Listrik Padam Total di Batam-Bintan: Indikasi Awal PLN, Hewan Liar Picu Gangguan Gardu
--
BACAKORAN.CO - Pemadaman listrik massal atau blackout melanda sebagian besar Kota Batam, Kepulauan Riau, sejak Senin pagi, 12 Oktober 2026, sekitar pukul 06.00–06.30 WIB.
Gangguan sistem kelistrikan ini menjalar ke wilayah Bintan dan Tanjungpinang, memutus aliran listrik, internet, serta pasokan air bersih di banyak kawasan.
Hingga malam hari, pemulihan masih berlangsung bertahap.
PT PLN Batam menyatakan indikasi awal gangguan berasal dari hewan liar yang masuk ke area gardu induk.
BACA JUGA:Kabut Asap Memburuk, Pasar Malam Prabumulih Tetap Bermunculan
Kejadian ini langsung memicu reaksi luas di media sosial, termasuk unggahan akun X @independentjawa pada 12 Oktober 2026 yang membagikan keterangan resmi PLN beserta video kondisi lapangan.
Warga mengeluhkan aktivitas pagi yang lumpuh total, sementara Menteri ESDM Bahlil Lahadalia berjanji segera berkoordinasi dengan PLN.
Kronologi Blackout Batam 12 Oktober 2026
Gangguan sistem kelistrikan Batam-Bintan (Babin) mulai terdeteksi sekitar pukul 06.10–06.30 WIB.
Listrik padam hampir bersamaan di sejumlah kecamatan utama Batam, seperti Batam Kota, Bengkong, Sagulung, dan Sekupang.
Beberapa laporan menyebutkan dampak mencapai 80–90 persen wilayah Batam.
BACA JUGA:Vape Diduga Mengandung Narkotika Senilai Rp34,9 Miliar Disita di Bakauheni
Sebagaimana dikutip dari akun X @independentjawa pada tanggal 12 Oktober 2026, PLN memberikan keterangan bahwa berdasarkan indikasi awal, gangguan terjadi akibat adanya “hewan liar” yang masuk ke gardu.
Akun tersebut juga membagikan video kondisi jalanan gelap dengan polisi mengarahkan lalu lintas dan kendaraan yang menggunakan lampu darurat.
Pemulihan dimulai secara bertahap. Hingga pukul 08.49 WIB, sejumlah jaringan distribusi sudah kembali menyala.