Breaking: Rusia Ancam Perang Dunia III Jika Eropa Terlibat Serangan Kilang Minyak di Moskow
Bisa picu perang dunia III Rusia dikabarkan mengumpulkan bukti keterlibatan pemimpin Eropa dalam serangan fasilitas minyak di Moskow--X
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan tersebut sebagai respons terhadap serangan Rusia ke kota-kota Ukraina dan bagian dari upaya melemahkan mesin perang Moskow.
Sebagaimana dikutip dari akun X @Rusia_HD pada tanggal 20 September 2026, klaim pengumpulan bukti keterlibatan Eropa muncul tepat di tengah gelombang serangan tersebut.
Sebelumnya, pada Agustus 2026, peretas anonim Rusia juga mengklaim memiliki dokumen yang menunjukkan keterlibatan spesialis NATO dalam memberikan koordinat terminal minyak di wilayah Rusia kepada intelijen Ukraina.
BACA JUGA:BSI Sediakan KUR 2026 untuk UMKM, Modal Usaha Syariah Makin Terbuka!
Pernyataan Resmi Rusia dan Ancaman Eskalasi
Meskipun klaim spesifik dari @Rusia_HD belum dikonfirmasi secara resmi oleh pejabat tinggi Kremlin dalam laporan media arus utama hingga saat ini, nada ancaman serupa telah berulang kali disampaikan pejabat Rusia.
Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov pada pertengahan September 2026 menyatakan bahwa jika Eropa menyerang Rusia, perang yang terjadi akan “sangat pendek” dan berbeda sama sekali.
“Jika Eropa menyerang Rusia, itu akan menjadi perang yang sama sekali berbeda, dan akan sangat singkat,” ujar Sergey Lavrov dalam sebuah acara di Yekaterinburg.
Presiden Vladimir Putin juga berulang kali memperingatkan bahwa Rusia siap merespons jika negara-negara Eropa “mempersiapkan perang” melawan Moskow.
Ia menuding beberapa pemimpin Eropa secara terbuka berbicara tentang persiapan perang, termasuk melalui latihan militer.
Analis geopolitik menilai ancaman ini berfungsi sebagai sinyal deterrensi.
Rusia ingin menaikkan biaya politik dan psikologis bagi Eropa untuk terus mendukung serangan jarak jauh Ukraina terhadap infrastruktur energi strategis.