Api Mengamuk di Belakang PTM Prabumulih, Dua Rumah Panggung Hangus, Satu Warga Luka Bakar
Api berkobar menghanguskan rumah bedeng di belakang Toko Singa Bola Prabumulih. (foto: tangkapan layar)--
BACAKORAN.CO – Kebakaran kembali menghebohkan warga Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Si jago merah mengamuk di kawasan permukiman padat penduduk di Lorong Lematang, belakang Toko Singa Bola, Kelurahan Pasar I, Kecamatan Prabumulih Utara, Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Dua rumah panggung berbahan kayu yang terbagi menjadi tujuh bedeng hangus. Satu penghuni mengalami luka bakar.
Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya. Kepulan asap hitam membumbung tinggi hingga terlihat dari kejauhan.
Lokasi kebakaran yang berada tak jauh dari Pasar Tradisional Modern (PTM) Prabumulih membuat peristiwa tersebut cepat menarik perhatian warga dan pengendara.
BACA JUGA:Polisi Bekuk Pembobol Ruko Angkringan Si Entong di Prabumulih
BACA JUGA:Setiap Tetes Darah yang Didonorkan Bukti Kepedulian Demokrat Prabumulih Membantu Sesama
Salah seorang penghuni, Edityawarman, 58, mengalami luka bakar sekitar 13,5 persen. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang ojek itu diketahui sedang menderita stroke sehingga kesulitan menyelamatkan diri saat api mulai membesar.
Luka bakar dialami korban pada kaki kanan dan kiri, lengan kanan, telinga kanan, serta bagian pipi dan pelipis sebelah kanan. Korban kemudian mendapat penanganan medis.
Kobaran api pertama kali diketahui oleh Kiano, 16. Saat itu, dia melihat api muncul dari salah satu rumah bedeng tiga pintu yang sedang kosong.
Kiano segera memberi tahu ibunya, Marina, 40. Namun, saat warga berdatangan, api sudah membesar dan mulai merambat ke bangunan bedeng lain yang berdempetan.
BACA JUGA:Kronologi Lengkap Keracunan Massal MBG di Sidoarjo: 431 Santri Dirawat, Tidak Ada Korban Jiwa
BACA JUGA:Timnas Voli Pantai Menatap Olimpiade 2028, Bintang/Sofyan Berjuang di AVC Beach Continental
Warga kemudian berupaya membantu penghuni menyelamatkan diri sekaligus melaporkan kejadian tersebut kepada polisi dan petugas pemadam kebakaran. Sebanyak empat unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi.
Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto melalui Kapolsek Prabumulih Barat Iptu Thomas Siswo Purnomo mengatakan, petugas berjibaku memadamkan api selama sekitar satu setengah jam.
“Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan kebakaran sekitar pukul 15.00 WIB,” ujar Thomas.
Dua rumah panggung yang terbakar diketahui terdiri atas tujuh pintu bedeng. Rumah pertama memiliki empat pintu. Tiga di antaranya dihuni Wawan, 41, Arnia, 50, dan Irma Inarsi, 62. Satu bedeng lainnya kosong.
BACA JUGA:7 Jenis Ikan Hias Air Tawar Murah Meriah Tapi Bikin Aquarium Rumah Mewah, Yuk Simak Daftarnya!
BACA JUGA:Dokter PPDS Undip Yuda Nabella Meninggal Dunia, Kemenkes Turun Tangan Usut Dugaan Perundungan!
Sementara rumah panggung kedua memiliki tiga pintu bedeng. Seluruhnya dilaporkan dalam kondisi kosong saat kebakaran terjadi.
“Bangunan kayu yang digunakan sebagai tempat tinggal tersebut hangus terbakar bersama sejumlah barang yang berada di dalamnya,” kata Thomas.
Kerugian material akibat kebakaran permukiman padat penduduk di belakang PTM Prabumulih itu diperkirakan mencapai Rp350 juta. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Polisi menduga api berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik di salah satu bedeng yang kosong. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam pemeriksaan.
BACA JUGA:7,2 Kg Ganja dari Empat Lawang Gagal Masuk Palembang
“Penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut,” bebernya.
Bangunan yang terbakar diketahui milik almarhum Zulkipli Tahir. Setelah pemilik meninggal dunia, salah satu anak pemilik yang tercatat adalah Rici Rementon Saputra.
Petugas mengimbau warga memeriksa instalasi listrik secara berkala. Terutama pada bangunan lama. Masyarakat juga diminta segera melapor jika menemukan percikan api, bau kabel terbakar, atau gangguan pada instalasi listrik.