bacakoran.co - habis sudah wakil tunggal putri indonesia di kejuaraan dunia 2026. ini menyusul kekalahan yang dialami putri kusuma wardani.
putri kusuma wardani atau putri kw takluk di babak 16 besar. dia menyerah usai berjuang melawan wakil denmark, line christophersen dengan kedudukan 18-21, 17-21 di indra gandhi indoor stadium, kamis (20/8).
"sangat kecewa dengan penampilan hari ini karena mainnya juga ada tekanan padahal saya tidak berpikir terlalu jauh," ungkap putri kw.
"di luar memang line benar-benar menguasai bola depannya, dia terus mencari serangan yang memang menjadi kekuatannya, tidak yang hanya bertahan," lanjutnya.
"saya juga banyak mati sendiri dan sulit sekali mencari celah kosong di lapangan dia," jelas putri kw.
tunggal putri indonesia habis di kejuaraan dunia 2026 karena tunggal putri lainnya sudah tumbang lebih dulu. thalita ramadhani wiryawan terhenti di babak 32 besar.
thalita takluk atas an se young dengan kedudukan 15-21, 11-21.

fajar/fikir melesat ke babak 8 besar kejuaraan dunia 2026-pbsi-
habisnya tunggal putri, indonesia masih bisa berharap di ganda putra. ini karena pasangan fajar alfian/muhammad shohibul fikri sukses melaju ke babak 8 besar.
fajar/fikri ke babak 8 besar usai kalahkan wakil korea selatan, kang min hyuk/ki dong ju 21-15, 14-21, 21-12.
"alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran di pertandingan hari ini, dengan kemenangan juga. kami tidak mudah melawan pasangan korea hari ini, mereka bermain cukup solid, cukup baik, apalagi di start awal," ungkap fajar alfian.
"start awal game pertama dan kedua mereka sangat baik tapi untungnya di game pertama kami bisa membalikan keadaan setelah tertinggal," lanjutnya.
"berbeda dengan game kedua, kami tidak bisa membalikan keadaan karena memang kondisi lapangan yang kalah angin. game ketiga akhirnya kami tidak mau kalah start lagi, kami langsung bermain dengan sangat agresif," jelasnya.
"walau menang tapi tadi saya bermain kurang baik. semoga besok bisa menampilkan yang jauh lebih baik dengan kondisi yang baik juga. kami akan maksimalkan recovery," ucap fajar.
sementara muhammad shohibul fikri menambahkan bahwa pasangan korea dibandingkan pertemuan terakhir ada perbedaan.
"mereka lebih safe, lebih rapi dan tenaganya juga lebih memaksa sementara dari kami berdua memang kurang siap. startnya sangat buruk, terutama di gim kedua. adaptasi kami kurang cepat karena di lapangan tiga ternyata menang-kalah anginnya lebih terasa," ucap fikri.