bacakoran.co

Kejuaraan Dunia 2026: Langkah Amri/Nita Mulus, Bimo/Arlya Tertahan

Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah memastikan diri lololos babak 16 besar Kejuaraan Dunia 2026. -PBSI-

"Dari cara bermain, pola permainan kami merasa kami bisa mengimbangi tapi kami masih perlu konsisten di pikiran dan mentalnya," lanjutnya.

Arlya Nabila Thesya Munggaran menambahkan bahwa banyak pelajaran diambil dari kekalahan ini. Terutama bagaimana untuk menjaga fokus sepanjang pertandingan.

"Banyak pelajaran yang bisa kami ambil hari ini. Dari cara mainnya, fokusnya, bagaimana mengatasi poin-poin kritis, bagaimana cara mempertahankan keunggulan. Kami juga harus menambah kekuatan tangan," ucapnya.

Kejuaraan Dunia 2026: Langkah Amri/Nita Mulus, Bimo/Arlya Tertahan

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - ganda campuran indonesia amri syahnawi/nita violina marwah memastikan diri lololos babak 16 besar kejuaraan dunia 2026. mereka pastikan langkah itu usai kalahkan emre sonmez/yasemen bektas asal turki dengan kedudukan 21-14, 21-10.

nita violina marwah mengatakan, kemenangan ini didapatkan karena memang secara permainan sudah siap. nita butuh kesiapan lebih baik karena lawan memiliki kualitas bagus.

"tadi sudah in dari awal mainnya, kami coba taktis karena mereka pasangan yang cukup bagus. defense-nya kuat jadi kami perlu beberapa kali serangan untuk dapat poin," ungkap nita. 

"di game pertama kondisinya kalah angin jadi tadi coba tahan dulu polanya sehingga mereka kebingungan sendiri. di game kedua kondisi sudah lebih enak karena kami menang angin," lanjutnya.

amri syahnawi menambahkan bahwa persiapan yang dilakukan cukup matang. dia juga mendapatkan waktu cukup untuk keluarkan kemampuan terbaik di laga ini.

"ada sekitar 3 hari sebelum match pertama tadi, cukup bagi kami untuk menyiapkan semuanya. dari recovery, penyesuaian hingga pemngembalian fokusnya. ini kejuaraan dunia pertama kami, tidak semua orang bisa dapat jadi kami bertekad untuk memaksimalkan," jelasnya.

"mudah-mudahan hasilnya maksimal, mudah-mudahan bisa bawa medali. itu target kami," lanjutnya.


langkah bimo prasetyo/arlya nabila thesya munggaran terhenti usai kalah dari yuichi shimogami/sayaka hobara asal jepang, 13-21, 16-21-pbsi-

sayangnya, langkah amri syahnawi/nita violina marwah tidak bisa diikuti oleh pasangan ganda camnpuran, bimo prasetyo/arlya nabila thesya munggaran. mereka takluk di babak 32 besar.

langkah bimo prasetyo/arlya nabila thesya munggaran terhenti usai kalah dari yuichi shimogami/sayaka hobara asal jepang, 13-21, 16-2.

bimo prasetyo menjelaskan bahwa kekalahan ini dirasa karena kurang fokus.

"dari game pertama sampai kedua, kami fokus pikirannya selalu goyah, naik turun. selalu dari sudah unggul atau poin yang mepet-pepet, fokusnya hilang," ujarnya.

"dari cara bermain, pola permainan kami merasa kami bisa mengimbangi tapi kami masih perlu konsisten di pikiran dan mentalnya," lanjutnya.

arlya nabila thesya munggaran menambahkan bahwa banyak pelajaran diambil dari kekalahan ini. terutama bagaimana untuk menjaga fokus sepanjang pertandingan.

"banyak pelajaran yang bisa kami ambil hari ini. dari cara mainnya, fokusnya, bagaimana mengatasi poin-poin kritis, bagaimana cara mempertahankan keunggulan. kami juga harus menambah kekuatan tangan," ucapnya.

Tag
Share