Viral! Detik-Detik Jembatan Gantung Pongpet Ambruk Usai Diresmikan Bupati Pangandaran, 50 Orang Terjebak
Jembatan Gantung 60 Meter di Pangandaran Ambruk Saat Dilewati Rombongan Bupati --X
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Jembatan patah sesaat setelah diresmikan Bupati Pangandaran,” ujar Asep Dani, warga Desa Margacinta, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.
Kabag Humas Pemda Pangandaran, Raden Detty Marieta, membenarkan kejadian. “Tadi benar kejadiannya sore,” katanya.
Ia memastikan kondisi Bupati baik.
“Aman gak ada korban, kena kawat memar di bagian tangan,” ucap Detty. Bupati sudah kembali beraktivitas normal.
Sebagaimana dikutip dari akun X @RadioElshinta pada tanggal 31 Agustus 2026, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.15 WIB dan diduga berkaitan dengan beban berlebih, meski penyebab pasti masih menunggu pemeriksaan teknis menyeluruh.
Spesifikasi Jembatan dan Fungsi Strategisnya
Jembatan Gantung Pongpet dirancang sebagai infrastruktur vital untuk mempermudah mobilitas warga dan wisatawan. Dengan panjang ±60 meter, struktur ini diharapkan menjadi penghubung antardesa sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata budaya lokal.
BACA JUGA:Setiap Tetes Darah yang Didonorkan Bukti Kepedulian Demokrat Prabumulih Membantu Sesama
Namun, kapasitas beban jembatan gantung jenis ini umumnya terbatas pada pejalan kaki dan beban ringan.
Kehadiran puluhan orang secara bersamaan dalam waktu singkat menjadi faktor yang banyak disorot.
Netizen pun memberikan analisis sederhana.
“Anggap 50 orang di jembatan, rata-rata berat orang dewasa 65 kg. 50x65=3.250 kg. Beban 3 ton lebih dengan jembatan kaya gitu, ya wajar ambruk sih menurut gw,” tulis @w_irdneh.
Respons Pemerintah dan Tuntutan Warga
Pihak terkait masih melakukan evaluasi dan penanganan.
Warga mendesak agar jembatan tidak dibuka kembali sebelum ada pemeriksaan menyeluruh terhadap konstruksi, material, dan angkur.
BACA JUGA:Ruben Onsu Tersangka Penipuan Rp3,5 Miliar: Klaim Uang Mengalir ke Sarwendah?