Namun, karena adanya laporan dan keresahan yang berkelanjutan pihak Polres Maros berencana untuk kembali mempertemukan pimpinan tarekat beserta pengikutnya dengan pihak pemerintah dalam waktu dekat.
BACA JUGA:Viral! Razia Warung Makan di Garut Saat Puasa Ricuh, Barang Dirusak, Ini Sikap Tegas Muhammadiyah
Pihak kepolisian sudah mengimbau agar pimpinan tarekat bersikap kooperatif.
Rencananya mereka akan dipertemukan dengan pemerintah setempat dan Majelis Ulama Kabupaten Maros untuk mencari jalan keluar yang tepat dan menghindari keresahan lebih lanjut di kalangan masyarakat.
Kategori :