bacakoran.id - duduk terlalu lama dapat mengganggu kesehatan karena tubuh menjadi kurang aktif dalam waktu panjang.
kebiasaan ini sering terjadi tanpa disadari, terutama saat bekerja di depan komputer, belajar, menonton televisi, bermain gim, atau menggunakan ponsel.
meski duduk merupakan aktivitas yang terlihat ringan, terlalu banyak waktu yang dihabiskan dalam posisi duduk membuat tubuh lebih sedikit bergerak.
jika berlangsung terus-menerus dan tidak diimbangi aktivitas fisik, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan berbagai risiko kesehatan.
karena itu, mengurangi waktu duduk tidak harus selalu dilakukan dengan olahraga berat.
kebiasaan sederhana seperti berdiri, berjalan sebentar, melakukan peregangan, atau mengambil air minum secara berkala juga dapat membantu membuat tubuh lebih aktif.
dampak sering duduk terlalu lama
salah satu dampak yang paling mudah dirasakan adalah munculnya pegal dan kaku pada tubuh, terutama di bagian punggung, leher, bahu, serta pinggang.
posisi duduk yang kurang baik juga dapat membuat tubuh terasa tidak nyaman setelah berjam-jam berada di depan meja.
dalam jangka panjang, terlalu banyak duduk dan kurang bergerak juga berkaitan dengan risiko berbagai masalah kesehatan, terutama jika disertai pola hidup yang tidak aktif.
beberapa dampak yang perlu diperhatikan antara lain: tubuh menjadi kurang aktif dan mudah terasa kaku.
otot dapat terasa lemah karena jarang digunakan.
postur tubuh dapat memburuk akibat posisi duduk yang tidak tepat.
pengeluaran energi menjadi lebih rendah.
risiko berbagai masalah kesehatan dapat meningkat jika kebiasaan kurang bergerak berlangsung dalam jangka panjang.
intinya, masalah bukan hanya pada aktivitas duduk, tetapi pada terlalu banyak duduk tanpa diselingi gerakan dan aktivitas fisik.
tidak ada batas waktu duduk yang berlaku sama untuk semua orang.
namun, prinsip yang penting adalah mengurangi waktu sedentari dan menggantinya dengan aktivitas fisik sebanyak mungkin sesuai kemampuan.
bagi orang yang bekerja di depan komputer, jangan menunggu tubuh terasa pegal untuk mulai bergerak.
buat kebiasaan untuk berdiri dan berjalan singkat secara berkala.
misalnya, setelah menyelesaikan satu pekerjaan, berdirilah dari kursi untuk mengambil minum atau berjalan sebentar.
cara sederhana seperti ini lebih mudah dilakukan secara konsisten dibandingkan menunggu waktu luang yang panjang.
cara mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama
ada beberapa cara sederhana yang dapat diterapkan dalam rutinitas sehari-hari.
1. berdiri secara berkala
pasang pengingat di ponsel atau komputer agar tidak terlalu lama berada di kursi.
saat pengingat berbunyi, berdiri dan bergerak selama beberapa menit.
2. sempatkan berjalan
gunakan waktu singkat untuk berjalan di sekitar rumah, kantor, atau tempat kerja.
aktivitas kecil yang dilakukan berkali-kali tetap membantu meningkatkan pergerakan tubuh sepanjang hari.
3. lakukan peregangan
peregangan ringan dapat dilakukan ketika tubuh mulai terasa kaku.
fokuskan pada leher, bahu, punggung, pinggang, tangan, dan kaki.
4. kurangi duduk saat menggunakan ponsel
kebiasaan membuka media sosial atau menonton video dalam waktu lama sering membuat seseorang tidak sadar sudah duduk berjam-jam.
sesekali berdirilah atau berjalan ketika menggunakan ponsel.
5. pilih aktivitas yang membuat tubuh bergerak
gunakan tangga jika memungkinkan, berjalan ketika pergi ke tempat yang dekat, atau melakukan pekerjaan rumah.
tidak semua aktivitas fisik harus berupa olahraga formal.
6. tetap berolahraga
mengurangi duduk bukan berarti menggantikan olahraga.
aktivitas fisik teratur tetap penting untuk menjaga kebugaran.
pilih jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh dan dapat dilakukan secara konsisten.
pekerja kantoran, pelajar, mahasiswa, pengemudi, maupun orang yang bekerja di depan komputer mungkin sulit menghindari duduk dalam waktu lama.
solusinya bukan selalu berhenti duduk, tetapi memecah periode duduk dengan aktivitas ringan.
atur meja dan kursi agar posisi tubuh nyaman.
pastikan layar berada pada posisi yang tidak membuat leher terus menunduk.
selain itu, gunakan waktu istirahat untuk berdiri, berjalan, atau melakukan peregangan daripada kembali duduk.
kebiasaan kecil tersebut dapat membantu membuat rutinitas harian menjadi lebih aktif.