Diduga Lalai Daftar PDSS Ratusan Siswa MAN 2 Palembang Terancam Gagal SNBP, Tanggapan Guru Bikin Geram!

Selasa 04 Feb 2025 - 18:00 WIB
Reporter : Ainun
Editor : Ainun

BACAKORAN.CO - Sebanyak 111 siswa MAN 2 Palembang yang masuk kategori eligible terancam gagal mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025.

Penyebabnya, data mereka belum masuk ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) sebelum batas akhir pendaftaran pada 31 Januari 2025.

Kondisi ini memicu kekecewaan besar dari siswa dan orang tua, terutama setelah mendengar alasan dari pihak sekolah yang menyebut kendala teknis sebagai penyebab utama.

Banyak yang mempertanyakan mengapa masalah ini bisa terjadi, padahal pengisian PDSS sudah menjadi rutinitas tahunan.

BACA JUGA:Top Choice 2025, Inilah Daftar 22 Fakultas Kedokteran Terbaik di Indonesia Paling Diminati SNBP-SNBT

BACA JUGA:Top Choice! 21 Referensi Universitas Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi EduRank untuk SNBP-SNBT 2025

Wakil Kepala MAN 2 Palembang Bidang Kurikulum, Bunyamin, M.Pd, menjelaskan bahwa pengisian PDSS terdiri dari empat tahap.

Yakni registrasi sekolah, pengisian data siswa, pengisian kurikulum, dan upload nilai.

Sayangnya, proses ini mengalami hambatan akibat traffic tinggi di sistem.

"Data sudah lengkap, tinggal diupload. Tapi karena banyak yang akses, kami tidak bisa upload," ujarnya saat ditemui di MAN 2 Palembang, Selasa (4/2/2025).

BACA JUGA:20 Peringkat Teratas Universitas Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi EduRank 2025, Cek Sebelum SNBP-SNBT!

BACA JUGA:3 Universitas Jurusan Psikologi Terbaik di Indonesia yang Wajib Kamu Pilih Saat Daftar SNBP-SNBT Tahun Ini

Tak hanya itu, beberapa data siswa juga mengalami ketidaksesuaian dengan sistem, yang membuat validasi memakan waktu hingga seminggu.

Saat akhirnya berhasil diperbaiki, muncul kendala baru: beberapa siswa terlambat membuat akun, sehingga proses pengisian data tertunda.

"Ketika semua sudah siap diunggah, server kembali error karena traffic yang padat. Kami sudah mencoba berulang kali hingga batas waktu berakhir, tetapi tetap gagal," lanjutnya.  

Kategori :