bacakoran.co

Breaking: Rusia Ancam Perang Dunia III Jika Eropa Terlibat Serangan Kilang Minyak di Moskow

Bisa picu perang dunia III Rusia dikabarkan mengumpulkan bukti keterlibatan pemimpin Eropa dalam serangan fasilitas minyak di Moskow--X

BACAKORAN.CO — Rusia dikabarkan sedang mengumpulkan bukti-bukti yang diduga menunjukkan keterlibatan pemimpin Eropa dalam serangan terhadap fasilitas minyak di Moskow.

Jika bukti tersebut terbukti, Moskow memperingatkan bahwa situasi bisa berujung pada Perang Dunia III.

Pernyataan ini muncul di tengah serangan drone Ukraina yang semakin intensif terhadap infrastruktur energi Rusia sepanjang 2026, memicu ketegangan geopolitik yang semakin tajam antara Moskow dan negara-negara Eropa.

Sebagaimana dibagikan di media sosial X oleh akun @Rusia_HD pada 20 September 2026, klaim tersebut berbunyi: “Russia says it is gathering evidences that if European leaders are involved in attacking oil facilities in Moscow, Russia, there will be world war III.”

BACA JUGA:Aksi Heroik Penyelam Basarnas Special Group: Berhasil Masuk Kapal KM Virgo Transport 8 di Dasar Laut Jawa

Klaim ini tidak berdiri sendiri.

Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina telah melancarkan serangan jarak jauh berulang terhadap kilang minyak di wilayah Moskow, termasuk fasilitas Kapotnya yang memasok sebagian besar bahan bakar ibu kota Rusia.

Serangan tersebut menyebabkan gangguan pasokan, antrean di SPBU, dan penurunan kapasitas pengolahan minyak Rusia secara signifikan.

Sepanjang 2026, infrastruktur energi Rusia menjadi target utama serangan drone Ukraina.

Kilang minyak di Kapotnya, yang terletak hanya sekitar 15 kilometer dari Kremlin, sempat mengalami kerusakan berat pada Juni 2026.

Serangan ganda dalam beberapa hari membuat unit pengolahan utama tidak beroperasi dalam jangka panjang, memaksa Rusia mengalihkan pasokan dari Siberia dan mengimpor bahan bakar.

BACA JUGA:Erin Respons Menohok Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby: 'Hamil Duluan Kali Jadi Buru-buru'

Pada 20 September 2026, serangan drone besar-besaran kembali menargetkan wilayah Moskow.

Otoritas Rusia melaporkan ratusan drone dicegat, namun sejumlah fasilitas termasuk kilang minyak terkena dampak.

Breaking: Rusia Ancam Perang Dunia III Jika Eropa Terlibat Serangan Kilang Minyak di Moskow

Deby Tri

Deby Tri


bacakoran.co — rusia dikabarkan sedang mengumpulkan bukti-bukti yang diduga menunjukkan keterlibatan pemimpin eropa dalam serangan terhadap fasilitas minyak di moskow.

jika bukti tersebut terbukti, moskow memperingatkan bahwa situasi bisa berujung pada perang dunia iii.

pernyataan ini muncul di tengah serangan drone ukraina yang semakin intensif terhadap infrastruktur energi rusia sepanjang 2026, memicu ketegangan geopolitik yang semakin tajam antara moskow dan negara-negara eropa.

sebagaimana dibagikan di media sosial x oleh akun @rusia_hd pada 20 september 2026, klaim tersebut berbunyi: “russia says it is gathering evidences that if european leaders are involved in attacking oil facilities in moscow, russia, there will be world war iii.”

klaim ini tidak berdiri sendiri.

dalam beberapa bulan terakhir, ukraina telah melancarkan serangan jarak jauh berulang terhadap kilang minyak di wilayah moskow, termasuk fasilitas kapotnya yang memasok sebagian besar bahan bakar ibu kota rusia.

serangan tersebut menyebabkan gangguan pasokan, antrean di spbu, dan penurunan kapasitas pengolahan minyak rusia secara signifikan.

sepanjang 2026, infrastruktur energi rusia menjadi target utama serangan drone ukraina.

kilang minyak di kapotnya, yang terletak hanya sekitar 15 kilometer dari kremlin, sempat mengalami kerusakan berat pada juni 2026.

serangan ganda dalam beberapa hari membuat unit pengolahan utama tidak beroperasi dalam jangka panjang, memaksa rusia mengalihkan pasokan dari siberia dan mengimpor bahan bakar.

pada 20 september 2026, serangan drone besar-besaran kembali menargetkan wilayah moskow.

otoritas rusia melaporkan ratusan drone dicegat, namun sejumlah fasilitas termasuk kilang minyak terkena dampak.

presiden ukraina volodymyr zelenskyy menyebut serangan tersebut sebagai respons terhadap serangan rusia ke kota-kota ukraina dan bagian dari upaya melemahkan mesin perang moskow.

sebagaimana dikutip dari akun x @rusia_hd pada tanggal 20 september 2026, klaim pengumpulan bukti keterlibatan eropa muncul tepat di tengah gelombang serangan tersebut.

sebelumnya, pada agustus 2026, peretas anonim rusia juga mengklaim memiliki dokumen yang menunjukkan keterlibatan spesialis nato dalam memberikan koordinat terminal minyak di wilayah rusia kepada intelijen ukraina.

pernyataan resmi rusia dan ancaman eskalasi

meskipun klaim spesifik dari @rusia_hd belum dikonfirmasi secara resmi oleh pejabat tinggi kremlin dalam laporan media arus utama hingga saat ini, nada ancaman serupa telah berulang kali disampaikan pejabat rusia.

menteri luar negeri sergey lavrov pada pertengahan september 2026 menyatakan bahwa jika eropa menyerang rusia, perang yang terjadi akan “sangat pendek” dan berbeda sama sekali.

“jika eropa menyerang rusia, itu akan menjadi perang yang sama sekali berbeda, dan akan sangat singkat,” ujar sergey lavrov dalam sebuah acara di yekaterinburg.

presiden vladimir putin juga berulang kali memperingatkan bahwa rusia siap merespons jika negara-negara eropa “mempersiapkan perang” melawan moskow.

ia menuding beberapa pemimpin eropa secara terbuka berbicara tentang persiapan perang, termasuk melalui latihan militer.

analis geopolitik menilai ancaman ini berfungsi sebagai sinyal deterrensi.

rusia ingin menaikkan biaya politik dan psikologis bagi eropa untuk terus mendukung serangan jarak jauh ukraina terhadap infrastruktur energi strategis.

Tag
Share