bacakoran.co

Memanas! Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Usir PKL di Plaza Patriot hingga Adu Mulut, Netizen Tuntut Usut...

Viral video Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usir PKL di Plaza Patriot Candrabhaga hingga adu mulut--Twitter

“Walikota Bekasi usir PKL di Plaza Patriot. Ditunggu tindakan ke yang ngasih izinnya Pak, harus diusut dan dikasih efek jera," tulisnya.

BACA JUGA:Karhutla Way Kambas Meluas ke Rawa Mbah Sapon, Petugas Berjibaku di Medan Sulit

Kronologi Sidak dan Adu Mulut di Plaza Patriot

Pada malam hari menjelang acara Festival Olahraga Masyarakat Kota Bekasi 2026, Wali Kota Tri Adhianto melakukan sidak mendadak.

Ia menemukan lapak-lapak PKL masih memenuhi area taman dan jalur utama Plaza Patriot Candrabhaga.

Beberapa gerobak dimsum, makanan, dan dagangan lain terlihat aktif beroperasi.

Tri Adhianto menegaskan bahwa kawasan taman adalah ruang publik yang harus dinikmati masyarakat luas, bukan dikuasai pedagang.

Penertiban dilakukan demi kepentingan umum, kebersihan, dan ketertiban.

BACA JUGA:Mabuk Bawa Golok, Terobos Acara Yasinan Pakai Mobil, Pria di Lubuklinggau Nyari Tewas Dihajar Massa

Namun, pendekatan langsung tersebut memicu reaksi emosional dari sebagian pedagang yang merasa sudah mendapat “izin” atau membayar sewa.

Salah satu pedagang perempuan dalam video terlihat beradu mulut sambil menjelaskan posisinya.

Wali Kota tetap bersikeras agar area tersebut dibersihkan. Kehadiran petugas Satpol PP dan aparat lainnya ikut mengawal proses penertiban.

Pemerintah Kota Bekasi memiliki regulasi penataan PKL yang diatur dalam Peraturan Daerah terkait penataan pedagang kaki lima.

Lokasi PKL harus sesuai peruntukan dan tidak mengganggu kepentingan umum, estetika, serta ketertiban.

BACA JUGA: Innalillahi, Kecelakaan Beruntun Puncak Ciloto Renggut 4 Korban Jiwa, Ini Kronologinya

Plaza Patriot sebagai ruang publik masuk kategori zona yang tidak diperuntukkan bagi aktivitas jualan bebas.

Memanas! Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Usir PKL di Plaza Patriot hingga Adu Mulut, Netizen Tuntut Usut...

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co – wali kota bekasi tri adhianto turun langsung menertibkan pedagang kaki lima () yang menjamur di plaza patriot candrabhaga, kota bekasi, pada malam 22 agustus 2026.

aksi tegas itu berujung adu mulut dengan sejumlah pedagang di tengah

video detik-detik kejadian yang diunggah akun x @txtdrbekasi pada 23 agustus 2026 segera dan memicu perdebatan publik.

banyak netizen mempertanyakan siapa yang memberi izin sehingga pkl berani berjualan di ruang publik tersebut.

plaza patriot candrabhaga merupakan salah satu ruang terbuka hijau dan titik keramaian utama di kecamatan bekasi selatan.

lokasi ini sering menjadi tempat warga bersantai, olahraga, dan menggelar acara.

keberadaan lapak pkl yang memadati area taman dan jalur pejalan kaki dinilai mengganggu kenyamanan serta fungsi ruang publik.

menurut video yang beredar, tri adhianto tampak berbicara keras sambil menunjuk ke arah pedagang.

beberapa pedagang berusaha menjelaskan bahwa mereka sudah “bayar”.

suasana sempat memanas hingga terjadi cekcok verbal.

“pedagang-pedagang umum kayak gini sabar butuh waktu selesai setengah jam udah sampai,” ujar pedagang terdengar dalam cuplikan video.

sebagaimana dikutip dari akun x @txtdrbekasi pada tanggal 23 agustus 2026, unggahan tersebut menampilkan video lengkap kejadian.

“walikota bekasi usir pkl di plaza patriot. ditunggu tindakan ke yang ngasih izinnya pak, harus diusut dan dikasih efek jera," tulisnya.

kronologi sidak dan adu mulut di plaza patriot

pada malam hari menjelang acara festival olahraga masyarakat kota bekasi 2026, wali kota tri adhianto melakukan sidak mendadak.

ia menemukan lapak-lapak pkl masih memenuhi area taman dan jalur utama plaza patriot candrabhaga.

beberapa gerobak dimsum, makanan, dan dagangan lain terlihat aktif beroperasi.

tri adhianto menegaskan bahwa kawasan taman adalah ruang publik yang harus dinikmati masyarakat luas, bukan dikuasai pedagang.

penertiban dilakukan demi kepentingan umum, kebersihan, dan ketertiban.

namun, pendekatan langsung tersebut memicu reaksi emosional dari sebagian pedagang yang merasa sudah mendapat “izin” atau membayar sewa.

salah satu pedagang perempuan dalam video terlihat beradu mulut sambil menjelaskan posisinya.

wali kota tetap bersikeras agar area tersebut dibersihkan. kehadiran petugas satpol pp dan aparat lainnya ikut mengawal proses penertiban.

pemerintah kota bekasi memiliki regulasi penataan pkl yang diatur dalam peraturan daerah terkait penataan pedagang kaki lima.

lokasi pkl harus sesuai peruntukan dan tidak mengganggu kepentingan umum, estetika, serta ketertiban.

plaza patriot sebagai ruang publik masuk kategori zona yang tidak diperuntukkan bagi aktivitas jualan bebas.

rekam jejak tri adhianto menunjukkan konsistensi dalam beberapa penertiban sebelumnya, termasuk di alun-alun m hasibuan, sekitar stasiun bekasi, dan kawasan lain.

ia sering menekankan ketegasan agar pelanggaran tidak berulang.

“negara tidak boleh terus-menerus kalah oleh pelanggaran yang dibiarkan,” pernah disampaikan dalam penertiban sebelumnya.

reaksi netizen dan publik di media sosial

unggahan viral segera memancing komentar beragam.

banyak yang mendukung langkah wali kota, namun lebih banyak yang menuntut agar pihak pemberi izin juga diusut.

“bener, mereka gak mungkin berani dagang kalo gak ada yg ngasih izin,” tulis @pagidanhujan.  

“berani nya ama pedagang. ama yg ngasih izin nya dong usut. berani kaga?” komentar @gowtheralbus.  

“sebelumnya ngomel2 anak buah lu omelin, kok ngasih ijin? jangan2 ada biaya sewa-nya..,” tulis @jonah_2515.  

“oh bekasi punya waikota? kirain kota autopilot tapi sekalinya nongol kok gini banget ya?” sindir @massituu.

di sisi lain, ada yang menilai pendekatan wali kota terlalu keras terhadap pedagang kecil.

“selalu begini.. pemerintah & pedagang tidak pernah sepaham. jelas ada yg salah koordinasi ini. pantas satpol pp kasar, hawong walikota jg sama aja arogannya..,” tulis @jelli_cent.

Tag
Share