Milomir Seslija harus berpisah dengan Persis Solo ketika Liga 1 2024/2025 memasuki pekan keenam. Putusan berpisah ini diambil pada 25 September 2024.
Saat dipecat, manajemen Persis sempat merekrut Hanafing sebagai pelatih sementara. Hingga kemudian manajemen Persis menetapkan Mantan pelatih Timnas Malasyia Ong Kim Swee sebagai pelatih tetap Persis Solo lanjutkan perjuangan di Liga 1 2024/2025.
5. Wagner Lopes
Wagner Lopes harus menerima kenyataan bahwa dia harus berpisah dengan PSS Sleman pada pekan ketujuh Liga 1 2024/2025.
Wagner dipecat usai dinilai gagal menaikkan level permainan PSS Sleman. Ini karena selama dipegang Wagner Lopes, PSS hanya mampu bukukan sekali menang, dua kali imbang, dan 4 kekalahan.
Ini menjadi sinyal buruk bagi manajemen PSS Sleman. Apalagi, PSS Sleman memulai kompetisi dengan minus 3 poin imbas dari hukuman match fixing pada saat mereka bermain di Liga 2.
6. Joel Cornelli
Pada pekan ke-16 Liga 1 2024/2025, Manajemen Arema FC memutus kontrak dengan Joel Cornelli. Pemutusan kontrak Joel ini sesuai dengan hasil rapat manajemen dengan pelatih.
Joel dinilai tidak menyajikan hasil memuaskan. Terutama dalam tiga kekalahan saat melawan Persebaya Surabaya, Persis Solo, dan Persik Kediri.
7. Pieter Huistra
Manajemen Borneo FC memutus kontrak dengan Pieter Huistra usai tim menerima kekalahan demi kekalahan di beberapa pertandingan terakhir.
Pieter sudah tidak kelihatan bersama Borneo FC saat memasuki putaran kedua melawan Semen Padang. Kala itu, Borneo FC klalah 1-3 dari tim juru kunci Semen Padang.