Aksi Protes Pecah di Yerusalem, Netanyahu Didesak Mundur Akibat Gencatan Senjata Gaza

Minggu 19 Jan 2025 - 18:48 WIB
Reporter : Ainun
Editor : Ainun

Kesepakatan ini diharapkan mencakup:

BACA JUGA:Miris! Netizen Sebut Amerika Tak Mampu Atasi Kebakaran Los Angles, Tapi Bisa Kirim Miliaran Pajak ke Israel

BACA JUGA:Banjir Hujatan! Duta Besar Israel Berikan Bantuan Terhadap Korban Kebakaran Hutan Los Angeles, Ini Alsannya

1. Pembebasan sandera yang saat ini ditahan Hamas.

2. Penghentian pertempuran sementara selama beberapa hari untuk memberikan ruang bagi kemanusiaan.

3. Peningkatan bantuan kemanusiaan secara signifikan kepada warga Palestina di Gaza yang telah menderita akibat konflik ini.

Biden menambahkan bahwa kesepakatan ini bertujuan untuk memberikan harapan bagi rakyat Palestina sekaligus memastikan keamanan nyata bagi Israel.

BACA JUGA:Neraka Dunia! Kebakaran Hebat di Los Angeles, Aktivis Sebut Karma AS Karena Support Israel di Gaza

BACA JUGA:Terkuak! Ratusan Tentara Israel Tegaskan Tolak Perang di Gaza, Benarkah Suara Gencatan Senjata Makin Kuat?

Meskipun ada kemajuan, kedua pihak masih berbeda pendapat terkait detail kesepakatan:  

- Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan komitmennya terhadap pembebasan sandera dengan imbalan penghentian pertempuran sementara selama satu minggu.  

- Hamas di sisi lain, menuntut penghentian total perang dan penarikan penuh pasukan Israel dari Gaza.

Di dalam Israel sendiri, koalisi pemerintahan Netanyahu menghadapi tekanan dari kelompok garis keras yang menentang konsensus dengan Hamas.

BACA JUGA:22 Orang Warga Palestina Dinyatakan Tewas Akibat Serangan Zionis Israel di Gaza

BACA JUGA:Israel Gempur Gaza, 22 Orang Tewas dalam Rentetan Serangan Mematikan

Hal ini menjadi tantangan besar dalam mencapai kesepakatan yang solid.

Kategori :