Tidak Perduli Gencatan Senjata, Israel Tetap Serang Gaza Setelah Pengumuman, 82 Warga Meninggal Dunia!

Kamis 16 Jan 2025 - 16:07 WIB
Reporter : Yanti D.P
Editor : Yanti D.P

Namun, upaya selama 15 bulan konflik Israel-Hamas itu pun akhirnya membuahkan hasil, disepakatinya gencatan senjata.

Lantas apa saja poin-poin penting yang tercantum dalam kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas tersebut?

Qatar, sebagai mediator utama, akhirnya mengungkap rincian poin-poin penting dari kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, kesepakatan ini digadang-gadang memiliki potensi menjadi fondasi perdamaian permanen di Gaza setelah konflik panjang.

BACA JUGA:ALLAHU AKBAR! Gencatan Senjata Gaza-Israel Tercapai, Warga Palestina Sujud Syukur

BACA JUGA:PM Israel Ancam Akan Mundur Jika Benjamin Netanyahu Putuskan Gencatan Senjata di Jalur Gaza

Pertukaran Sandera Tahap Awal

Pada tahap pertama, sebanyak 33 sandera Israel yang ditahan Hamas sejak serangan besar 7 Oktober 2023 akan dibebaskan.

Para sandera tersebut mencakup perempuan, anak-anak, lansia, serta warga sipil yang terluka atau sakit.

Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani, Perdana Menteri Qatar, menekankan betapa pentingnya kesepakatan ini.

BACA JUGA:Kabar Besar dari AS! Gencatan Senjata Gaza dan Pembebasan Sandera Siap Terjadi Pekan Ini

BACA JUGA:Qatar Serahkan Draf Final! Joe Biden Optimis Gencatan Senjata Israel-Hamas

"Pertukaran tahanan dan sandera ini adalah langkah strategis. Kami optimis ini dapat menjadi awal gencatan senjata permanen," tegasnya, seperti dikutip dari AFP.

Rencana Strategis Gencatan Senjata 42 Hari

Gencatan senjata awal akan berlangsung selama 42 hari.

Dalam periode ini, pasukan Israel akan mundur dari Gaza, namun tetap menjaga perbatasan guna memastikan kelancaran proses pertukaran.

BACA JUGA:Terkuak! Ratusan Tentara Israel Tegaskan Tolak Perang di Gaza, Benarkah Suara Gencatan Senjata Makin Kuat?

Kategori :