bacakoran.co

Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan Jelang Jackson Hole: Cek Kurs USD hingga Euro Hari Ini

Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan Jelang Jackson Hole: Cek Kurs USD hingga Euro Hari Ini.gbr.elshinta--

BACAKORAN.CO – Dolar Amerika Serikat (USD) kembali menguat terhadap sejumlah mata uang utama setelah data inflasi AS memperbesar ekspektasi pasar bahwa The Federal Reserve (The Fed) berpotensi menaikkan suku bunga pada akhir 2026.

Perhatian investor kini beralih ke Simposium Jackson Hole yang dimulai Jumat. Sementara itu, rupiah masih menghadapi tekanan akibat sentimen domestik dan meningkatnya kekhawatiran menjelang aksi demonstrasi besar.

BACA JUGA:Dolar AS Melemah Usai Inflasi Produsen Melandai, Rupiah Diproyeksi Bergerak di Kisaran Rp18.040–Rp18.140

Inflasi AS Bikin Dolar Kembali Perkasa

Rilis data inflasi Amerika Serikat menjadi pemicu utama penguatan dolar.

Data tersebut kembali mendorong ekspektasi bahwa The Fed belum selesai dengan kebijakan pengetatan moneternya.

Jika tekanan inflasi tetap bertahan, ruang bagi bank sentral AS untuk mempertahankan atau menaikkan suku bunga akan semakin terbuka.

Ekspektasi tersebut biasanya memberikan dukungan bagi USD.

Pasalnya, suku bunga AS yang lebih tinggi dapat meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar. Investor pun kembali mencermati arah kebijakan The Fed hingga akhir tahun.

BACA JUGA:Dolar AS Melemah Usai Inflasi Turun, Rupiah Berpeluang Menguat di Tengah Outlook Stabil Indonesia

Jackson Hole Jadi Pusat Perhatian Pasar

Pasar global akan mengarahkan perhatian ke Simposium Jackson Hole yang dimulai Jumat.

Ajang tahunan tersebut menjadi salah satu forum penting untuk membaca arah kebijakan moneter Amerika Serikat.

Tahun ini, perhatian semakin besar karena Kevin Warsh dijadwalkan menyampaikan pidatonya untuk pertama kali sebagai Gubernur The Fed.

Investor akan mencermati pandangan Warsh mengenai inflasi, pertumbuhan ekonomi, pasar tenaga kerja, dan arah suku bunga.

Pidato tersebut juga menjadi penting setelah muncul kritik mengenai kurang jelasnya pandangan kebijakan terhadap kondisi ekonomi saat ini.

Dolar AS Menguat, Rupiah Tertekan Jelang Jackson Hole: Cek Kurs USD hingga Euro Hari Ini

djarwo

djarwo


bacakoran.co – dolar amerika serikat (usd) kembali menguat terhadap sejumlah mata uang utama setelah data as memperbesar ekspektasi pasar bahwa the federal reserve (the fed) berpotensi menaikkan suku bunga pada akhir 2026.

perhatian kini beralih ke simposium jackson hole yang dimulai jumat. sementara itu, rupiah masih menghadapi tekanan akibat sentimen domestik dan meningkatnya kekhawatiran menjelang aksi demonstrasi besar.

inflasi as bikin dolar kembali perkasa

rilis data inflasi amerika serikat menjadi pemicu utama penguatan dolar.

data tersebut kembali mendorong ekspektasi bahwa the fed belum selesai dengan kebijakan pengetatan moneternya.

jika tekanan inflasi tetap bertahan, ruang bagi bank sentral as untuk mempertahankan atau menaikkan suku bunga akan semakin terbuka.

ekspektasi tersebut biasanya memberikan dukungan bagi usd.

pasalnya, suku bunga as yang lebih tinggi dapat meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar. investor pun kembali mencermati arah kebijakan the fed hingga akhir tahun.

jackson hole jadi pusat perhatian pasar

pasar global akan mengarahkan perhatian ke simposium jackson hole yang dimulai jumat.

ajang tahunan tersebut menjadi salah satu forum penting untuk membaca arah kebijakan moneter amerika serikat.

tahun ini, perhatian semakin besar karena kevin warsh dijadwalkan menyampaikan pidatonya untuk pertama kali sebagai gubernur the fed.

investor akan mencermati pandangan warsh mengenai inflasi, pertumbuhan ekonomi, pasar tenaga kerja, dan arah suku bunga.

pidato tersebut juga menjadi penting setelah muncul kritik mengenai kurang jelasnya pandangan kebijakan terhadap kondisi ekonomi saat ini.

setiap perubahan nada dalam pernyataan gubernur the fed berpotensi memicu pergerakan tajam pada dolar, obligasi, maupun pasar saham.

rupiah melemah di tengah sentimen domestik

rupiah relatif melemah terhadap dolar as pada perdagangan sebelumnya.

