bacakoran.co

Asap Hitam Pekat Selimuti Tanah Abang, Ini Kronologi Kebakaran Apartemen Pavilion Jakpus

Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang--AI

BACA JUGA:Janjikan Bisa Kerja di PTBA, Perempuan Ini Diduga Gelapkan Rp350 Juta

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara menyatakan, “Evakuasi alhamdulillah kami bisa menyelamatkan jiwa sejumlah 33 orang. Terdiri dari 31 warga negara Indonesia dan 2 orang warga negara asing.”

Ia menambahkan bahwa proses evakuasi membutuhkan waktu lebih lama karena asap yang naik ke lantai atas.

Proses Evakuasi yang Menantang di Kawasan Padat

Lokasi di pusat keramaian Tanah Abang menjadi tantangan tersendiri.

Asap tebal memenuhi koridor dan tangga darurat, memaksa sebagian penghuni di lantai tinggi dievakuasi menggunakan unit Bronto Skylift.

Petugas membagi tim satu fokus pemadaman, satu lagi penyisiran dan evakuasi lantai per lantai.

Salah satu penghuni Tower 3 lantai 8, Ria, menceritakan, “Tadi pagi sekitar jam 09.30 WIB itu ada sempat mati lampu dua kali… Saya lihat tadi dari jendela, itu dari bawah… udah keluar asap.”

Ia berhasil turun bersama suami dan kucing peliharaan melalui tangga darurat yang sudah penuh asap.

BACA JUGA:Heboh! Wayan Koster Teriak 'Diam Kamu' ke Warga Soal Kerja, Pemprov Bali Klarifikasi Video Lama...

Warga sekitar juga mendengar teriakan minta tolong.

“Warga sini pada tahu (kebakaran saat dengar ada yang) minta tolong-tolong gitu,” ujar Mardiananingsih, warga setempat.

Total armada yang dikerahkan mencapai 23–28 unit mobil pemadam dengan 115–140 personel dari berbagai wilayah Jakarta.

Tidak ada korban jiwa maupun luka berat yang dilaporkan.

Tiga bayi dan dua lansia dari lantai 23 mendapat perhatian khusus selama evakuasi.

Dugaan Penyebab: Fenomena Kelistrikan

Kepala Dinas Gulkarmat Bayu Meghantara mengungkapkan dugaan awal, “kemungkinan besar terkait dengan fenomena kelistrikan.”

Asap Hitam Pekat Selimuti Tanah Abang, Ini Kronologi Kebakaran Apartemen Pavilion Jakpus

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co - kebakaran hebat melanda apartemen pavilion tower 3 di jalan kh mas mansyur, karet tengsin, tanah abang, jakarta pusat, pada jumat (4 september 2026) siang.

asap hitam pekat membumbung tinggi dari lantai 5, memaksa evakuasi darurat puluhan penghuni, termasuk bayi dan lansia.

petugas dinas penanggulangan kebakaran dan penyelamatan (gulkarmat) dki jakarta berhasil mengevakuasi 33 orang dalam kondisi selamat tanpa korban jiwa.

kejadian ini memicu pertanyaan serius mengenai sistem proteksi kebakaran di hunian vertikal padat penduduk ibu kota.

kronologi kejadian dari laporan warga hingga api terkendali

laporan pertama diterima command center gulkarmat dki sekitar pukul 11.23 wib dari masyarakat.

petugas pos bendungan hilir tiba di lokasi enam menit kemudian, pukul 11.29 wib, dan langsung memulai pemadaman pada 11.30 wib.

objek yang terbakar adalah shaft kabel atau ruang panel listrik di lantai 5 tower 3.

api berhasil dilokalisasi pada pukul 11.36 wib sehingga tidak merembet ke unit hunian lain.

namun proses pendinginan dan penyisiran memakan waktu panjang.

operasi pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 16.55 wib.

sebagaimana dikutip dari akun x @indepensumatera pada tanggal 4 september 2026, insiden ini digambarkan dengan asap hitam pekat yang mengumpul dari lantai 5, memicu kepanikan penghuni dan warga sekitar.

akun tersebut juga mempertanyakan optimalnya sistem alarm dan proteksi kebakaran di dalam gedung.

kepala dinas gulkarmat dki jakarta bayu meghantara menyatakan, “evakuasi alhamdulillah kami bisa menyelamatkan jiwa sejumlah 33 orang. terdiri dari 31 warga negara indonesia dan 2 orang warga negara asing.”

ia menambahkan bahwa proses evakuasi membutuhkan waktu lebih lama karena asap yang naik ke lantai atas.

proses evakuasi yang menantang di kawasan padat

lokasi di pusat keramaian tanah abang menjadi tantangan tersendiri.

asap tebal memenuhi koridor dan tangga darurat, memaksa sebagian penghuni di lantai tinggi dievakuasi menggunakan unit bronto skylift.

petugas membagi tim satu fokus pemadaman, satu lagi penyisiran dan evakuasi lantai per lantai.

salah satu penghuni tower 3 lantai 8, ria, menceritakan, “tadi pagi sekitar jam 09.30 wib itu ada sempat mati lampu dua kali… saya lihat tadi dari jendela, itu dari bawah… udah keluar asap.”

ia berhasil turun bersama suami dan kucing peliharaan melalui tangga darurat yang sudah penuh asap.

warga sekitar juga mendengar teriakan minta tolong.

“warga sini pada tahu (kebakaran saat dengar ada yang) minta tolong-tolong gitu,” ujar mardiananingsih, warga setempat.

total armada yang dikerahkan mencapai 23–28 unit mobil pemadam dengan 115–140 personel dari berbagai wilayah jakarta.

tidak ada korban jiwa maupun luka berat yang dilaporkan.

tiga bayi dan dua lansia dari lantai 23 mendapat perhatian khusus selama evakuasi.

dugaan penyebab: fenomena kelistrikan

kepala dinas gulkarmat bayu meghantara mengungkapkan dugaan awal, “kemungkinan besar terkait dengan fenomena kelistrikan.”

kasi ops sudin gulkarmat jakarta pusat triyanto memperkuat, “kronologi kejadian, ruang panel listrik di lantai 5.”

penyelidikan masih berlangsung.

beberapa saksi menyebutkan listrik sempat mati dua kali pagi hari sebelum bau hangus tercium sekitar pukul 11.00 wib.

hal ini menambah dimensi pertanyaan tentang pemeliharaan instalasi listrik di gedung tinggi.

Tag
Share