bacakoran.co

Tim Beregu Indonesia Terhenti di Semifinal BWF World Junior Team Championships 2026

Tim Indonesia penuhi target lolos semifinal di BWF World Junior Team Championships 2026-PBSI-

WS 2: Jolin Angelia vs Carine Tee 28-33

XD 2: Moses Andar Simanjuntak/Reya Azzahra Yulianti vs Ahmad Redzuan/Zi Yu Low 37 – 44,

MD 2: Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siaahan vs Isyraf Hafizin/Ahmad Redzuan 42-55.

 

Tim Beregu Indonesia Terhenti di Semifinal BWF World Junior Team Championships 2026

Kumaidi

Kumaidi


bacakoran.co - langkah indonesia di bwf world junior team championships 2026 terhenti di babak semifinal. ini setelah tim indonesia kalah dari malaysia 49–55, 42-55 di kairo.

manajer tim indonesia eskar denatara mengatakan bahwa tetap mensyukuri hasil ini. menurutnya, dengan komposisi yang ada, berangkat ke kairo ini sebagai tim beregu unggulan ke-10, tetapi mampu mencapai semifinal. 

"tentu tidak ada satu pun dari kami yang ingin kalah di babak ini. kami ingin terus melaju, tetapi kalau kami lihat sektor per sektor, ada beberapa sektor yang pada game pertama, khususnya yang tampil, tidak bisa bermain secara lepas karena tegang yang luar biasa," jelas eskar.

"kami lihat, misalnya, dari sektor tunggal putra, di game pertama sudah cukup oke dan sempat unggul cukup banyak. tetapi kemudian di ganda putri, memang secara kualitas dan jam terbang kita kalah, tetapi hasil tadi sedikit di luar prediksi," lanjutnya. 

"kita kehilangan cukup banyak poin di ganda putri. ketegangan ternyata membuat semuanya tidak berjalan sesuai dengan game plan yang sudah disiapkan," ujarnya.

lanjut eskar, menjelang akhir, ganda putra juga sebetulnya berada dalam posisi yang cukup baik. sayang sekali gagal mengamankan kemenangan di partai terakhir. 

"namun, pada intinya, setelah pertandingan di gim kedua ketika kami memang tertinggal cukup jauh, saya katakan bahwa hari ini lebih banyak faktor nonteknis," ungkapnya.

"kami lihat tadi begitu banyak suporter yang memadati arena. di satu sisi, itu memang menjadi tambahan energi, tetapi di sisi lain ternyata juga menjadi tekanan bagi anak-anak," katanya. 


tim indonesia berterima kasih atas dukungan di bwf world junior team championships 2026-pbsi-

"dengan teriakan yang tidak berhenti, itu menjadi beban tersendiri, namun sebetulnya anak-anak harus belajar dari hal ini. ini adalah pembelajaran yang sangat berharga bahwa tekanan itu akan selalu ada," lanjutnya. 

"yang paling penting adalah bagaimana mereka menjaga fokus poin demi poin, menjaga game plan yang sudah ditetapkan bersama pelatih, dan mengeluarkan kemampuan terbaik yang mereka miliki," jelasnya.

eskar pun menyebut bahwa hari ini bukan hari terbaik bagi tim indonesia. tetapi apa pun itu, patut bersyukur dengan capaian medali perunggu di nomor beregu. 

"kami akan mempersiapkan lagi kondisi fisik dan mental anak-anak, terutama dari sisi taktik dan strategi, untuk membawa mereka berprestasi di nomor perorangan atau individu," jelasnya.

"saya katakan sebelum berangkat, dengan posisi dan komposisi yang kita bawa serta ranking yang dimiliki anak-anak, target awal kita memang semifinal," lanjutnya.

"tentu kami ingin lebih, tetapi kalau melihat di atas kertas maupun di lapangan tadi, kami juga harus mengapresiasi lawan yang tampil baik. mereka mampu mempersiapkan diri secara mental dan harus kami akui mereka tampil lebih baik daripada kami," tegasnya.