selain faktor eksternal, tekanan juga datang dari meningkatnya kekhawatiran terhadap rencana demonstrasi besar pada kamis.

salah satu tuntutan massa adalah meminta dpr segera mengesahkan undang-undang perampasan aset.

aturan tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya negara dalam menyita aset yang berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

namun, ketidakpastian menjelang aksi massa dapat meningkatkan kewaspadaan pelaku pasar terhadap risiko domestik.

kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang turut membebani pergerakan rupiah.

dolar australia justru menguat

berbeda dengan sejumlah mata uang lain, dolar australia (aud) menunjukkan performa positif terhadap usd.

aud berada di sekitar level 0,72 per usd dan menyentuh posisi tertinggi dalam sekitar 12 minggu terakhir.

penguatan tersebut terjadi setelah data inflasi australia pada juli ternyata lebih tinggi dari ekspektasi atau menunjukkan tekanan harga yang lebih kuat dari perkiraan pasar.

kondisi itu kembali memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga pada bulan depan.

jika ekspektasi tersebut semakin kuat, aud berpotensi mendapatkan dukungan dari meningkatnya daya tarik imbal hasil aset australia.

kurs mata uang hari ini

berikut kurs bank buy dan bank sell berdasarkan data yang tersedia:

mata uang bank buy bank sell
usd rp17.710 rp17.770
sgd rp13.913 rp14.003
hkd rp2.256,20 rp2.269,59
chf rp21.956 rp22.108
jpy rp111,02 rp111,86
cad rp12.746 rp12.828
cny rp2.624,90 rp2.654,82
thb rp536,46 rp544,70
sar rp4.710,42 rp4.738,94
krw rp12,74 rp13,15
myr rp4.385,76 rp4.425,37
gbp rp24.035 rp24.191
aud rp12.694 rp12.784
nzd rp10.511 rp10.590
eur rp20.611 rp20.747

catatan: kurs bank dapat berbeda antarbank dan berubah mengikuti kondisi pasar valuta asing.

harga emas dan minyak ikut bergerak

selain valuta asing, pasar komoditas juga menjadi perhatian investor.

data terbaru menunjukkan harga crude oil berada di level 81,79, naik dibandingkan data sebelumnya.

sementara itu, harga xau atau emas berada di level 4.613,23.

pergerakan emas akan tetap dipengaruhi oleh arah dolar as, ekspektasi suku bunga the fed, serta perkembangan geopolitik.

jika ekspektasi kenaikan suku bunga as semakin kuat, dolar berpotensi mendapat dukungan. kondisi tersebut secara teori dapat memberikan tekanan terhadap harga emas yang dihargai dalam dolar.

data kurs v2

berikut data kurs pembanding yang tersedia:

mata uang bank buy bank sell
sgd 1,2715 1,2704
hkd 7,8408 7,8386
chf 0,8057 0,8047
jpy 159,35 159,04
cad 1,3879 1,3868
cny 6,7392 6,7009
thb 32,9720 32,6620
sar 3,7555 3,7540
krw 1.388,22 1.352,79
myr 4,0335 4,0200
gbp 1,3587 1,3598
aud 0,7176 0,7187
nzd 0,5944 0,5955
eur 1,1651 1,1662

apa yang perlu diperhatikan investor?

ada tiga katalis utama yang berpotensi menentukan arah pasar dalam waktu dekat.

pertama, pidato kevin warsh di jackson hole. nada hawkish dapat memperkuat usd, sedangkan sinyal lebih dovish berpotensi mengurangi daya tarik dolar.

kedua, perkembangan inflasi as. inflasi yang sulit turun dapat membuat pasar kembali memperhitungkan suku bunga lebih tinggi.

ketiga, kondisi rupiah. faktor global tetap dominan, tetapi sentimen domestik juga perlu diperhatikan karena dapat memperbesar volatilitas.

dengan usd saat ini berada di kisaran rp17.710–rp17.770, pelaku pasar perlu mewaspadai potensi pergerakan lebih besar setelah pidato kebijakan the fed.

kesimpulan

dolar as kembali menguat setelah data inflasi as memperbesar ekspektasi kenaikan suku bunga the fed. fokus pasar selanjutnya tertuju pada simposium jackson hole dan pidato perdana kevin warsh sebagai gubernur the fed.

di pasar domestik, rupiah masih menghadapi tekanan. sementara itu, dolar australia justru menguat setelah data inflasi australia meningkatkan spekulasi kenaikan suku bunga.

untuk data kurs terbaru, usd berada di rp17.710 untuk bank buy dan rp17.770 untuk bank sell. harga crude oil tercatat 81,79, sedangkan xau berada di 4.613,23.

disclaimer: data kurs dan komoditas dapat berubah sewaktu-waktu. informasi ini bukan merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual aset tertentu.

Tag
Share