bacakoran.co

Pemerintah Ganti Nama Beras SPHP Jadi Beras Kita Medium, Resmi Meluncur 20 Oktober 2026

Beras SPHP Berganti Wajah Jadi Beras Kitaa--X

BACAKORAN.CO – Perum Bulog akan mengganti nama dan kemasan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi Beras Kita Medium mulai 20 Oktober 2026.

Keputusan ini diumumkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani setelah rapat koordinasi terbatas.

Perubahan mencakup identitas merek, desain kemasan biru-putih, serta kehadiran varian Beras Kita Premium.

Tujuannya memperkuat pengenalan produk pangan pemerintah di masyarakat.

Sebagaimana dibagikan di media sosial X @LambeSahamjja pada 17 September 2026, informasi ini kembali viral dan memicu diskusi publik soal kualitas dan efektivitas program beras subsidi.

BACA JUGA:Cekcok Soal Lahan Berujung Maut, Disaksikan Ibu, Anak Bacok Ayah Hingga Tewas

Dari hari ini (18 September 2026) hingga peluncuran resmi, tersisa sekitar 32 hari atau kurang lebih satu bulan.

Latar Belakang Program SPHP dan Alasan Rebranding

Beras SPHP selama ini menjadi instrumen utama pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga beras medium agar tetap terjangkau.

Produk ini disalurkan melalui Perum Bulog dengan subsidi. Namun, identitas merek yang terlalu teknis dinilai kurang mudah diingat masyarakat luas.

“Ini nanti akan di-launching kemasan baru sekarang. SPHP itu diganti namanya Beras Kita,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (7/9/2026).

BACA JUGA:Mantan Istri Bongkar Aib Lama Andre Taulany, Tudingan Selingkuh 2017 Viral Jelang Nikah Amanda Rigby

Menurut Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, penamaan Beras Kita mengikuti pola produk pangan pemerintah lainnya seperti Minyakita dan Gula Manis Kita.

“Arti Kita itu adalah Keluarga Indonesia Sejahtera. Jadi Beras Kita adalah Beras Keluarga Indonesia Sejahtera Medium,” jelasnya.

Perubahan ini juga mencakup penyederhanaan merek beras premium Bulog.

Pemerintah Ganti Nama Beras SPHP Jadi Beras Kita Medium, Resmi Meluncur 20 Oktober 2026

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co – perum bulog akan mengganti nama dan kemasan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (sphp) menjadi beras kita medium mulai 20 oktober 2026.

keputusan ini diumumkan menteri koordinator bidang pangan zulkifli hasan bersama direktur utama perum bulog ahmad rizal ramdhani setelah rapat koordinasi terbatas.

perubahan mencakup identitas merek, desain kemasan biru-putih, serta kehadiran varian beras kita premium.

tujuannya memperkuat pengenalan produk pangan pemerintah di masyarakat.

sebagaimana dibagikan di media sosial x @lambesahamjja pada 17 september 2026, informasi ini kembali viral dan memicu diskusi publik soal kualitas dan efektivitas program beras subsidi.

dari hari ini (18 september 2026) hingga peluncuran resmi, tersisa sekitar 32 hari atau kurang lebih satu bulan.

latar belakang program sphp dan alasan rebranding

beras sphp selama ini menjadi instrumen utama pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga beras medium agar tetap terjangkau.

produk ini disalurkan melalui perum bulog dengan subsidi. namun, identitas merek yang terlalu teknis dinilai kurang mudah diingat masyarakat luas.

“ini nanti akan di-launching kemasan baru sekarang. sphp itu diganti namanya beras kita,” ujar menteri koordinator bidang pangan zulkifli hasan dalam konferensi pers di jakarta, senin (7/9/2026).

menurut direktur utama perum bulog ahmad rizal ramdhani, penamaan beras kita mengikuti pola produk pangan pemerintah lainnya seperti minyakita dan gula manis kita.

“arti kita itu adalah keluarga indonesia sejahtera. jadi beras kita adalah beras keluarga indonesia sejahtera medium,” jelasnya.

perubahan ini juga mencakup penyederhanaan merek beras premium bulog.

merek lama seperti befood dan punokawan akan digantikan oleh beras kita premium agar identitas produk pemerintah lebih seragam dan kompetitif di pasar ritel.

desain kemasan baru dan jadwal peluncuran

kemasan baru didominasi warna biru dan putih yang disebut zulhas sebagai warna kemenangan.

desainnya lebih modern dan eye-catching dibanding kemasan sphp sebelumnya.

logo bulog, badan pangan nasional, dan kemenko pangan tetap tercantum.

tulisan “stabilisasi pasokan dan harga pangan” masih ada, namun ukurannya lebih kecil di bagian bawah.

peluncuran resmi dijadwalkan 20 oktober 2026, bertepatan dengan memasuki tahun ketiga pemerintahan presiden prabowo subianto.

stok beras sphp kemasan lama yang masih tersedia di gudang tetap akan disalurkan hingga habis agar tidak terjadi kekosongan di pasar.

perbedaan beras kita medium dan premium

beras kita medium merupakan kelanjutan dari beras sphp yang masih mendapat subsidi pemerintah.

produk ini ditujukan untuk menjaga ketersediaan dan harga beras agar tetap terjangkau bagi masyarakat luas, khususnya kelompok sasaran.

kualitasnya tetap pada standar medium seperti sebelumnya, sehingga fungsi stabilisasi pasokan dan harga pangan tidak berubah.

sementara itu, beras kita premium hadir sebagai produk non-subsidi yang dipasarkan secara komersial.

varian ini menyasar konsumen kelas menengah ke atas yang menginginkan kualitas lebih tinggi dengan tingkat pecahan lebih rendah.

beras kita premium akan menggantikan merek-merek premium lama milik bulog agar identitas produk pemerintah menjadi lebih sederhana dan mudah dikenali di ritel modern maupun tradisional.

perbedaan utama terletak pada status subsidi, target pasar, dan posisi harga.

medium tetap menjadi instrumen intervensi pemerintah, sedangkan premium bersaing langsung di pasar bebas tanpa dukungan subsidi.

Tag
Share