Sayonara Piala AFF 2026! Indonesia 6 Kali Terhenti di Penyisihan Grup
Timnas Indonesia gagal ke semifinal Piaal AFF 2026-PSSI-
BACAKORAN.CO - Ambisi Timnas Indonesia juara di Piala AFF 2026 pupus. Jangankan mimpi juara, lolos fase grup saja tak mampu!
Timnas Indonesia gagal meniti jalan juara di Piala AFF 2026 karena langkahnya terhenti di fase grup. Ini setelah Indonesia kalah dari Singapura pada laga pamungkas penyisihan Grup A, jumat malam (7/8).
Timnas Indonesia di pertandingan itu, imbang 1-1. Hasil imbang ini menahan ambisi Indonesia melangkah lebih jauh di Piala AFF 2026.
Indonesia pun gagal juara di Piala AFF atau yang saat ini bernama ASEAN Championship. Tahun ini adalah gelaran tahun ke-30.
Kegagalan tahun ini adalah kegagalan menyakitkan. Ini adalah kali keenam Indonesia tak mampu melewati persaingan fase grup.
BACA JUGA:Piala AFF 2026: Kalah dalam Head to Head, Indonesia Butuh Menang di Jalan Besar
Sebelumnya, Indonesia gagal melewati fase grup saat Piala AFF berlangsung pada tahun 2006, 2012, 2014, 2018, dan 2024.
Dalam sejarahnya, ini kali kedua Indonesia gagal lewati fase grup pada dua edisi Piala AFF secara beruntun. Tahun ini melengkapi hasil gagal dua kali beruntun karena pada edisi sebelumnya Indonesia hanya sampai fase grup pada Piala AFF 2024.
Sebelumnya, Indonesia pernah dua kali gagal beruntun lewati fase grup pada edisi 2014 dan 2012.

Timnas Indonesia gagal lewati persaingan di fase grup-PSSI-
Kegagalan ini terasa menyakitkan karena di awla turnamen, Indonesia percaya diri akan juara. PSSI memperkuiat tim dengan menyediakan pemain naturalisasi.
Total ada 11 pemain naturalisasi dalam daftar pemain yang dibawa berjuang di Piala AFF 2026. Mulai Shayne Pattynama, Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Thom haye, Marc Klok, Ragnar Oratmangoen, Mitchell Baker, Jens Raven, Tim Geypens, Jordi Amat, dan Sandy Walsh.
BACA JUGA:Indonesia Terancam Angkat Koper dari Piala AFF 2026, Ini Syarat Jika Ingin Jaga Kans Juara
Tujuh pemain dari 11 nama ini menduduki posisi starting eleven saat melawan Singapura. Keberadaan mereka hanya bisa membantu Indonesia kuasai jalannya pertandingan.