bacakoran.co

Dua Hari Dicari, Yanto yang Hilang saat Mencari Ikan Ditemukan Tersangkut Kayu di Tepian Sungai Ogan

Jenazah pencari ikan ditemukan--

BACAKORAN.CO Pencarian selama dua hari terhadap Yanto (37), warga Desa Talang Balai Lama, Kecamatan Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatera Selatan akhirnya membuahkan hasil.

Korban yang sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan di Sungai Ogan ditemukan di tepian sungai, Jumat (11/9/2026) pagi. Yanto ditemukan sekitar pukul 09.15 WIB di wilayah Desa Tanjung Serian, Kecamatan Tanjung Raja.

Tim gabungan Polsek Tanjung Raja, BPBD Kabupaten Ogan Ilir, dan keluarga melihat korban saat menyusuri aliran Sungai Ogan. Setelah dipastikan, keluarga langsung menghubungi pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas.

Petugas kemudian melakukan evakuasi. Sekitar pukul 10.30 WIB, korban berhasil dibawa dari lokasi dan diangkut menggunakan ambulans Puskesmas Tanjung Raja menuju rumah duka. Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

BACA JUGA:Banjir di Kabupaten Empat Lawang, Jembatan Hanyut Tempat Wisata Porak Poranda

BACA JUGA:Dengar Jeritan Minta Tolong, Anggota Polres Pesisir Barat Terjun ke Sungai Selamatkan Balita Hanyut

Kapolsek Tanjung Raja AKP Sondi Fraguna S.H., M.Si. mengatakan, pencarian dilakukan sejak pihaknya menerima laporan korban hilang.

“Personel Polsek Tanjung Raja bersama BPBD dan pihak keluarga terus melakukan pencarian dengan menyusuri aliran Sungai Ogan. Setelah korban ditemukan, personel juga membantu proses evakuasi hingga korban dibawa ke rumah duka,” ujar Sondi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Yanto pergi mencari ikan bersama kakaknya, Yuliadi bin Parisi, menggunakan perahu masing-masing pada Kamis (9/9/2026) dini hari.

Keduanya mencari ikan di titik berbeda. Hingga sekitar pukul 03.00 WIB, Yuliadi masih melihat cahaya senter yang digunakan Yanto. Namun, beberapa waktu kemudian cahaya tersebut menghilang.

BACA JUGA:Tabrakan Motor di Desa Merah Mata, Pemuda Tikam Tukang Bangunan Hingga Tewas

BACA JUGA:Pelatih Sabah Tetap Bangga meski Dihajar Setan Merah 4-0, Ini Alasannya

Yuliadi mengira adiknya telah lebih dahulu pulang. Dia kemudian kembali ke rumah. Setibanya di rumah, keluarga mengetahui Yanto belum pulang. Pencarian pun langsung dilakukan.

Sekitar pukul 07.00 WIB, keluarga menemukan perahu yang digunakan Yanto berada di tepian Sungai Ogan. Namun, keberadaan korban belum diketahui.

Pencarian korban hilang di Sungai Ogan kemudian diperluas dengan melibatkan personel Polsek Tanjung Raja dan BPBD Ogan Ilir. Tim menyusuri sejumlah titik di sepanjang aliran sungai hingga akhirnya menemukan korban pada Jumat pagi.

Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dan membawa korban ke rumah duka untuk proses pemakaman.

BACA JUGA:Setan Merah Habisi Sabah 4-0, Bonusnya Clean Sheet

BACA JUGA:Kejari PALI Musnahkan 394 Gram Sabu dan 57 Butir Ekstasi

Sondi mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai meningkatkan kewaspadaan. Terutama saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.

“Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar selalu berhati-hati, meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan. Apabila beraktivitas pada malam atau dini hari, hendaknya tidak dilakukan seorang diri,” imbaunya.

Dengan ditemukannya Yanto, operasi pencarian yang melibatkan polisi, BPBD, dan keluarga dinyatakan selesai. Seluruh proses evakuasi berlangsung aman dan lancar.

Dua Hari Dicari, Yanto yang Hilang saat Mencari Ikan Ditemukan Tersangkut Kayu di Tepian Sungai Ogan

Doni Bae

Doni Bae


bacakoran.co — selama dua hari terhadap , warga , kecamatan tanjung raja, ogan ilir, sumatera selatan akhirnya membuahkan hasil.

korban yang sebelumnya dilaporkan hilang saat di sungai ogan ditemukan di tepian sungai, jumat (11/9/2026) pagi. yanto ditemukan sekitar pukul 09.15 wib di wilayah desa tanjung serian, kecamatan tanjung raja.

tim gabungan polsek tanjung raja, bpbd kabupaten ogan ilir, dan keluarga melihat korban saat menyusuri aliran sungai ogan. setelah dipastikan, keluarga langsung menghubungi pemerintah desa dan bhabinkamtibmas.

petugas kemudian melakukan evakuasi. sekitar pukul 10.30 wib, korban berhasil dibawa dari lokasi dan diangkut menggunakan ambulans puskesmas tanjung raja menuju rumah duka. korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

kapolsek tanjung raja akp sondi fraguna s.h., m.si. mengatakan, pencarian dilakukan sejak pihaknya menerima laporan korban hilang.

“personel polsek tanjung raja bersama bpbd dan pihak keluarga terus melakukan pencarian dengan menyusuri aliran sungai ogan. setelah korban ditemukan, personel juga membantu proses evakuasi hingga korban dibawa ke rumah duka,” ujar sondi.

informasi yang dihimpun menyebutkan, yanto pergi mencari ikan bersama kakaknya, yuliadi bin parisi, menggunakan perahu masing-masing pada kamis (9/9/2026) dini hari.

keduanya mencari ikan di titik berbeda. hingga sekitar pukul 03.00 wib, yuliadi masih melihat cahaya senter yang digunakan yanto. namun, beberapa waktu kemudian cahaya tersebut menghilang.

yuliadi mengira adiknya telah lebih dahulu pulang. dia kemudian kembali ke rumah. setibanya di rumah, keluarga mengetahui yanto belum pulang. pencarian pun langsung dilakukan.

sekitar pukul 07.00 wib, keluarga menemukan perahu yang digunakan yanto berada di tepian sungai ogan. namun, keberadaan korban belum diketahui.

pencarian korban hilang di sungai ogan kemudian diperluas dengan melibatkan personel polsek tanjung raja dan bpbd ogan ilir. tim menyusuri sejumlah titik di sepanjang aliran sungai hingga akhirnya menemukan korban pada jumat pagi.

pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dan membawa korban ke rumah duka untuk proses pemakaman.

sondi mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai meningkatkan kewaspadaan. terutama saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.

“kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar selalu berhati-hati, meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan. apabila beraktivitas pada malam atau dini hari, hendaknya tidak dilakukan seorang diri,” imbaunya.

dengan ditemukannya yanto, operasi pencarian yang melibatkan polisi, bpbd, dan keluarga dinyatakan selesai. seluruh proses evakuasi berlangsung aman dan lancar.

Tag
Share