Dalam balasannya, ia menuduh pihak Palestina melakukan kekejaman terlebih dahulu, merujuk pada peristiwa 7 Oktober.
BACA JUGA:Kerugian Kebakaran Los Angeles Sentuh Nilai yang Fantastis, Mencapai Rp 2.400 Triliun!
BACA JUGA:Ngeri! Angin Memperparah Kebakaran Los Angeles, 180.000 Warga Mengungsi dan Korban Tewas Bertambah
“Anda menuai apa yang Anda tabur. Persetan dengan Anda dan ideologi Anda,” tulis Woods.
Namun, tanggapannya justru memicu kemarahan lebih lanjut dari netizen, yang menilai Woods tidak memiliki empati dan gagal memahami penderitaan warga sipil yang menjadi korban konflik.
Kebakaran besar yang melanda Los Angeles kali ini menjadi salah satu yang terburuk, merusak puluhan rumah termasuk milik Woods.
Banyak pihak melihat bencana ini sebagai pengingat keras akan pentingnya solidaritas kemanusiaan.
BACA JUGA:20 Penjarah Ditangkap! Kebakaran Hutan Los Angeles Jadi Target Kejahatan
Netizen pun beramai-ramai mengingatkan Woods tentang ironi situasinya.
"Beginilah rasanya kehilangan tempat tinggal, seperti yang dialami warga Gaza setiap hari," tulis seorang pengguna media sosial.
Kisah James Woods dan kebakaran yang menghancurkan rumahnya menjadi topik diskusi hangat di berbagai platform.
Banyak yang berharap kejadian ini bisa membuka mata Woods dan pendukung lainnya tentang pentingnya empati dan kemanusiaan.
Sementara itu, bencana ini juga menjadi refleksi bagi warga Amerika Serikat terkait dampak sikap politik negaranya dalam konflik global.