BACAKORAN.CO - Terjadi kecelakaan tragis di udara yang melibatkan pesawat penumpang American Airlines dan helikopter Black Hawk milik Angkatan Darat AS pada malam Rabu, 29 Januari 2025.
Insiden ini berlangsung di dekat Bandara Ronald Reagan, Washington.
Pesawat tersebut sedang mengangkut 60 penumpang dan empat awak dari Kansas, sementara helikopter Black Hawk yang diketahui milik Angkatan Darat AS tengah menjalani latihan rutin dengan membawa 3 personel militer.
Pesawat yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah American Airlines CJR 700 yang dioperasikan oleh PSA Airlines.
Setelah tabrakan kedua kendaraan udara tersebut jatuh ke Sungai Potomac, mengakibatkan operasi penyelamatan skala besar di tempat kejadian.
Presiden Donald Trump dalam pernyataannya pada Kamis, 30 Januari 2025, di Ruang Oval Gedung Putih, secara mengejutkan menyalahkan kebijakan mantan Presiden Barack Obama atas insiden ini.
Dikutip dari BBC Internasional pada Jumat, 31 Januari 2025, Trump menyatakan bahwa meski penyelidikan mengenai kecelakaan ini masih dalam tahap awal dia memiliki teori sendiri mengenai penyebabnya.
Trump mengkritik keras mantan Presiden Obama dengan menuduhnya telah merekrut staf penerbangan yang kurang kompeten di masa pemerintahannya.
BACA JUGA:Buntut Kasus Pagar Laut Tanggerang! Nusron Wahid Pecat 6 Menteri ATR/BPN, Berikut Nama-Namanya
BACA JUGA:Perkembangan Kasus Penembakan 5 WNI Oleh Oknum Aparat Maritim Malaysia
"Untuk pekerjaan kontrol lalu lintas udara, kita seharusnya membutuhkan intelijen yang lebih unggul," kata Trump dengan tegas.
Pernyataan ini memicu berbagai reaksi dari banyak pihak, mengingat bahwa kontrol lalu lintas udara memerlukan keahlian dan koordinasi yang sangat tinggi.
Trump menegaskan bahwa peningkatan kualitas staf di bidang penerbangan sangat penting untuk memastikan keamanan dan efisiensi dalam pengelolaan lalu lintas udara.