"pada akhirnya, pencapaian ini sesuai dengan target awal yang kita canangkan. namun, tentu rasanya belum cukup karena kami ingin memberikan lebih bagi masyarakat yang sudah memberikan dukungan luar biasa. terutama para badminton lovers yang hadir langsung di arena, juga yang mendukung melalui doa dan harapan di media sosial. kami tahu semuanya," ujarnya.

eskar pun mengucapkan terima kasih atas semua doa, dukungan, dan harapan dari seluruh badminton lovers. dia juga memohon maaf karena baru bisa memberikan medali perunggu di nomor beregu. 


tim indonesia terhenti di semifinal bwf world junior team championships 2026-pbsi-

"namun, kami akan kembali menyusun kesiapan anak-anak untuk bertarung dan berjuang lagi di nomor perorangan," jelasnya.

"seperti yang kami sampaikan sebelum berangkat, kami berharap tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran mampu berjuang untuk mendapatkan medali di sini. namun, kami juga berharap tunggal putri, dengan progres yang kita lihat dari penampilan jolin dan mayla yang sangat impresif, bisa tampil maksimal di nomor perorangan, bermain lebih lepas lagi, dan membawa pulang medali," terangnya.

"untuk ganda putri, kami akan fokus pada kesiapan mental serta taktik dan strategi. kita berharap mereka juga bisa membuat kejutan di nomor ganda putri," lanjutnya.

"kami berharap bisa meraih medali di tunggal putra. joe sudah meraih medali perak di ajc, artinya kita berharap setidaknya dia bisa mempertahankan prestasi tersebut. syukur-syukur bisa meningkatkan prestasinya. tentu persaingannya memang lebih berat di sini," tegasnya.

"memang berbeda dengan nomor beregu yang menggunakan format game 11 poin, di nomor perorangan, kita kembali bermain dengan format baru, yaitu 15 poin. saya kira peluang anak-anak sangat terbuka untuk meraih medali di sini," tukasnya.

sementara itu, tungga putra indonesia fardhan rainanda joe mengatakan bahwa kekalahan diterima karena kurang siap mengantisipasi perubahan strategi lawan. lawan bermain lebih agresif dibandingkan game pertama. 

"untuk tim indonesia, cukup bagus. semuanya juga bermain baik dan punya rasa tidak mau kalah. buat tim ini, ke depannya mungkin bisa lebih baik lagi dan bisa menjadi juara di turnamen apa pun. mungkin evaluasinya, kami harus lebih siap lagi di setiap turnamen dan lebih kompak," jelasnya.

"untuk persiapan di nomor individu, mungkin mental, pikiran, dan fokusnya harus ditingkatkan lagi karena semua juga ingin menjadi juara di world junior championships ini. jadi, memang tidak gampang untuk menang di sini,' katanya.

"pastinya motivasi saya ingin menang, ingin membawa tim ini mengangkat piala. tapi, inilah hasilnya yang harus kami terima dan syukuri. itu saja," tambah jolin angelia. 

"pastinya, perunggu ini bukan sesuatu yang jelek juga. ini juga pencapaian yang bagus buat kami. kami juga sudah berjuang melawan chinese taipei, tapi memang hari ini belum harinya kami saja," lanjutnya.

 

 

set 1:

ms 1: fardhan rainanda joe vs wei jie tiew 11-6.

wd 1: atresia naufa candani/aurelia syakira putri vs genevie lim/zi yu low 17-22.

ws 1: jolin angelia vs carine tee 33-32

xd 1: moses andar simanjuntak/reya azzahra yulianti vs ahmad redzuan/zi yu low 43-44

md 1: faizal pangestu/anju siahaan vs damien ling/irfan m shazmir 49-55.

 

set 2:

ms 2: fardhan rainanda joe vs wei jie tiew 7-11.

wd 2: atresia naufa candani/halifia usni pratiwi vs genevie lim/zi yu low 11-22.

ws 2: jolin angelia vs carine tee 28-33

xd 2: moses andar simanjuntak/reya azzahra yulianti vs ahmad redzuan/zi yu low 37 – 44,

md 2: raihan daffa edsel pramono/anju siaahan vs isyraf hafizin/ahmad redzuan 42-55.

 

Tag
Share