Kebakaran Hebat Hanguskan 600 Rumah di Dusun Serdang Bangka Selatan, 2.400 Jiwa Terdampak
600 Rumah Warga Dusun Serdang Hangus--X
BACAKORAN.CO - Kebakaran hebat melanda Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Sabtu (10/10/2026) sore.
Api yang diduga berasal dari kebakaran lahan cepat merambat ke permukiman warga akibat angin kencang dan kondisi lahan kering.
Sebagaimana dibagikan di media sosial X @NaraSenyap pada Minggu (11/10/2026), video menunjukkan kobaran api yang menghanguskan rumah-rumah warga.
Data sementara BPBD mencatat 500 hingga 600 rumah terdampak dengan 2.000-2.400 jiwa korban, tanpa korban jiwa.
BACA JUGA:Surat Menkeu S-708/2026: Blokir Anggaran Dinas, Tunda Kendaraan Baru dan Renovasi Gedung
Kebakaran ini menjadi salah satu musibah permukiman terbesar yang pernah terjadi di Kepulauan Bangka Belitung dalam beberapa tahun terakhir.
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani bahkan menyebutnya sebagai musibah kebakaran terbesar di Indonesia dalam konteks skala rumah yang hangus di satu dusun.
Kronologi Dari Lahan ke Permukiman dalam Hitungan Jam
Api mulai terdeteksi sekitar pukul 15.10 WIB Sabtu (10 Oktober 2026).
Komandan Regu 2 BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima informasi melalui pemantauan media sosial mengenai kebakaran lahan di sekitar Dusun Serdang.
“Tiupan angin kencang dan lokasi kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk, kebanyakan material rumah penduduk dinding papan,” ujar Plt Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Agus Afandi di lokasi, Minggu (11/10/2026).
BACA JUGA:2 Cara Kemenhaj Pastikan Kesehatan Jamaah Haji
Update pukul 21.10 WIB Sabtu malam sudah menghanguskan ratusan rumah.
Tim gabungan yang terdiri dari Damkar Pemkab Bangka Selatan, Polres, Kodim, Damkar Provinsi, Damkar Bangka Tengah, hingga unit dari PT Timah dikerahkan.
Mereka membawa mobil pemadam, water cannon, crane, dan tangki air. Kendala utama adalah minimnya sumber air dan angin yang terus berhembus.