bacakoran.co - polda metro jaya resmi meluruskan isu yang soal rekening donasi warga pati. kabid humas kombes pol budi hermanto menegaskan, yang dilakukan adalah permohonan penundaan transaksi, bukan pemblokiran permanen.
rekening atas nama supriyono alias , koordinator aliansi masyarakat pati bersatu (ampb), berisi sekitar rp 80,9 juta dana pribadi dan donasi untuk aksi 27 agustus 2026 di depan gedung dpr ri.
aksi tersebut menuntut pengesahan ruu perampasan aset dan hukuman mati bagi koruptor.
penundaan transaksi rekening, donasi demo pati, polda metro jaya, ruu perampasan aset, warga pati jakarta menjadi sorotan publik sejak jumat 21 agustus 2026.
langkah polisi ini merujuk pada pasal 26 undang-undang nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (tppu) serta pasal 237 uu pengembangan dan penguatan sektor keuangan (p2sk).
polisi menilai penggalangan dana dalam jumlah besar seharusnya dilakukan melalui badan usaha berizin, bukan rekening pribadi.
kronologi dari kedatangan warga pati hingga klarifikasi resmi
pada jumat, 21 agustus 2026, sekitar 10-11 warga pati tiba di jakarta. mereka termasuk supriyono (botok) dan teguh istianto, koordinator ampb.
saat itu, rekening bank mandiri milik supriyono yang digunakan menampung donasi tiba-tiba tidak bisa ditransaksikan.
saldo tercatat sekitar rp 80,9 juta.
“ini kami itu salah apa? umumkan dong kesalahan kami. jangan asal blokir milik orang,” ujar teguh istianto saat dihubungi, minggu 23 agustus 2026.
bank mandiri kemudian menjelaskan bahwa tindakan tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan dilakukan sesuai prosedur.
corporate secretary bank mandiri, adhika vista, meminta maaf atas ketidaknyamanan yang timbul.
sebagaimana dikutip dari akun x @kompascom pada tanggal 24 agustus 2026, polisi meluruskan narasi yang beredar.
“surat yang dikirimkan oleh penyidik adalah pemberitahuan tentang rujukan permohonan penundaan transaksi, bukan pemblokiran,” jelas kombes pol budi hermanto di mapolda metro jaya, senin 24 agustus 2026.
penundaan berlaku selama lima hari kerja, terhitung sejak 21 agustus 2026 dan berakhir 28 agustus 2026 (hari libur tidak dihitung).
saldo tidak disita dan tetap berada di rekening pemilik.
polisi menekankan dua poin utama:
1. penghimpunan dana masyarakat dalam skala besar harus melalui badan usaha yang memiliki izin, sesuai pasal 237 uu p2sk.
2. penundaan transaksi dimungkinkan dalam kerangka penyelidikan tppu (pasal 26 uu no. 8/2010) maksimal lima hari kerja.
“di mana di dalam penghimpunan dana itu harus menggunakan izin terkait badan usaha, bukan dilakukan oleh perorangan,” kata budi hermanto.
penyidik ditreskrimsus polda metro jaya bekerja sama dengan otoritas jasa keuangan (ojk) dan kementerian sosial untuk menelusuri aliran dana. pemilik rekening supriyono dijadwalkan dipanggil pada rabu, 26 agustus 2026.
perwakilan ojk dan kemensos dipanggil pada 27 agustus 2026.
kepala ppatk ivan yustiavandana menegaskan pihaknya tidak melakukan penghentian transaksi. “kami saat ini tidak melakukan penghentian atas rekening ampb,” ujarnya.
kewenangan sepenuhnya ada pada penyidik aparat penegak hukum.
koordinator ampb teguh istianto mengakui kejadian ini sangat mengganggu.
“sangat mengganggu. tolong carikan keadilan supaya tetap bisa dipakai,” katanya.
namun, rencana aksi tetap berjalan. massa dari pati dijadwalkan merapat pada 26 agustus 2026.
sementara menunggu rekening dipulihkan, ampb sudah mengumumkan nomor rekening alternatif melalui facebook.
warga pati membawa dua tuntutan utama: pengesahan ruu perampasan aset dan hukuman mati untuk koruptor. seruan aksi juga digaungkan oleh kelompok masyarakat lain.
isu ini cepat viral di media sosial.
banyak netizen mempertanyakan perbedaan “penundaan” dan “blokir”.
“kurang jago ngelesnya, rekening gak bisa digunain namanya blokir. ada blokir temporer ada blokir permanen, gak usah pakai kata penundaan,” tulis @batmankonoha.
“rakyat kumpulkan donasi untuk demo perampasan aset, malah rekeningnya diblokir. rakyat ingin koruptor dibikin susah, malah rakyat yang dibikin susah,” tulis @ch_chotimah2.
"banyak sekali donasi yang digalang orang per orang. itu raffi ahmad juga menggalang donasi itu uang yang mau unjuk rasa cuma rp80 jutaan, dari sesama warga,” tulis @ferrykoto.