

kepala badan kesbangpol provinsi sumatera selatan, arinarsa, menegaskan pentingnya menjaga kondisi daerah yang selama ini dikenal aman dan kondusif.

menurutnya, fkub diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

ia juga berharap kepengurusan baru dapat mempertahankan capaian sumatera selatan sebagai daerah dengan kondisi zero conflict.

bagaimana peran fkub menurut kemenag sumsel?

kepala kanwil kemenag sumsel, syafitri irwan, menyebut fkub merupakan garda terdepan dalam merawat toleransi dan memperkuat moderasi beragama.

ia berharap kepengurusan baru mampu bersikap proaktif dalam memetakan potensi persoalan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama.

selain itu, fkub juga diharapkan menjadi jembatan dialog yang mampu menghadirkan solusi damai ketika muncul persoalan di tengah masyarakat.

siapa saja yang hadir dalam musyawarah?

musyawarah pembentukan fkub dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya:

  • kepala kanwil kemenag sumsel syafitri irwan.
  • kepala badan kesbangpol sumsel arinarsa.
  • kepala bagian tata usaha kanwil kemenag sumsel taufiq.
  • kepala bidang ketahanan ekonomi, sosial, budaya, agama, dan organisasi kemasyarakatan kesbangpol sumsel irwan ridwan.
  • perwakilan majelis agama islam, kristen, katolik, hindu, buddha, dan khonghucu.

kehadiran lintas agama tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga harmoni di sumatera selatan.

bagaimana tahapan selanjutnya?

setelah terbentuknya pengurus inti, fkub akan segera mengirimkan surat resmi kepada masing-masing majelis agama di sumatera selatan.

langkah tersebut bertujuan meminta rekomendasi nama-nama perwakilan yang nantinya akan ditetapkan sebagai anggota lengkap fkub provinsi sumatera selatan periode 2026–2031.

proses ini diharapkan dapat menghasilkan kepengurusan yang representatif dan mampu mengakomodasi seluruh unsur keagamaan di daerah.

ringkasan

pembentukan pengurus fkub provinsi sumatera selatan periode 2026–2031 menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat kerukunan umat beragama.

dengan dukungan seluruh majelis agama, fkub diharapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempertahankan predikat sumatera selatan sebagai daerah yang aman, damai, dan bebas konflik.

faq

apa tujuan pembentukan fkub sumsel periode 2026–2031?

untuk memperkuat kerukunan umat beragama, menjaga toleransi, serta mempertahankan sumatera selatan sebagai daerah zero conflict.

siapa ketua fkub sumsel yang baru?

syarnubi soman terpilih sebagai ketua fkub provinsi sumatera selatan periode 2026–2031.

siapa sekretaris fkub sumsel?

fery suhaimi dipercaya sebagai sekretaris fkub provinsi sumatera selatan periode 2026–2031.

apa peran fkub?

fkub berfungsi sebagai forum dialog antarumat beragama, membantu menyelesaikan persoalan kerukunan, serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.

apa langkah setelah pembentukan pengurus inti?

pengurus inti akan meminta usulan nama anggota dari masing-masing majelis agama untuk menyusun kepengurusan fkub secara lengkap.

Tag
Share