BACAKORAN.CO - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bergerak cepat mengamankan stabilitas negara dengan mengumpulkan jajaran tim ekonomi di kediamannya di Hambalang Kabupaten Bogor Jawa Barat pada Jumat 25 September 2026.
Pertemuan krusial ini digelar untuk membahas secara mendalam kondisi perekonomian nasional terkini sekaligus merumuskan langkah antisipasi yang tepat guna dalam menghadapi berbagai dinamika ekonomi global ke depan.
Rapat terbatas tersebut dihadiri oleh sederet pejabat tinggi pemangku kebijakan ekonomi pemerintah.
Beberapa nama besar yang hadir meliputi Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan P Roeslani, Kepala BP BUMN RI Dony Oskaria, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
BACA JUGA:Klarifikasi Sudaryono: Rp200 Juta Iklan Meta untuk Promosi MBG Pakai Dana Pribadi, Bukan Anggaran Negara
Pertemuan di Hambalang ini menjadi bukti nyata keseriusan koordinasi pemerintah dalam memantau perkembangan ekonomi dan keuangan nasional.
Fokus utama pembahasan diarahkan untuk memastikan seluruh kebijakan yang ditempuh mampu menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan secara konsisten.
"Rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo ini membahas kondisi ekonomi terkini dan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga ekonomi Indonesia ke depan," ujar Suahasil Nazara.
Pemerintah secara khusus menyoroti berbagai perkembangan ekonomi global yang berpotensi memberikan efek domino terhadap kondisi domestik.
Dinamika eksternal tersebut menjadi perhatian utama karena dinilai dapat berdampak signifikan terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia jika tidak dimitigasi sejak dini.
BACA JUGA:Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Putra Bungsu Bung Karno Tutup Usia
Oleh karena itu koordinasi lintas sektoral terus dimatangkan untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif.
Pemerintah ingin memastikan harmonisasi antara kebijakan fiskal dan instrumen ekonomi lainnya agar tetap berjalan selaras ketika menghadapi turbulensi maupun perubahan kondisi di tingkat global maupun domestik.
Selain menguatkan kebijakan internal pemerintah, sinergi dengan berbagai otoritas keuangan lain juga menjadi poin sentral dalam pembahasan tersebut.
Rapat Dadakan di Hambalang! Prabowo Panggil Menkeu Hingga Gubernur BI ke Siapkan Langkah Hadapi Krisis Global
Deby Tri
Deby Tri
bacakoran.co - presiden republik indonesia prabowo subianto bergerak cepat mengamankan stabilitas negara dengan mengumpulkan jajaran tim ekonomi di kediamannya di hambalang kabupaten bogor jawa barat pada jumat 25 september 2026.
pertemuan krusial ini digelar untuk membahas secara mendalam kondisi perekonomian nasional terkini sekaligus merumuskan langkah antisipasi yang tepat guna dalam menghadapi berbagai dinamika ekonomi global ke depan.
rapat terbatas tersebut dihadiri oleh sederet pejabat tinggi pemangku kebijakan ekonomi pemerintah.
beberapa nama besar yang hadir meliputi menteri keuangan suahasil nazara, gubernur bank indonesia destry damayanti, ketua dewan komisioner otoritas jasa keuangan friderica widyasari, menteri investasi dan hilirisasi rosan p roeslani, kepala bp bumn ri dony oskaria, wakil ketua dpr sufmi dasco, dan menteri sekretaris negara prasetyo hadi.
pertemuan di hambalang ini menjadi bukti nyata keseriusan koordinasi pemerintah dalam memantau perkembangan ekonomi dan keuangan nasional.
fokus utama pembahasan diarahkan untuk memastikan seluruh kebijakan yang ditempuh mampu menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus mempertahankan momentum pertumbuhan secara konsisten.
"rapat terbatas yang dipimpin oleh presiden prabowo ini membahas kondisi ekonomi terkini dan langkah-langkah antisipatif untuk menjaga ekonomi indonesia ke depan," ujar suahasil nazara.
pemerintah secara khusus menyoroti berbagai perkembangan ekonomi global yang berpotensi memberikan efek domino terhadap kondisi domestik.
dinamika eksternal tersebut menjadi perhatian utama karena dinilai dapat berdampak signifikan terhadap stabilitas makroekonomi indonesia jika tidak dimitigasi sejak dini.
oleh karena itu koordinasi lintas sektoral terus dimatangkan untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif.
pemerintah ingin memastikan harmonisasi antara kebijakan fiskal dan instrumen ekonomi lainnya agar tetap berjalan selaras ketika menghadapi turbulensi maupun perubahan kondisi di tingkat global maupun domestik.
selain menguatkan kebijakan internal pemerintah, sinergi dengan berbagai otoritas keuangan lain juga menjadi poin sentral dalam pembahasan tersebut.
kolaborasi erat antara kementerian lembaga, bank indonesia, dan otoritas jasa keuangan dipandang sangat krusial agar setiap kebijakan yang diterbitkan dapat dieksekusi secara efektif di lapangan.
sinyal positif untuk stabilitas pasar
langkah cepat melalui rapat ini sekaligus mengirimkan sinyal positif kepada pasar terkait komitmen kesinambungan kebijakan ekonomi pemerintah di tengah ketidakpastian global.
kehadiran para pimpinan lembaga menunjukan penguatan koordinasi lintas sektor sebagai senjata utama menjaga stabilitas dan merespons setiap risiko ekonomi yang berpotensi muncul.
kehadiran langsung menteri keuangan dan gubernur bank indonesia menandai keterlibatan intensif tim fiskal dan moneter dalam meracik arah kebijakan ekonomi bersama presiden.
situasi ini dinilai sangat tepat mengingat pemerintah harus menyiapkan bantalan kebijakan yang responsif terhadap persoalan saat ini sekaligus antisipatif terhadap tekanan di masa depan.
"koordinasi yang solid antar otoritas adalah kunci stabilitas fondasi kuat hari ini untuk indonesia yang lebih maju esok hari," ujar suahasil nazara.