Ngamuk Bawa Sajam, Ditangkap Polisi, Ternyata Buronan Pelaku Curanmor OKU Timur
Tersangka JP (membelakangi kamera)--
BACAKORAN.CO – Karena ulahnya mengamuk membawa senjata tajam yang membahayakan keselamatan ornag lain, seorang pria berinisial JP (26) yang berprofesi sebagai petani di Desa Bantan Pelita, Kecamatan Buay Pemuka Peliung, OKU Timur Sumatera Selatan diamankan polisi, Rabu (16/09).
Setelah diiterogasi lebih mendalam, terungkap ternyata JP adalah orang yang selama ini masuk daftar Target Operasi (TO) Satreskrim Polres OKU Timur terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Tak pelak, JP kini dijebloskan ke penjara untuk di proses lebih lanjut terkait kejahatan yang dilakukannya.
Kapolres OKU Timur AKBP Dr Lalu Hedwin Hanggara SH SIK MH MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Rendi Ramadhona SH MH membenarkan penangkapan tersebut.
BACA JUGA:Spesialis Curanmor Lubuklinggau Tertangkap di Hari Ulang Tahunnya
BACA JUGA:Dua Motor Raib di Garasi, Satu Pelaku Curanmor di Prabumulih Tertangkap
“Awalnya merespons laporan warga bahwa ada orang yang mengamuk membawa sajam, Kanit Pidum beserta tim opsnal Satreskrim Polres OKU Timur langsung bergerak cepat ke lokasi dan berhasil mengamankan pria tersebut,” ujar Rendi, Jumat (18/9/2026).
Setelah diamankan, terungkap JP ternyata diduga terlibat pencurian sepeda motor Honda Beat milik Deliyuni Safitri.
Aksi pencurian motor tersebut terjadi di depan Warnet Jelajah Cidawang, Kelurahan Paku Sekunyit, Kecamatan Martapura, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Saat kejadian, pelapor Lilis Damiyanti, pelajar asal Dusun II, Desa Pulau Negara, memarkirkan Honda Beat hitam bernomor polisi BG 4643 YAO di depan warnet. Motor ditinggalkan dalam kondisi stang tidak terkunci.
BACA JUGA:Simpan Video Pribadi Saat Pacaran, Setelah Putus Disebarkan ke Medsos, Pemuda di PALI Ditangkap
BACA JUGA:Karya-karya Syekh Abdus Somad al-Falimbani Ditetapkan IKON 2026
Lilis kemudian masuk ke dalam warnet untuk mencetak foto. Saat kembali, motor tersebut sudah tidak berada di tempat.
“Pelapor memarkirkan sepeda motor Honda Beat warna hitam nomor polisi BG 4643 YAO milik korban Deliyuni Safitri dalam kondisi stang tidak terkunci. Pelapor meninggalkan motor sejenak untuk masuk ke dalam warnet guna mencetak foto,” jelas Rendi.